Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Tamu Dilarang Bawa Buah Manggis ke Kamar Hotel?

Kenapa Tamu Dilarang Bawa Buah Manggis ke Kamar Hotel?
Potret buah manggis segar (pexels.com/Sóc Năng Động)
Intinya Sih
  • Hotel melarang tamu membawa manggis karena kulitnya mengandung getah merah keunguan yang sulit dihilangkan dan bisa menodai seprai, handuk, serta karpet berwarna terang.
  • Daging manggis yang manis dapat meninggalkan sisa gula dan menarik semut atau serangga, sehingga menimbulkan masalah kebersihan di kamar hotel.
  • Tamu yang menyebabkan noda akibat manggis bisa dikenakan denda besar untuk menutupi biaya pembersihan khusus atau penggantian perlengkapan hotel yang rusak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Saat menginap di hotel, kita pasti sering melihat papan pengumuman yang berisi beberapa larangan. Salah satunya membawa buah-buahan berbau menyengat, seperti durian. Aturan terkait larangan durian sudah cukup umum lantaran buah tersebut memiliki aroma tajam yang bisa mengendap di ruangan, apalagi kalau menempel di meja, karpet, atau bahkan tempat tidur.

Membersihkan aroma durian yang sudah tertinggal meski sebentar pun tak semudah yang dibayangkan. Apalagi tidak semua orang menyukainya. Tentu saja hal ini sangat mengganggu.

Selain durian, ternyata beberapa hotel, terutama di kawasan Asia Tenggara, juga mencantumkan buah manggis ke dalam daftar barang yang dilarang dibawa masuk ke kamar. Sekilas, aturan ini terdengar tidak lazim atau bahkan aneh, mengingat manggis tidak memiliki aroma yang kuat atau mengganggu seperti durian. Dari segi ukuran, manggis juga cenderung kecil, sama sekali tidak mengganggu.

Namun, pihak manajemen hotel ternyata punya alasan kuat terkait larangan tersebut. Hhmmm...kira-kira apa alasan buah manggis dilarang keras masuk kamar hotel? Simak alasan lengkapnya di bawah ini, ya!

1. Kulit manggis mengadung getah merah yang sulit dihilangkan

Potret kulit buah manggis
Potret kulit buah manggis (pexels.com/Alexey Demidov)

Alasan paling utama di balik larangan membawa manggis ke kamar hotel adalah karakteristik kulit buah manggis itu sendiri. Kulit tersebut mengandung getah alami berwarna merah keunguan dan sangat pekat.

Saat mengupas atau membelah manggis dengan tangan kosong, bercak merah tersebut pasti menempel di tangan dan membuatnya berwarna merah, kan? Hal ini tentu menjadi lebih rentan saat kamu mengupasnya di dalam kamar hotel. Getah tersebut bisa tepercik, menetes, atau berpindah dari tanganmu ke berbagai fasilitas kamar hotel yang didominasi warna putih, terutama seprai dan bed cover.

Noda merah dari kulit manggis ini adalah musuh besar bagi pihak housekeeping hotel. Begitu mengenai seprai, bed cover, handuk, atau karpet, warnanya akan langsung meresap ke serat kain dan mengering dengan cepat. Menghilangkannya tentu butuh usaha yang tidak mudah.

2. Berpotensi mengundang semut dan serangga

ilustrasi tangkai buah manggis (pexels.com/Skyler Ewing)
ilustrasi tangkai buah manggis (pexels.com/Skyler Ewing)

Selain masalah noda getah, daging manggis mengandung kadar gula alami yang sangat tinggi. Saat mengupas manggis, remah-remah daging buah atau sisa airnya yang manis seringkali tertinggal di atas meja, lantai, atau bahkan di area tempat tidur. Hal ini bisa menjadi magnet alami yang sangat kuat bagi kawanan semut dan serangga kecil untuk mendekat.

"Serbuan" ini akan memicu masalah kebersihan. Kamar yang dipenuhi semut dan luput dari perhatian petugas housekeeping akan membuat tamu yang menginap setelahmu jadi tidak nyaman dan mengajukan komplain. Selain itu, pihak hotel juga harus melakukan proses pest control atau penyemprotan disinfektan berulang yang cukup memakan waktu.

3. Tamu bisa terkena denda

Potret noda di kain atau seprai
Potret noda di kain atau seprai (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)

Akibat dari sulitnya menghilangkan noda getah dari kulit buah manggis, pihak hotel terpaksa harus membuang barang-barang tersebut. Seprai atau handuk putih yang sudah terkena bercak merah keunguan dan sulit hilang tentu tidak layak "disuguhkan" kepada tamu berikutnya. Hal ini akan memberikan kesan kotor dan tidak higienis.

Untuk menutupi potensi kerugian tersebut, banyak hotel yang akhirnya menerapkan denda finansial yang cukup besar bagi tamu yang kedapatan mengotori kamar dengan buah manggis, terutama di bagian seprai dan karpet. Besaran atau nominal denda ini biasanya dihitung berdasarkan biaya pembersihan khusus (special cleaning fee) hingga biaya penggantian penuh (replacement cost).

Nah, sekarang kamu sudah tahu, kan, kenapa buah manggis dilarang masuk ke dalam kamar hotel. Daripada kena denda, sebaiknya selalu patuhi instruksi yang ada di hotel, ya!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu

Related Articles

See More