Karya seni kerta yang akan dipamerkan di Art Jakarta Papers (Dok. Iwan Effendi dan ara contemporary)
Art Jakarta Papers hadir dari keinginan para seniman untuk memberi perhatian khusus dan dukungan berkelanjutan bagi praktik seni rupa berbahan utama kertas. Dalam konteks lokal, karya seni dengan medium kertas, mencakup karya gambar, cetak, ilustrasi, buku seniman, hingga praktik eksperimental berbasis arsip dan riset, seringkali diposisikan sebagai medium sekunder. Padahal, karya tersebut merupakan dasar penting bagi proses artistik, eksplorasi gagasan, dan produksi pengetahuan visual.
Secara global, praktik seni rupa yang mengutamakan kertas menunjukkan perkembangan signifikan melalui kehadirannya di sejumlah pekan seni, biennale, dan pameran institusi. Secara khusus pameran ini menjadi perayaan nilai intelektual, materialitas, dan aksesibilitas medium ini, serta membuka pasar yang semakin matang bagi kolektor dan institusi.
Sebagai salah satu pekan seni terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, Art Jakarta merespons perkembangan tersebut dengan menghadirkan Art Jakarta Papers. Bukan sebagai pemisahan, melainkan sebagai perluasan ekosistem yang menegaskan komitmen Art Jakarta dalam mendorong kedalaman wacana, keberagaman praktik, dan keberlanjutan industri seni rupa.
Melalui Art Jakarta Papers, karya seni berbahan kertas tidak hanya diposisikan sejajar sebagai medium seni yang relevan secara historis, konseptual, dan ekonomi, tetapi juga sebagai karya seni yang memiliki kelebihan tersendiri.
Direktur Artistik Art Jakarta, Enin Supriyanto, beharap agar Art Jakarta Papers ini mendapat sambutan dan dukungan dari banyak pihak. "Acara ini akan memperkuat, memperdalam dan memperluas apresiasi, serta pengetahuan pencinta seni, kolektor dan khalayak umum di Indonesia dan sekitarnya atas beragam bentuk dan pencapaian seni rupa kontemporer bermedium kertas,” ujar Enin melalui keterangan pers yang diterima IDN Times, Rabu (4/2/2026).
Art Jakarta Papers akan buka khusus untuk tamu undangan pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 15.00–21.00 WIB. Kemudian, untuk publik pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 15.00–21.00 WIB dan Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026, pukul 11.00-21.00 WIB. Tiket acara ini tersedia mulai 21 Januari 2026 melalui situs resmi artjakarta.com.
Selain Art Jakarta Papers, tahun ini Art Jakarta juga menghadirkan Art Jakarta Gardens (tahun ini memasuki edisi kelima) di Hutan Kota by Plataran pada 5–10 Mei 2026 dan puncaknya adalah Art Jakarta di JIExpo Kemayoran pada 2–4 Oktober 2026. Melalui rangkaian ini, Art Jakarta menegaskan posisinya sebagai platform berkelanjutan yang memperkuat ekosistem seni rupa di Indonesia, sekaligus membuka ruang dialog dan pertukaran praktik seni rupa kontemporer di tingkat regional.