Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
VIA 57 West, Gedung Hunian Berbentuk Piramida di New York
via 57 west di Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Razvan Dinu)
  • VIA 57 West di 625 West 57th Street, Manhattan, dirancang Bjarke Ingels Group untuk The Durst Organization dan mulai dihuni pada 2016.
  • Desain “Courtscraper” memadukan gedung tinggi Manhattan dengan blok hunian berhalaman, menghadirkan taman pribadi seluas sekitar 22.000 kaki persegi di pusat bangunan.
  • Bangunan setinggi sekitar 142,3 meter ini memiliki 709 apartemen, menghadap Sungai Hudson, serta dirancang untuk memaksimalkan cahaya alami dan pemandangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di tengah padatnya gedung pencakar langit Manhattan, New York, terdapat sebuah bangunan hunian dengan bentuk yang sangat berbeda dari kebanyakan gedung di sekitarnya. Bangunan tersebut adalah VIA 57 West, yang berdiri di 625 West 57th Street dan dirancang oleh firma arsitektur Bjarke Ingels Group (BIG). Bentuknya yang menyerupai piramida menjadikannya salah satu bangunan yang mudah dikenali di kawasan tepi Sungai Hudson.

VIA 57 West bukan sekadar gedung dengan bentuk yang unik, tetapi juga merupakan eksperimen arsitektur yang menggabungkan konsep hunian khas Eropa dengan kepadatan kota Manhattan. Bangunan ini memiliki halaman luas di bagian tengah, sementara salah satu sudutnya menjulang tinggi hingga sekitar 142 meter. Berikut lima fakta menarik VIA 57 West, gedung hunian berbentuk piramida di New York.

1. Dirancang oleh Bjarke Ingels Group

via 57 west di Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Jim.henderson)

VIA 57 West dirancang oleh Bjarke Ingels Group (BIG), firma arsitektur internasional yang didirikan oleh arsitek Denmark, Bjarke Ingels. Dilansir BIG.dk, proyek ini dikembangkan untuk The Durst Organization dan memiliki luas bangunan sekitar 831.000 kaki persegi atau lebih dari 77.000 meter persegi. Pembangunannya dimulai pada awal dekade 2010-an dan bangunan ini mulai dihuni pada 2016.

Desain VIA 57 West muncul dari keinginan untuk menggabungkan dua jenis bangunan yang berbeda, yaitu blok hunian dengan halaman di tengah dan gedung tinggi khas Manhattan. BIG kemudian mengembangkan konsep tersebut menjadi bentuk yang menjulang pada satu sudut dan merendah di bagian lainnya. Hasilnya adalah siluet dramatis yang membuat bangunan ini terlihat berbeda dari berbagai arah.

2. Memperkenalkan konsep courtscraper

via 57 west di Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Jim.henderson)

BIG menyebut desain VIA 57 West sebagai "Courtscraper", sebuah istilah yang menggabungkan kata courtyard dan skyscraper. Konsep tersebut memadukan kepadatan gedung pencakar langit Manhattan dengan ruang komunal berupa halaman yang menjadi ciri khas bangunan perimeter block di Eropa. Dengan pendekatan ini, bangunan dapat menampung banyak unit hunian tanpa menghilangkan keberadaan ruang terbuka di bagian tengah.

Dilansir SLCE Architects, bagian tengah VIA 57 West memiliki taman pribadi seluas sekitar 22.000 kaki persegi yang menjadi ruang terbuka bagi penghuni. Halaman tersebut ditempatkan di jantung bangunan sehingga apartemen mengelilinginya dari berbagai sisi. Konsep ini membuat ruang hijau tidak hanya menjadi elemen dekoratif, tetapi juga menjadi bagian penting dari struktur dan pengalaman penghuni gedung.

3. Bentuknya terlihat berbeda dari setiap sudut

via 57 west di Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Kidfly182)

Keunikan VIA 57 West semakin terlihat ketika bangunan diamati dari lokasi yang berbeda. Dari arah West Side Highway, siluetnya tampak menyerupai piramida dengan salah satu sudut menjulang tinggi, sedangkan dari West 58th Street, bentuknya dapat terlihat seperti menara kaca yang lebih ramping. Perubahan tampilan tersebut merupakan bagian dari konsep desain yang memang dirancang untuk menghasilkan pengalaman visual berbeda tergantung pada posisi pengamat.

Dilansir Architectural Record, sudut tertinggi bangunan mencapai sekitar 467 kaki atau 142,3 meter. BIG menaikkan salah satu sudut bangunan hingga ketinggian tersebut, sementara bagian lainnya dibuat lebih rendah dan menurun ke arah Sungai Hudson. Bentuk ini sekaligus membantu membuka pandangan ke arah sungai serta memungkinkan masuknya cahaya alami ke area hunian dan halaman tengah.

4. Memiliki 709 unit hunian

via 57 west di Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Jim.henderson)

Di balik bentuknya yang tidak biasa, VIA 57 West merupakan gedung hunian berukuran besar dengan 709 unit apartemen. The Durst Organization menyebutkan bahwa bangunan ini menyediakan berbagai tipe hunian, mulai dari studio hingga apartemen dengan beberapa kamar tidur, dan sejumlah unit memiliki balkon atau teras pribadi. Jumlah unit tersebut menunjukkan desain yang sangat unik tetap dapat digunakan untuk menciptakan hunian berkapasitas besar di kawasan Manhattan.

Selain apartemen, gedung ini menyediakan beragam fasilitas untuk penghuni, termasuk pusat kebugaran, kolam renang sepanjang 25 yard, lapangan basket, area mini golf, serta berbagai ruang lounge. Keberadaan fasilitas tersebut dirancang untuk melengkapi konsep hunian yang menggabungkan ruang privat dan ruang bersama. Dengan demikian, VIA 57 West tidak hanya mengandalkan bentuk arsitekturnya sebagai daya tarik, tetapi juga menawarkan berbagai ruang untuk aktivitas penghuni.

5. Menghadap sungai hudson dan hudson river park

via 57 west di seberang (commons.wikimedia.org/King of Hearts)

VIA 57 West berada di sisi barat Manhattan, dekat dengan Hudson River dan bagian utara Hudson River Park. Lokasinya membuat bangunan memiliki hubungan langsung dengan kawasan tepi air, sementara desainnya memanfaatkan orientasi tersebut untuk memberikan pemandangan sungai dari banyak unit. Beberapa bagian fasad bahkan dirancang dengan jendela dan teras yang membantu memaksimalkan cahaya serta panorama ke arah luar.

Posisi bangunan juga berperan dalam menentukan bentuk piramidanya yang khas. BIG merancang kemiringan dan ketinggian bangunan agar pemandangan menuju Sungai Hudson tetap terbuka, termasuk bagi bangunan di sekitarnya, sekaligus membawa cahaya matahari lebih jauh ke dalam kompleks. Karena itu, bentuk VIA 57 West bukan hanya dibuat untuk menciptakan siluet yang menarik, tetapi juga berkaitan dengan pencahayaan, pemandangan, dan kualitas ruang di dalamnya.

VIA 57 West memperlihatkan bahwa bangunan hunian modern dapat memiliki bentuk yang berbeda tanpa mengorbankan fungsi utamanya sebagai tempat tinggal. Konsep Courtscraper, taman di tengah bangunan, serta bentuk piramida yang berubah dari berbagai sudut membuatnya menjadi salah satu contoh arsitektur kontemporer yang menonjol di Manhattan. Berdiri di tepi Sungai Hudson, gedung ini memperlihatkan perpaduan antara kepadatan perkotaan, ruang hijau, dan desain arsitektur yang inovatif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article