Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lempar Koin di Trevi Fountain Kini Bayar Rp39 Ribuan

Potret Trevi Fountain, Italia
Potret Trevi Fountain, Italia (pexels.com/Ezgi Kaya)

Saat liburan ke Roma, Italia, tak hanya Menara Pisa saja yang wajib masuk ke dalam itinerary traveling. Lempar koin di Trevi Fountain juga selalu menjadi aktivitas favorit para wisatawan saat liburan ke Roma.

Namun, kini wisatawan perlu menyiapkan biaya tambahan saat berkunjung, dulunya gratis. Pemerintah Kota Roma resmi menerapkan tarif masuk sebesar 2 Euro atau sekitar Rp39 ribu bagi pengunjung yang ingin mendekat dan melempar koin ke air mancur ikonik tersebut, terhitung sejak Senin (2/2/2026).

Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya menekan overtourism sekaligus membantu pembiayaan perawatan Trevi Fountain yang berstatus monumen bersejarah. Namun, retribusi ini tidak berlaku untuk seluruh area. Biaya hanya dikenakan bagi wisatawan yang ingin menuruni anak tangga batu hingga ke tepi kolam, sedangkan area alun-alun di sekitarnya tetap dapat diakses secara gratis.

Tarif diatur berdasarkan waktu kunjungan

Potret Trevi Fountain, Italia
Potret Trevi Fountain, Italia (pexels.com/Sebastian Luna)

Penerapan tarif juga diatur berdasarkan waktu kunjungan. Pada hari kerja, biaya berlaku mulai pukul 11.30 hingga 22.00 waktu setempat, sedangkan pada akhir pekan diberlakukan sejak pukul 9.00 hingga 22.00 waktu setempat. Tiket dapat dibeli secara online atau melalui kode QR yang ditampilkan di lokasi. Anak-anak di bawah lima tahun, penyandang disabilitas, dan penduduk Roma dibebaskan dari biaya masuk.

Trevi Fountain sendiri merupakan mahakarya Barok akhir yang rampung dibangun pada 1762. Monumen ini menampilkan sosok Oceanus, dewa air, dan semakin mendunia berkat kemunculannya dalam film klasik La Dolce Vita karya Federico Fellini. Tradisi melempar koin ke kolamnya dipercaya dapat membawa keberuntungan berupa kesempatan kembali ke Roma di masa depan.

Popularitas Trevi Fountain tak perlu diragukan lagi. Sepanjang Desember 2024 hingga Desember 2025, tercatat lebih dari 10 juta wisatawan mengunjungi situs ini. Tak heran jika pemerintah setempat mulai menerapkan langkah pengendalian kunjungan.

Roma pun bukan satu-satunya kota di Italia yang memberlakukan kebijakan serupa. Pantheon telah lebih dulu menarik tiket masuk, serta Venesia menerapkan biaya akses ke seluruh area kota saat musim liburan. Verona juga kini mengenakan tiket khusus untuk mengakses balkon yang dikaitkan dengan kisah Romeo and Juliet.

Langkah Pemerintah Kota Roma ini menjadi penanda baru dalam pengelolaan destinasi warisan dunia di tengah melonjaknya arus wisata global, sekaligus membuka kemungkinan kebijakan serupa diterapkan di destinasi ikonik lainnya di dunia. Jadi, siapkan bujet lebih untuk masuk ke berbagai destinasi di Roma, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Travel

See More

Cara Naik Kereta ke Liziba Station yang Ikonik di Chongqing

06 Feb 2026, 17:45 WIBTravel