Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Swiss-Belhotel International Kembangkan Brand Eco-Luxury di Indonesia

Potret fasad MAOU
Potret fasad MAOU (Dok. IDN Times)

Swiss-Belhotel International, grup manajemen hotel global terkemuka, baru saja menandatangani Perjanjian Pengelolaan Hotel Maua Olea Ubud by Swiss-Belhotel. Penandatanganan ini menandai peresmian properti kedua Maua di Bali.

Berdasarkan siaran pers yang IDN Times terima pada 21 Januari 2026, resor akan buka pada kuartal kedua 2026. Resor eco-luxury ini siap menghadirkan standar baru dalam kemewahan dan keramahtamahan di jantung kawasan Ubud, Bali.

Table of Content

Lokasinya dekat destinasi populer Ubud

Lokasinya dekat destinasi populer Ubud

Maua Olea Ubud by Swiss-Belhotel menawarkan tempat peristirahatan yang elegan dengan suite dan vila eco-luxury. Dilengkapi berbagai fasilitas, seperti kolam renang pribadi, kolam renang utama, restoran Kowhai, dan The Pounamu Spa.

Lokasinya hanya beberapa menit dari berbagai destinasi budaya dan wisata Ubud. Misalnya seperti Monkey Forest, Pasar Seni Ubud, dan Pura Saraswati. Para tamu dapat menikmati ketenangan resor ini sambil tetap dekat dengan kawasan seni dan budaya. Selain itu, lokasinya juga dekat butik pengrajin, studio seni, serta ragam kuliner yang menjadi daya tarik khas Ubud. 

Manajemen Maua Olea Ubud pun merasa sangat senang dapat bekerja sama dengan Swiss-Belhotel International dalam pengembangan Maua Olea Ubud by Swiss-Belhotel. Mereka yakin kemitraan ini akan mewujudkan visi bersama untuk menciptakan destinasi eco-luxury yang mencerminkan keindahan alam dan jiwa budaya Ubud.

"Dengan keahlian Swiss-Belhotel International dalam menghadirkan pengalaman perhotelan yang autentik, kami percaya kerja sama ini akan memastikan kesuksesan jangka panjang bagi resor ini,” ujar pemilik Maua Olea Ubud by Swiss-Belhotel, Rudy Suwandi. 

Chairman dan President Swiss-Belhotel International, Mr. Gavin M. Faull,  menyampaikan Maua Olea Ubud by Swiss-Belhotel dirancang sebagai tempat untuk beristirahat, berefleksi, dan menikmati kehidupan dengan elegansi. Mereka sangat antusias memperkenalkan properti kedua bermerek Maua di Indonesia. Hal ini menyusul kesuksesan Maua Nusa Penida by Swiss-Belhotel.

Proyek ini mencerminkan komitmen mereka dalam menciptakan destinasi yang memadukan keberlanjutan, budaya lokal, dan kemewahan. Lingkungan alam Ubud yang tenang dan kaya akan warisan budaya, menjadikannya tempat yang sempurna untuk filosofi Maua tentang keanggunan eco-luxury yang berkesadaran lingkungan.

Desain kamar

Setiap kamar dan vila di Maua Olea Ubud by Swiss-Belhotel menggabungkan desain kontemporer dengan keindahan klasik Bali. Arsitektur resor ini menonjolkan ruang, pencahayaan alami, serta sentuhan ornamen khas. Menggunakan bahan-bahan alami, seperti batu alam dan kayu jati yang menciptakan suasana tenang dan damai.

Setiap elemennya dirancang untuk menumbuhkan hubungan yang mendalam antara manusia dan alam. Menjadikan resor ini sebagai tempat peristirahatan yang mewah, sekaligus sarat nilai budaya.

Dibentuk atas kebutuhan wisatawan

Potret MAOU kolam renang utama
Potret MAOU kolam renang utama (Dok. IDN Times)

Senior Vice President of Operations and Development for Indonesia, Ilkin Ilyaszade, menyatakan Maua Olea Ubud dibentuk atas kebutuhan wisatawan mewah masa kini. Para wisatawan kini semakin sadar dengan konsep wellness, keberlanjutan, serta koneksi autentik dengan suatu destinasi.

Pengembangan ini sebagai jawaban atas permintaan global terhadap kebutuhan akan pengalaman berkelas. Para tamu akan merasakan kenyamanan sekaligus tujuan bermakna, karena dapat mengenal budaya dan keindahan alam Ubud lebih dekat.

Memiliki filosofi yang bermakna

Potret MAOU Signing Ceremony
Potret MAOU Signing Ceremony (Dok. IDN Times)

Maua by Swiss-Belhotel merupakan merek akomodasi berbintang lima dengan konsep eco-luxury. Konsep ini terinspirasi dari kearifan budaya leluhur Maori dan berakar pada nilai-nilai whenua (rasa hormat terhadap alam), mauri (energi kehidupan), dan kotahitanga (kebersamaan).

Bermakna kebersamaan dalam Bahasa Maori, resor ini mewakili filosofi harmoni antara manusia dan alam. Memadukan desain berkelanjutan, pengalaman wellness, serta gaya hidup mewah yang berkesadaran.

Karakter ini diwujudkan melalui ukiran batu andesit yang berada di lahan pertanian bersejarah keluarga Faull di Selandia Baru. Melambangkan hubungan personal yang mendalam dengan alam, komitmen untuk menjaga keseimbangan, keaslian, hingga koneksi manusia yang bermakna.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Travel

See More

Larangan Berlayar Kapal Wisata di Labuan Bajo Diperpanjang

22 Jan 2026, 11:47 WIBTravel