Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Maraya di AlUla, Bangunan Cermin Terbesar di Dunia!

5 Fakta Maraya di AlUla, Bangunan Cermin Terbesar di Dunia!
potret Maraya (unsplash.com/Zhifei Zhou)

Kamu pasti setuju kalau Arab Saudi lagi gencar-gencarnya membuka diri dan pamer keindahan wisatanya yang out of the box. Salah satu yang paling sering mondar-mandir di media sosial karena visualnya yang estetik dan "ajaib" adalah Maraya.

Tapi, ada sedikit hal yang perlu diluruskan, nih. Banyak yang mengira bangunan ini ada di Jeddah karena kepopuleran kota tersebut sebagai gerbang masuk Arab Saudi. Padahal, lokasi aslinya ada di kawasan bersejarah AlUla. Meskipun bukan di Jeddah, destinasi ini tetap jadi incaran wisatawan yang mendarat dari sana.

Penasaran kenapa gedung ini bisa viral banget? Yuk, simak 5 fakta Maraya yang bakal bikin kamu geleng-geleng kepala karena takjub!

1. Memegang rekor dunia sebagai bangunan cermin terbesar

potret Maraya
potret Maraya (unsplash.com/Arne Backhaus)

Kalau kamu pikir ini cuma gedung kaca biasa, kamu salah besar. Maraya sudah resmi masuk ke dalam Guinness World Record sebagai bangunan cermin terbesar di dunia. Tidak tanggung-tanggung, seluruh bagian eksterior bangunan ini dilapisi oleh 9.740 panel cermin yang berkualitas tinggi.

Bayangkan saja, hampir 10.000 cermin menutupi dinding gedung seluas 5.000 meter persegi ini. Panel-panel tersebut bukan sekadar tempelan, tapi dirancang khusus untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem di gurun yang panas. Jadi, meskipun terpapar matahari terik, cermin-cermin ini tidak bakal pecah atau kusam. Kamu gak bakal nemu bangunan sejenis ini di belahan dunia mana pun!

2. Arti nama "Maraya" yang sangat puitis

potret Maraya
potret Maraya (unsplash.com/Anna Sullivan)

Pernah penasaran gak kenapa namanya Maraya? Dalam bahasa Arab, Maraya secara harfiah berarti 'cermin'. Nama ini dipilih bukan tanpa alasan, tapi karena konsep utamanya memang tentang refleksi.

Bangunan ini tidak ingin tampil dominan atau menutupi keindahan alam di sekitarnya. Sebaliknya, Maraya hadir untuk mengapresiasi apa yang sudah ada. Nama tersebut mencerminkan identitasnya sebagai sebuah struktur yang tugas utamanya adalah memantulkan kembali keindahan pemandangan gurun AlUla yang sangat eksotis. Sederhana tapi maknanya dalam banget, kan?

3. Lokasi strategis di Lembah Ashar yang bikin gedung ini "menghilang"

potret Maraya
potret Maraya (unsplash.com/Anna Sullivan)

Fakta yang satu ini pasti bikin kamu kagum sama kecerdasan arsiteknya. Maraya terletak di Lembah Ashar, AlUla. Kawasan ini dikelilingi oleh pegunungan batu pasir yang megah dan lanskap gurun yang luas.

Berkat ribuan cermin yang menyelimutinya, gedung ini menciptakan ilusi optik yang luar biasa. Cermin-cermin tersebut memantulkan siluet pegunungan dan warna pasir di sekitarnya secara sempurna. Hasilnya? Dari kejauhan, Maraya seolah-olah "menghilang" atau menyatu dengan alam. Kamu tidak akan melihat tembok beton yang kaku, melainkan pantulan langit biru dan batuan purba yang estetik. Benar-benar sebuah mahakarya yang harmonis dengan lingkungan.

4. Berfungsi sebagai pusat seni dan konser multifungsi

potret Maraya
potret Maraya (commons.wikimedia.org/Nesma & Partners)

Meskipun luarnya tampak seperti instalasi seni raksasa, bagian dalam Maraya punya fungsi yang sangat modern. Bangunan ini adalah tempat serbaguna yang sering digunakan untuk menggelar konser musik kelas dunia, konferensi internasional, hingga pameran seni tingkat tinggi.

Interiornya dirancang sangat mewah dan mampu menampung hingga 550 tempat duduk. Banyak musisi ternama dunia yang sudah tampil di sini, lho. Bayangkan betapa serunya nonton konser di tengah gurun dengan akustik yang canggih, sambil sesekali melirik keluar dan melihat betapa ajaibnya arsitektur gedung ini. Maraya bukan cuma menang di visual luar, tapi juga fungsional secara teknologi.

5. Sebuah ilusi arsitektur modern yang menjembatani waktu

potret Maraya Concert Hall di Al Ula, Arab Saudi (visitsaudi.com)
potret Maraya Concert Hall di Al Ula, Arab Saudi (visitsaudi.com)

Maraya dirancang sebagai karya seni arsitektur modern yang sebenarnya sangat kontras dengan situs warisan sejarah di dekatnya, seperti Hegra. Namun hebatnya, kontras ini tidak terasa mengganggu, malah terlihat sangat harmonis.

Gedung ini menciptakan perpaduan antara masa lalu yang penuh sejarah dengan masa depan yang serba modern. Maraya menunjukkan bahwa manusia bisa membangun sesuatu yang futuristik tanpa harus merusak atau mendominasi situs sejarah yang sudah ada selama ribuan tahun. Kamu tidak akan merasa bangunan ini "salah tempat", justru ia menjadi jembatan yang menghubungkan kemajuan zaman dengan warisan leluhur di AlUla.

Itulah 5 fakta seru tentang Maraya yang wajib kamu tahu. Meskipun lokasinya berada di AlUla dan bukan di Jeddah, perjalanan menuju ke sana pasti bakal jadi pengalaman seumur hidup yang gak akan terlupakan. Jadi, kapan nih kamu mau foto selfie di depan cermin terbesar di dunia ini? Jangan lupa siapkan memori kamera yang banyak ya karena setiap sudutnya benar-benar Instagrammable untuk diabadikan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

5 Fakta Maraya di AlUla, Bangunan Cermin Terbesar di Dunia!

17 Mei 2026, 17:45 WIBTravel