Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Perbedaan KRL dan Kereta Jarak Jauh yang Harus Kamu Tahu
ilustrasi kereta api dan petugas security (unsplash.com/Alviansyah Kuswidyatama)
  • KRL beroperasi di wilayah perkotaan seperti Jabodetabek, sedangkan kereta jarak jauh melayani rute antarkota hingga antarprovinsi dengan pemberhentian di stasiun besar.
  • Sistem tiket KRL menggunakan kartu elektronik tanpa reservasi, sementara kereta jarak jauh memerlukan pemesanan melalui aplikasi, situs resmi, atau loket dengan pilihan kelas dan kursi.
  • Fasilitas KRL lebih sederhana untuk perjalanan singkat, sedangkan kereta jarak jauh menyediakan toilet, stopkontak, serta memperbolehkan makan dan minum selama perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kereta api di Indonesia punya banyak jenis, seperti KRL dan kereta jarak jauh. Kedua jenis transportasi ini dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Bagi masyarakat Jabodetabek, mereka pasti sudah tak asing dengan jenis kereta KRL.

Namun, gak banyak orang yang tahu perbedaan antara KRL dan kereta api jarak jauh. Meski tampak sama dari luar, dari segi operasional dan fasilitas sangat berbeda, lho. Ketahui perbedaannya melalui ulasan berikut ini, yuk!

1. Jangkauan operasional

ilustrasi kereta api sebagai transportasi umum (pixabay.com/Didgeman)

Kereta Rel Listrik atau KRL Commuter Line punya jangkauan operasional yang lebih dekat dibandingkan dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Jangkauan operasionalnya terbatas pada wilayah perkotaan, misalnya, KRL Jabodetabek melayani rute Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, hingga Cikarang.

Berbeda dengan kereta jarak jauh yang melayani rute yang lebih panjang dengan durasi yang lebih lama. Kereta ini menghubungkan satu kota ke kota lainnya, bahkan antarprovinsi. Oleh sebab itu, kereta jarak jauh tidak berhenti di setiap stasiun kecil, melainkan hanya di stasiun-stasiun besar tertentu.

2. Cara pembelian tiket

ilustrasi memesan tiket kereta api (pexels.com/cottonbro studio)

Sistem pembelian tiket KRL sangat praktis untuk mendukung mobilitas cepat. Kamu tidak perlu melakukan reservasi jauh-jauh hari, cukup menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik dari bank, seperti e-money, Flazz, hingga Brizzi.

Untuk pembelian tiket kereta jarak jauh, kamu harus membeli melalui sistem reservasi. Pemesanan bisa lewat aplikasi KAI Access, website resmi, hingga mendatangi langsung loket stasiun minimal 3 jam sebelum keberangkatan. Kamu juga bisa memilih jenis kelas dan bangku kereta secara spesifik.

3. Fasilitas yang disediakan

ilustrasi kereta api (unsplash.com/Fasyah Halim)

Fasilitas di dalam KRL tergolong standar karena perjalanannya singkat. Di dalam gerbong terdapat kursi panjang yang saling berhadapan sehingga memungkinkan para penumpang untuk berdiri. Oleh sebab itu, KRL dapat menampung lebih banyak penumpang.

Sementara itu, fasilitas kereta jarak jauh dibuat lebih lengkap untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jauh. Setiap gerbong dilengkapi dengan toilet dan stopkontak di setiap baris kursi. Jumlah kursi di kereta jarak jauh disediakan sesuai dengan jumlah penumpang yang dapat ditampung.

4. Aturan makan dan minum

ilustrasi kereta api (unsplash.com/Zaskia Auryn)

KRL punya aturan ketat soal makanan dan minuman. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan kereta dan kenyamanan penumpang lain, mengingat kondisi KRL yang sering kali sangat padat.

Aturan ini berbanding terbalik dengan kereta jarak jauh, di mana penumpang justru diperbolehkan makan dan minum di kursi masing-masing. Para penumpang bisa membawa bekal sendiri dari rumah atau membeli makanan yang dijajakan oleh kru kereta api. Selain itu, kereta jarak jauh juga menyediakan gerbong kereta makan yang khusus menyediakan berbagai menu.

Itulah perbedaan antara KRL dan kereta jarak jauh. KRL dan kereta jarak jauh dibuat berdasarkan fungsi masing-masing. Karena jarak tempuh kereta jarak jauh lebih panjang, kereta api satu ini memiliki fasilitas yang lebih nyaman. Kalau kamu biasanya naik kereta yang mana, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team