Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan Ini Bikin Kamu Ingin Berkunjung ke Amazon, Sekali Seumur Hidup!

nationalgeographic.co.id
nationalgeographic.co.id

Amazon adalah hutan hujan terluas di dunia. Wilayah basin Amazon sendiri mencapai 7,7 juta kilometer persegi atau tiga kali lipatnya daratan Indonesia. Sedangkan, untuk wilayah sungainya sendiri merupakan sungai terbesar di dunia. Bisa dibayangkan dong betapa luasnya Amazon?

Jangan berpikir bahwa wilayah Amazon tidak bisa dikunjungi lho. Amazon membelah wilayah sembilan negara di kawasan Amerika Latin menarik minat para wisatawan untuk menikmati kehidupan flora dan fauna khas, sekaligus berinteraksi dengan penduduk asli Amazon.

Apa saja keistimewaan Amazon yang bikin kamu wajib ke sana, minimal sekali seumur hidup? Inilah kelima alasannya.

1. Amazon termasuk dalam salah satu keajaiban alam di dunia

peakwater.org
peakwater.org

Tahun 2011, Amazon ditetapkan sebagai New 7 Wonders of Nature. Wilayah Amazon sendiri terdiri dari luas hutan hujan tropis yang mencapai 5,5 juta yang dialiri sungai sepanjang 6.992 kilometer.

Amazon menyimpan biodiversitas yang amat kaya. Tak heran, hutan hujan Amazon disebut sebagai paru-paru dunia.

Selain itu, sungai Amazon sendiri merupakan sungai tertua kedelapan di dunia. Aliran sungai ini terbentuk sejak 200 juta tahun yang lalu.

2. Menginap di lodge di tengah hutan

popsugar.com
popsugar.com

Amazon memang terdiri dari hutan dan sungai. Tapi, Amazon memang menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Jadi, sudah ada banyak lodge yang berdiri di dataran tinggi di hutan Amazon.

Bagaimana soal fasilitas? Pastinya gak ada listrik, koneksi internet, dan sambungan telepon. Fasilitas dasar seperti tempat tidur dan kelambu (di sana banyak nyamuk) dan kamar mandi pasti tersedia di sana.

Soal makanan? Setiap koki di lodge sudah terbiasa menyajikan makanan lezat yang diolah dari bahan-bahan makanan yang mudah ditemukan di Amazon.

3. Bertemu dengan hewan-hewan khas Amazon

youtube.com
youtube.com

Kamu pernah mendengar hewan khas apa saja yang hidup di Amazon? Mungkin kamu hanya familiar dengan ular anaconda dan ikan piranha. Padahal, ketika kamu berkunjung ke Amazon, kamu juga bisa menemukan spesies seperti burung woodpecker, monyet squirrel, hingga lumba-lumba berwarna merah jambu.

Selain itu, menurut orang-orang asli sana, hewan yang hidup di siang dan malam hari di Amazon pasti berbeda. Wah, makin penasaran nih!

4. Bertemu dengan penduduk asli Amazon

go2peru.com
go2peru.com

Sekitar satu juta penduduk asli yang terbagi dalam 400 suku masih menjadikan hutan Amazon sebagai tempat mereka hidup dan bermukim. Mereka adalah indigenous people yang hidup dan menghidupi Amazon. Sebagian dari mereka sudah berkontak dengan dunia luar sejak 500 tahun lalu, sedangkan sebagian lainnya belum.

Suku Yagua adalah salah satu suku yang mendiami hutan Amazon di wilayah Peru yang sudah berkontak dengan dunia luar. Kaum laki-laki dewasa Yagua hanya mengenakan rok berbahan rumbia, sedangkan perempuan hanya membalut tubuh bagian bawah dengan kain berwarna merah. Sementara, anak-anak kecilnya tak mengenakan apa-apa.

Tapi, ada juga lho penduduk asli Amazon yang sudah memakai baju. Menurut cerita perempuan blogger Trinity Traveler yang pernah berkunjung ke Amazon, penduduk di San Juan de Huashalado sudah mengenal sekolah, punya lapangan dan gedung pertemuan, dan gereja. 

Mata pencahariannya, tak sedikit anak mudanya bekerja di lodge sekitar Amazon.

5. Menyusuri sungai dan hutan menggunakan perahu motor

earthwatch.org
earthwatch.org

Amazon bisa membuatmu merasa semakin jatuh cinta dengan alam. Di siang maupun malam hari, kamu bisa menyusuri Amazon dengan menggunakan perahu motor.

Sambil menyusuri sungai, kamu bisa memancing, berenang (hati-hati ketemu piranha!), maupun sekadar ngobrol dengan sesama wisatawan. Suara-suara hewan yang hidup di hutan Amazon terdengar merdu dan membuatmu lupa dengan hiruk pikuk di perkotaan.

Nah, itulah lima alasan yang bakal mendorongmu untuk mengunjungi Amazon sekali seumur hidup. Tapi, berhati-hatilah selama di sana. Tetaplah bersikap ramah terhadap alam dan penduduk asli sana.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Defrina Sukma
EditorDefrina Sukma
Follow Us