Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perbedaan Hostel dan Guesthouse untuk Backpacker

ilustrasi traveler di hostel
ilustrasi traveler di hostel (pexels.com/George Pak)
Intinya sih...
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Backpacker sering dihadapkan pada pilihan antara hostel atau guesthouse saat merencanakan perjalanan. Keduanya sama-sama menawarkan harga terjangkau, tapi punya konsep, tingkat kenyamanan, dan pengalaman menginap berbeda. Hostel identik dengan kamar sharing dan suasana sosial, sementara guesthouse menawarkan privasi lebih dengan nuansa seperti rumah sendiri.

Melalui perbedaan hostel dan guesthouse untuk backpacker ini, kamu bisa membandingkan dari segi harga, fasilitas, privasi, hingga pengalaman traveling, sehingga gak salah pilih penginapan sesuai kebutuhan dan gaya perjalanan kamu. Biar gak salah pilih, simak perbandingan lengkapnya di bawah ini, yuk!

1. Pengertian hostel dan guesthouse

ilustrasi guesthouse
ilustrasi guesthouse (unsplash.com/Denis Sobnakov)

Sebelum membandingkan, penting buat tahu definisinya dulu. Hostel adalah penginapan dengan konsep berbagi. Biasanya, satu kamar diisi beberapa orang dengan tempat tidur susun (dormitory). Fasilitas seperti kamar mandi, dapur, dan ruang santai dipakai bersama.

Sementara itu, guesthouse lebih mirip rumah penginapan kecil. Kamar biasanya bersifat privat, meskipun ada juga yang menyediakan kamar sharing. Suasananya lebih tenang dan personal dibanding hostel. Dari sini saja, sudah kelihatan kalau target pengunjungnya sedikit berbeda.

2. Harga hostel lebih hemat, sedangkan guesthouse lebih stabil

Ilustrasi hostel
Ilustrasi hostel (pexels.com/George Pak)

Soal harga, hostel hampir selalu unggul untuk backpacker dengan bujet ketat.

  • Hostel: Tarif per malam relatif murah karena sistem sharing. Cocok buat solo traveler atau backpacker yang gak masalah berbagi kamar dengan orang lain.
  • Guesthouse: Harga biasanya sedikit lebih mahal, tapi masih terjangkau. Kamu membayar lebih untuk privasi dan kenyamanan.

Kalau tujuan utama kamu adalah menekan biaya perjalanan, hostel jelas lebih unggul. Namun, kalau kamu mau istirahat lebih nyaman tanpa harus booking hotel mahal, guesthouse bisa jadi pilihan tengah.

3. Privasi dan kenyamanan

ilustrasi hostel
ilustrasi hostel (pixabay.cm/gery)

Ini salah satu poin paling krusial dalam perbandingan hostel dan guesthouse untuk backpacker. Di hostel, privasi sangat terbatas. Kamu tidur satu kamar dengan orang asing, harus berbagi kamar mandi, dan kadang berisik. Namun, buat sebagian backpacker, hal ini justru jadi pengalaman seru.

Sementara itu, guesthouse menawarkan tingkat privasi yang lebih tinggi. Kamar biasanya bisa dikunci, suasana lebih tenang, dan cocok buat kamu yang ingin istirahat maksimal setelah seharian jalan-jalan. Kalau kamu tipe yang gampang terganggu suara atau butuh ruang pribadi, guesthouse jelas lebih nyaman.

4. Interaksi sosial dan pengalaman traveling

ilustrasi guesthouse
ilustrasi guesthouse (unsplash.com/Clay Banks)

Hostel dikenal sebagai surga sosial bagi backpacker. Pasalnya, banyak hostel menyediakan common room, event kecil, atau tur bareng. Selain itu, kamu bisa dengan mudah ketemu traveler dari berbagai negara. Hostel juga cocok buat solo traveler yang ingin cari teman jalan.

Sebaliknya, guesthouse cenderung lebih sepi. Interaksi biasanya terbatas dengan pemilik penginapan atau tamu lain yang datang berpasangan atau keluarga. Kalau tujuan kamu traveling sambil membangun relasi dan cerita baru, hostel lebih unggul. Namun, kalau kamu ingin suasana santai dan fokus menikmati destinasi, guesthouse lebih pas.

5. Fasilitas dan layanan

ilustrasi penginapan Airbnb
ilustrasi penginapan Airbnb (pexels.com/Andrea Davis)

Dari sisi fasilitas, keduanya punya kelebihan masing-masing. Hostel biasanya menyediakan dapur bersama, loker penyimpanan, Wi-Fi gratis, dan ruang komunal.

Sementara itu, guesthouse sering menawarkan kamar mandi dalam, sarapan sederhana, layanan laundry, dan resepsionis lebih personal. Terlihat sangat berbeda, bukan?

Meski fasilitas hostel terkesan ramai, guesthouse sering terasa lebih “homey” dan nyaman untuk jangka waktu menginap yang lebih lama. Kalau butuh kenyamanan lebih, kamu bisa mempertimbangkan guesthouse.

6. Mana yang lebih cocok untuk backpacker?

ilustrasi backpacker
ilustrasi backpacker (unsplash.com/Suhyeon Choi)

Jawaban dari pertanyaan ini tergantung gaya traveling kamu. Pilih hostel kalau bujetmu terbatas, suka bersosialisasi, sedang solo traveling, dan gak masalah berbagi kamar.

Sementara itu, pilih guesthouse kalau kamu butuh privasi, ingin suasana tenang, traveling berdua atau bertiga, dan mau istirahat lebih nyaman. Gak ada yang benar atau salah. Keduanya sama-sama ideal untuk backpacker, asal sesuai kebutuhan.

Dalam perbandingan hostel vs guesthouse untuk backpacker, hostel unggul dari sisi harga dan interaksi sosial, sedangkan guesthouse menawarkan kenyamanan dan privasi lebih baik. Kunci utamanya adalah menyesuaikan pilihan penginapan dengan gaya traveling, budget, dan tujuan perjalanan kamu.

Dengan memilih tempat menginap yang tepat, pengalaman backpacking kamu dijamin bakal jauh lebih menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

4 Keuntungan Memilih Penerbangan Transit untuk Perjalanan Jauh

07 Feb 2026, 22:42 WIBTravel