4 Alasan China Aman untuk Solo Traveler Perempuan, Jangan Ragu!

China adalah salah satu negara di Asia yang menjadi destinasi favorit untuk liburan. Bahkan berkat drama China yang begitu populer baru-baru ini, Negeri Tirai Bambu tersebut pun terus mengalami lonjakan wisatawan, termasuk dari Indonesia pada 2025.
Selain itu, wisata alam, modern, hingga sejarah yang ditawarkan oleh China membuat banyak solo traveler tertarik untuk berkunjung, lho. Namun, apakah China aman untuk solo traveler perempuan, ya? Simak ulasan berikut sebelum kamu pergi ke sana ya.
1. Tingkat kriminalitas yang rendah

Kota-kota di China terkenal akan keamanannya yang tinggi sehingga menjadi destinasi favorit bagi solo traveler, baik laki-laki maupun perempuan, lho. Dengan tingkat kriminalitas yang rendah dan layanan publik yang terorganisir, wisatawan bisa menjelajahi daerah perkotaan hingga wilayah tertentu dengan tenang.
Kota-kota besar di China seperti Beijing, Shanghai, dan Chengdu bahkan dilengkapi dengan sistem pengawasan yang ekstensif dan peran polisi yang kuat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa ruang publik tetap aman bagi solo traveler perempuan yang ingin mengeksplorasi tempat ramai, hidden gem, hingga berbaur dengan warga lokal.
2. Akses transportasi umum yang mudah

Selain keamanan, China menawarkan kenyamanan luar biasa dalam hal transportasi dan fasilitas, nih. Jaringan transportasi umum di Negeri Tirai Bambu tersebut sangat efisien, dengan sistem metro, bus, serta kereta api berkecepatan tinggi yang luas dan terorgansir menghubungkan kota-kota maupun wilayah tertentu.
Bagi solo traveler perempuan, menjelajahi lanskap perkotaan China juga semakin mudah karena dilengkapi dengan rambu-rambu berbahasa Inggris. Bahkan dengan bantuan aplikasi DiDi, wisata modern, sejarah, hingga, alam akan semakin mudah diakses, baik itu tempat-tempat yang populer atau tersembunyi di China.
3. Kemajuan teknologi yang luar biasa

Kemudian, komitmen China terhadap kemajuan teknologi meningkatkan kenyamanan bagi solo traveler perempuan. Sistem pembayaran tanpa uang tunai ataupun cashless seperti Alipay dan WeChat Pay diterima secara luas, sehingga membuat transaksi menjadi mudah.
Tak hanya itu, Wi-Fi gratis tersedia di banyak ruang publik, kafe, maupun akomodasi. Fasilitas tersebut memungkinkan solo traveler perempuan untuk tetap terhubung dengan orang-orang terdekat, mengakses peta secara online hingga berbagi update liburan di media sosial, lho.
4. Warga lokal yang ramah dan siap membantu

Warga lokal di China juga dikenal ramah, lho. Karena itu, solo traveling merupakan kesempatan emas untuk berbaur dengan mereka, guna mengulik lebih banyak informasi tentang budaya dan sejarah. Jadi, tunggu apa lagi?
Bahkan bagi solo traveler perempuan yang menghadapi kesulitan atau tersesat, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada warga lokal, ya. Walaupun terkendala bahasa, mereka akan tetap berusaha sebisa mungkin untuk membantu.
Bagi solo traveler perempuan yang ingin mengeksplorasi lebih banyak tempat di tahun ini, China sepertinya harus masuk dalam daftar, nih. Selain kemajuan teknologi yang luar biasa, warga lokal di sana juga cukup ramah. Yuk, segera rencanakan perjalananmu!


















