Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Urutan Waktu Terbaik untuk Liburan ke Great Wall of China

lustrasi Great Wall of China
ilustrasi Great Wall of China (unsplash.com/Hanson Lu)

Banyak orang Indonesia yang menjajal liburan ke China untuk menemukan berbagai pemandangan unik dan menakjubkan. Selain wisata kekinian, Great Wall of China atau Tembok Besar China menjadi salah satu landmark ikonik yang paling diminati untuk dikunjungi di China, sebab bangunan ini menjadi bukti irasionalnya sejarah dan kecerdasan manusia zaman dulu.

Pintu masuk Great Wall of China dibagi jadi banyak lokasi. Badaling merupakan wilayah yang sangat populer, Mutianyu yang lebih sepi tapi banyak transportasi unik menuju gunung, sampai Jinshanling yang cocok untuk mencari tantangan.

Selain memperhitungkan gerbang masuk, waktu liburan yang tepat juga turut menentukan keseruan saat berkunjung ke Great Wall of China. Kamu bisa simak juga urutan waktu terbaik datang ke Tembok Besar agar liburanmu tambah seru seperti penjelasan berikut ini!

1. Musim gugur (September-November)

ilustrasi Great Wall of China
ilustrasi Great Wall of China (pexels.com/Diana)

Musim gugur adalah waktu terbaik datang ke Great Wall of China. Sebab cuaca di bulan ini cukup nyaman, bisa lebih dingin di area tinggi, terutama pagi dan saat gelap. Kelebihan jalan-jalan ke Great Wall of China di musim ini adalah langitnya biru, berpadu dengan pemandangan pegunungan yang dihiasi hamparan daun merah, kuning, emas, dan seterusnya.

Musim gugur sangat direkomendasikan lantaran ideal untuk datang lewat berbagai gerbang masuk, baik itu Mutianyu sampai Badaling. Keuntungan lainnya adalah jumlah pengunjung Great Wall of China tidak terlalu ramai. Meski begitu, tetap hindari perjalanan di awal Oktober karena ada Libur Nasional yang membuat wisatawan domestik meningkat.

2. Musim semi (Maret-Mei)

ilustrasi Great Wall of China
ilustrasi Great Wall of China (pexels.com/Johannes Plenio)

Waktu terbaik selanjutnya adalah musim semi. Di waktu ini kawasan Tembok Besar lebih dominan dengan pemandangan hijau karena banyak tumbuhan bermekaran. Meski begitu, cuacanya bisa cukup berangin dan dingin di pagi-malam hari. Sedangkan siang hari cenderung lebih hangat.

Keramaian Great Wall of China di musim semi tergolong sedang. Badaling mungkin perlu dihindari karena sering terjadi kepadatan. Kamu bisa cari alternatif seperti Mutianyu, Simatai, Jinshanling, dan seterusnya.

Di musim semi, cuaca bisa berubah jadi berangin dan berdebu, kamu perlu menyiapkan pakaian hangat dan nyaman supaya tetap aman. Waktu yang perlu dihindari adalah minggu pertama bulan Mei karena ada Hari Buruh yang membuat objek wisata padat, macet, dan harga akomodasi melonjak.

3. Musim panas (Juni-Agustus)

ilustrasi Great Wall of China
ilustrasi Great Wall of China (pexels.com/Ramaz Bluashvili)

Di Beijing, suhu musim panas bisa melonjak tinggi dan bikin gerah. Tapi jangan khawatir karena Great Wall of China relatif lebih sejuk lantaran berada di pegunungan. Untuk menghindari panas, kamu juga bisa datang lebih pagi atau di sore hari.

Pemandangan Tembok Besar di musim panas sangat menakjubkan. Perpaduan langit cerah, pemandangan hijau, dan eksotisnya warna bangunan membuat suasana terasa semakin memukau. Namun, curah hujan terbanyak sepanjang tahun juga bisa terjadi di musim panas.

Suasana sangat ramai karena bertepatan dengan momen liburan musim panas anak sekolah. Sebagai alternatif, kamu bisa cari gerbang yang lebih sepi dari Badaling untuk menghindari padatnya wisatawan. Lalu pesan hotel dan akomodasi lainnya dari jauh-jauh hari.

4. Musim dingin (Desember-Februari)

ilustrasi Great Wall of China
ilustrasi Great Wall of China (pexels.com/Markus Winkler)

Di urutan terakhir ada musim dingin. Pemandangan Great Wall of China memang berubah menakjubkan karena sebagian besar bangunan dan pegunungan akan tertutupi salju. Keramaian juga cenderung paling sepi, sehingga kamu bisa menikmati Tembok Besar dengan sunyi dan tenang.

Hanya saja musim dingin jadi waktu yang tidak terlalu ideal karena banyaknya konsekuensi. Cuaca jadi sangat dingin, kering, dan berangin. Berisiko lebih buruk karena badai. Jalur menuju Great Wall of China juga licin. Kamu harus berhati-hati dengan menyiapkan pakaian dan alas kaki antislip yang tepat.

Di momen Tahun Baru Imlek biasanya akan lebih banyak pendaki yang datang ke Tembok Besar. Beberapa restoran akan tutup karena liburan Tahun Baru dan mungkin saja kamu akan berebut transportasi untuk menuju tempat populer ini.

Great Wall of China merupakan mahakarya tangan manusia zaman lampau yang di luar nalar. Banyak orang tertarik berkunjung ke sini untuk mengagumi bangunan dan lanskapnya secara keseluruhan. Namun, kamu juga perlu ketahui urutan waktu terbaik mengunjungi sampai kelebihan dan kekurangannya supaya bisa menentukan momen yang tepat untuk liburan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Urutan Waktu Terbaik untuk Liburan ke Great Wall of China

17 Feb 2026, 17:15 WIBTravel