"Jalur pendakian Wekas ditutup sementara pada tanggal 5 sampai dengan 31 Oktober," kata Kepala Taman Nasional Gunung Merbabu, Anggit Haryoso, dalam surat pengumuman resmi dengan nomor PG. 09/T.35/TU/HMS.01.07/B/09/2026 yang diunggah melalui akun Instagram resmi @btn_gn_merbabu, Senin (28/9/2026).
Jalur Wekas Gunung Merbabu Ditutup hingga 31 Oktober

BTNGM menutup sementara Jalur Wekas Gunung Merbabu pada 5–31 Oktober 2026 untuk mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan serta lahan.
Selama penutupan, pendakian, camping, dan kunjungan wisata melalui Wekas tidak dilayani; calon pendaki diminta menyesuaikan jadwal atau memilih jalur lain yang dibuka.
Gunung Merbabu berisiko kebakaran sedang, sehingga pengawasan diperketat; pendaki di jalur lain wajib booking online dan mematuhi protokol, keamanan, kebersihan, serta kelestarian kawasan.
Bagi para pendaki maupun pencinta alam yang sedang merencanakan pendakian ke Gunung Merbabu dalam waktu dekat, ada informasi penting yang wajib diperhatikan. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) mengumumkan penutupan sementara salah satu jalur pendakian gunung tersebut, yakni Jalur Jalur Wekas.
Penutupan yang dimulai hari ini, kata Anggit, dilakukan dalam rangka pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta sebagai tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/8/2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Penutupan Sementara dan Pembukaan Secara Terbatas Wisata Pendakian Gunung di Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA).
Dalam surat edaran tersebut, Gunung Merbabu dikelompokkan sebagai gunung dengan risiko kebakaran sedang. Pengelola diimbau untuk melakukan pengawasan ekstra ketat dan pembatasan zonasi aman.
Sebelum jalur Wekas ini ditutup sementara, jalur pendakian Merbabu via Thekelan juga sudah mengalami penutupan selama bulan September dan diperpanjang hingga 4 Oktober 2026 untuk penataan, pemeliharaan, serta pencegahan karhutla.
Calon pendaki diimbau untuk menyesuaikan jadwal
Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) juga menyampaikan selama masa penutupan, seluruh aktivitas pendakian, camping, dan kunjungan wisata melalui jalur Wekas tidak dapat dilayani.
"Pengunjung yang telah memiliki rencana pendakian, agar melakukan penyesuaian jadwal atau memilih jalur pendakian lain yang dibuka," tutur Anggit.
Anggit menambahkan bahwa semua calon pendaki yang akan melakukan pendakian di jalur lain harus melakukan booking online melalui laman resmi www.tngunungmerbabu.org.
"Seluruh pengunjung wajib mematuhi Protokol Wisata Pendakian, serta menjaga keamanan, kebersihan, dan kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu," katanya.
Demikian informasi tentang penutupan aktivitas pendakian dan wisata di Gunung Merbabu via Jalur Wekas yang perlu kamu tahu. Jika kamu sudah terlanjur membuat rencana pendakian pada tanggal penutupan dan melalui jalur tersebut, sebaiknya segera mencari jalur lain dan sesuaikan jadwalmu kembali, ya! Selamat mendaki!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















