Comscore Tracker

5 Tempat Bersejarah yang Wajib Dikunjungi saat ke Kota Palopo Sulsel

#IDNTimesTravel Mari ke Indonesia bagian timur, yuk!

Palopo adalah sebuah kota di Sulawesi Selatan, sekitar 360 km di arah utara Makassar. Kota ini memiliki lingkungan yang masih terjaga serta indah.

Tidak hanya panorama alamnya yang indah, kota ini juga memiliki situs bersejarah yang cukup menarik. Untuk kamu yang tertarik ke Kota Palopo, catat destinasi bersejarah di bawah ini yang sayang untuk dilewatkan.

1. Istana Luwu

5 Tempat Bersejarah yang Wajib Dikunjungi saat ke Kota Palopo SulselIstana Luwu (triptrus.com)

Istana Luwu merupakan tempat para raja Luwu memainkan perannya dalam pemerintahan kerajaan. Tempat ini dulunya digunakan sebagai pusat pemerintahan Luwu untuk melakukan kegiatan bernama Tudang Sipulang atau mendiskusikan hal-hal yang menyangkut kerajaan dan kondisi rakyat.

Istana ini dibangun pada masa kolonial Hindia Belanda sekitar tahun 1920an. Saat ini  istana tersebut tak lagi dijadikan pusat pemerintahan, melainkan difungsikan sebagai tempat acara adat. Hal ini dilakukan sebagai simbol penghormatan sejarah kedatuan Luwu. 

Dari segi arsitektur, bangunan ini hampir secara keseluruhan terbuat dari kayu. Dengan bentuk rumah khas masyarakat Bugis, aksen ini menambah kesan kearifan lokal. 

2. Masjid Tua Palopo

5 Tempat Bersejarah yang Wajib Dikunjungi saat ke Kota Palopo SulselMasjid tua Palopo (celebes.co)

Masjid ini terbilang cukup istimewa dan sangat dikenal di Sulawesi Selatan. Sebab, masjid ini merupakan yang tertua dan dibangun di Sulawesi Selatan. Tepatnya pada tahun 1615 pada masa pemerintahan Pattipasaung (Sultan Abdullah).

Pembangunan masjid ini tak terlepas dari peran ulama yang pertama kali menyebarkan ajaran Islam di Luwu saat itu. Mereka adalah ulama dari Minangkabau bernama Abdul Makmur, Sulaiman, dan Bungsu.

Bangunan ini dibangun berdasarkan rancangan dari seorang arsitek bernama Pong Mante. Ia adalah arsitek yang berasal dari kota Makale, Toraja.

Sedangkan dari arsitekturnya, masjid ini dibuat dari bahan dasar batu andesit berbentuk kotak yang saling direkatkan satu sama lain. Menurut cerita yang beredar, dalam pembangunan masjid tidak menggunakan semen melainkan putih telur untuk merekatkan batu. 

3. Makam Lokkoe

5 Tempat Bersejarah yang Wajib Dikunjungi saat ke Kota Palopo SulselMakam Lokkoe (triptrus.com)

Lokkoe dalam bahasa setempat dapat diartikan sebagai makam yang berbentuk melengkung. Makam ini terletak di Jalan Ratulangi, Luminda, yang tak jauh dari pusat Kota Palopo.

Di tempat inilah para datu atau raja serta penyebar agama Islam di kerajaan Luwu dimakamkan. Setidaknya terdapat 39 makam dalam bangunan ini. 37 di antaranya adalah makam raja dan 2 lainnya adalah makam syeikh.

Makam ini mulanya dibangun pada abad ke-17 M oleh Setiaradja Petta Matinroe Ri Tompotikka. Konstruksi bangunannya yang unik dan sejarahnya yang menarik membuat kamu harus mengunjungi tempat yang satu ini.

Baca Juga: 7 Kuliner Khas Palopo yang Wajib Dicoba, Bikin Lidah Terbuai!

4. Museum Batara Guru

5 Tempat Bersejarah yang Wajib Dikunjungi saat ke Kota Palopo SulselMuseum Batara Guru (celebes.com)

Museum ini masih terletak dalam kompleks Istana Luwu. Dulunya, museum ini difungsikan sebagai bagian dari istana dan merupakan tempat tinggal raja. Bangunan ini dibangun pada masa kolonial Belanda sekitar 1920an. Oleh sebab itu, ada pengaruh Eropa pada bentuk bangunan museum ini. 

Museum Batara Guru diresmikan buka pada 26 Juli 1971 setelah pewaris kerajaan, Andi Achmad, memutuskan untuk meninggalkan tempat itu.

Di dalamnya, terdapat berbagai peninggalan sejarah berupa kumpulan naskah dan foto, keramik, heraldik, serta benda pusaka para raja Luwu. Diperkirakan terdapat sekitar 831 koleksi dalam museum ini. 

5. Gereja Pniel Palopo

5 Tempat Bersejarah yang Wajib Dikunjungi saat ke Kota Palopo SulselGereja Pniel Palopo (inspirasitimur.com)

Gereja ini terletak di Jalan Opu Tosappaille, sebelah selatan lapangan sepak bola Gaspa Palopo yang tak jauh dari Masjid Tua Palopo. Gereja ini didirikan pada masa kolonial Hindia Belanda tahun 1920. Cukup lama, ya?

Terdapat sejarah pada bangunan ini yakni ketika penyebar agama Kristen datang pertama kali ke Palopo pada tahun 1913, mereka tidak menetap langsung.

Para pewarta tersebut meneruskan perjalanan ke Tanah Toraja lalu bertolak ke pusat pemerintahan Luwu. Tak lama, mereka mendirikan Gereja Pniel Palopo. 

Karena bersejarah, pemerintahan Kota Palopo menjadikan bangunan ini sebagai cagar budaya. Gereja ini yang kemudian menjadi salah satu simbol sejarah dan keberagaman bagi masyarakat Palopo.

Itulah beberapa tempat-tempat bersejarah yang wajib kamu kunjungi jika berkunjung ke Palopo. Jadi, tunggu apa lagi, mariki ke Palopo!

Baca Juga: Bonsai Kelapa dari Palopo Semakin Digemari Pencinta Tanaman Hias

Zidan Patrio Photo Verified Writer Zidan Patrio

Mempelajari Ilmu Hubungan Internasional

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya