Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Museum Louvre Direvonasi, Mona Lisa Punya Ruangan Khusus
Museum Louvre di Paris, Prancis (unsplash.com/Jorge Martínez)
  • Museum Louvre di Paris akan menjalani renovasi besar pertama dalam 37 tahun, dipimpin oleh Selldorf Architects dan Studios Architecture untuk menciptakan dua pintu masuk baru serta ruang khusus Mona Lisa.
  • Proyek bernama Louvre New Renaissance ini mencakup perbaikan blok timur, penambahan taman hijau, area relaksasi, toko buku, dan restoran guna menghadirkan pengalaman pengunjung yang lebih nyaman dan ramah lingkungan.
  • Pihak museum melibatkan staf dalam proses konsultasi renovasi setelah sempat terjadi aksi mogok kerja, agar transformasi besar ini tetap selaras dengan kebutuhan internal dan visi kolektif Museum Louvre.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah 37 tahun, Museum Louvre di Paris, Prancis, akan mengalami renovasi besar-besaran. Dilansir PARIS SECRET, museum terbesar di dunia tersebut akan membangun dua pintu masuk baru dan "rumah" bagi lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci.

Dengan transformasi tersebut, lukisan Mona Lisa akan memiliki ruang khusus yang sepenuhnya didedikasikan untuknya. Karena itu, pengunjung dapat lebih leluasa mengagumi mahakarya Renaisans yang paling dicintai itu di Museum Louvre di Paris, Prancis.

1. Museum Louvre akan direvonasi besar-besaran

Museum Louvre di Paris, Prancis (unsplash.com/William Olivieri)

Para pemenang kompetisi untuk mendesain renovasi terbesar Musée du Louvre selama 37 tahun terakhir telah diumumkan oleh Menteri Kebudayaan Prancis, Catherine Pégard, baru-baru ini. Studio Selldorf Architects yang berbasis di New York dan Studios Architecture yang berbasis di Paris resmi akan "memimpin" transformasi baru museum tersebut.

Dilansir Dezeen, studio-studio tersebut dikatakan akan menciptakan sepasang pintu masuk anyar untuk Museum Louvre dan ruang khusus untuk lukisan Mona Lisa. Renovasi tersebut bukan hanya pembangunan biasa. Namun, inovasi ini digagas untuk mengurangi kepadatan di piramida sekaligus menghubungkan kembali museum paling bersejarah tersebut dengan kota melalui titik akses baru.

"Proyek ini sepenuhnya menggabungkan tantangan pengalaman pengunjung, jalur yang jelas, kesederhanaan, dan penghijauan, sambil tetap mempertimbangkan aspek keamanan yang relevan," ungkap Menteri Kebudayaan Prancis, Catherine Pégard.

2. Lukisan Mona Lisa akan memiliki ruang khusus di Museum Louvre

lukisan Mona Lisa di Museum Louvre di Paris, Prancis (unsplash.com/Richard Multimedia)

Dinamakan Louvre New Renaissance, renovasi ini akan menjadi transformasi terbesar yang dilakukan Museum Louvre sejak arsitek I.M. Pei menambahkan piramida kaca dan baja yang menjadi ikon di halaman museum pada 1989. Proyek ini akan meliputi perbaikan menyeluruh pada blok timur museum yang paling banyak dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia atau Kolonade, beserta parit di sampingnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada lukisan Mona Lisa yang akan memiliki ruang khusus sendiri di Museum Louvre. Ruang tersebut akan terhubung langsung dengan area lobi baru di sisi Kolonade, yang akan memungkinkan pengunjung lebih leluasa mengagumi mahakarya Leonardo da Vinci yang sangat dicintai itu.

Terakhir, renovasi ini bukan hanya tentang memindahkan dinding, karena eksterior Museum Louvre pun akan didesain ulang. Terlalu kaku dan beton, sehingga perlu memasukkan lebih banyak tanaman hijau untuk beradaptasi dengan perubahan iklim. Parit museum akan diubah menjadi oasis yang menampilkan taman dan area relaksasi, toko buku, dan restoran di bawah jalan landainya.

3. Museum Louvre ajak staf terlibat dalam rencana renovasi

Museum Louvre di Paris, Prancis (unsplash.com/Chanelle)

Namun, agenda renovasi besar-besaran tersebut sempat mendapat perlawanan dari sebagian staf di Museum Louvre. Bahkan, tahun lalu, mereka melakukan mogok kerja untuk menuntut agar rencana "transformasi" itu dibatalkan dan digantikan dengan pemeliharaan gedung.

Namun, dilansir Dezeen, pihak Museum Louvre mengumumkan bahwa staf juga akan dimintai pendapat mengenai proyek renovasi. Dalam beberapa bulan mendatang, periode konsultasi akan dimulai dengan dialog erat antara staf Museum Louvre dan tim yang terpilih. Cara ini diharapkan dapat menyempurnakan transformasi museum.

"Konsultasi ini akan dilakukan pertama-tama dengan mereka yang menghidupkan Museum Louvre setiap hari, yaitu para stafnya, dengan semua pemangku kepentingan dalam proyek kolektif ini," jelas pihak Museum Louvre.

Dipimpin oleh Annabelle Selldorf, Selldorf Architects telah merenovasi banyak museum di seluruh dunia. Tahun lalu, mereka menyelesaikan renovasi dua lembaga budaya paling terkenal, yaitu Sainsbury Wing di National Gallery di London dan The Frick Collection di New York.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team