Ilustrasi menggunakan kain endek (123rf.com)
Menariknya, Endek terus berkembang mengikuti zaman. Motif tradisionalnya kini bisa kamu temukan dalam berbagai busana dan produk fesyen modern tanpa kehilangan identitasnya kan!
Kain Endek bahkan pernah digunakan dalam koleksi Spring/Summer 2021 Christian Dior dan menjadi bagian dari jamuan makan malam KTT G20 di Bali pada 2022.
Jadi, saat mengenakan kain Endek, kita tidak sekadar memakai kain bermotif cantik. Di balik setiap lembar kain tersebut, terdapat keterampilan perajin, cerita budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Untuk kamu ketahui, pertenunan Endek terdapat di Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana, dan Kota Denpasar. Keenam wilayah tersebut sebagai daerah tempat kegiatan menenun atau pertenunan Endek dijumpai lho.
Namun, data industri yang lebih luas menunjukkan Endek juga diproduksi di beberapa kabupaten lain, yakni Badung, Tabanan, dan Bangli.
Kain endek cocok banget masuk itinerary liburanmu lho. Coba mampir ke sentra penenun atau pasar tradisional buat dapetin endek asli sekaligus oleh-oleh yang aesthetic. Biar makin gampang, pakai MaiA, asisten AI dari Kementerian Pariwisata buat bantu susun rencana perjalananmu. Yuk, cus akses Indonesia.travel dan chat MaiA sekarang!
Nah, terbuktikan bahwa endek sendiri merupakan warisan budaya bisa tetap hidup dan relevan, tanpa harus kehilangan cerita yang membuatnya istimewa. (WEB)