Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Himeji
potret Himeji (commons.wikimedia.org/DimiTalen)

Himeji jadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke wilayah Kansai, Jepang. Kota ini terkenal dengan Kastil Himeji yang ikonik. Namun selain kastil tersebut, sebenarnya masih banyak spot menarik lain yang sayang banget kalau dilewatkan. Supaya liburanmu lebih efisien dan menyenangkan, ada beberapa hal penting yang perlu kamu persiapkan sebelum berangkat.

Berikut tips liburan ke Himeji untukmu yang baru pertama kali ke sana. Informasi ini akan membantu kamu menjelajahi Himeji dengan lebih maksimal, dari urusan transportasi sampai rekomendasi tempat wisata terbaik.

1. Tentukan waktu terbaik berkunjung ke Himeji

potret Himeji Castle (commons.wikimedia.org/by ja:User:Reggaeman)

Musim semi tetap menjadi primadona bagi wisatawan karena ribuan pohon sakura akan membingkai kastil putih dengan kelopak merah muda. Namun, kamu harus bersiap menghadapi kepadatan pengunjung yang luar biasa pada akhir Maret hingga awal April. Jika ingin menghindari kerumunan massal, pertimbangkan untuk datang pada hari kerja di pagi hari tepat saat gerbang baru dibuka.

Bagi pencinta suasana tenang, musim gugur pada bulan November menawarkan pemandangan dedaunan kemerahan yang sangat kontras dengan warna putih bangunan. Udara sejuk pada periode ini membuat aktivitas berjalan kaki di area terbuka menjadi jauh lebih nyaman dibandingkan musim panas yang terik. Musim dingin juga bisa menjadi pilihan menarik karena biaya akomodasi biasanya cenderung lebih murah dan antrean masuk kastil hampir tidak ada.

2. Cara mudah menuju Himeji dari kota besar

potret Himeji Castle (commons.wikimedia.org/Yasuo Hamashima)

Kereta Shinkansen menjadi pilihan tercepat jika kamu berangkat dari Tokyo, Kyoto, atau Osaka dengan menggunakan JR Pass. Waktu tempuhnya sangat singkat, yakni sekitar 30 hingga 60 menit saja dari wilayah Kansai sehingga kota ini sangat ideal dijadikan destinasi perjalanan sehari (day trip). Stasiun Himeji terletak di jalur utama Sanyo Shinkansen. Aksesnya sangat mudah ditemukan oleh turis asing.

Wisatawan dengan anggaran terbatas dapat menggunakan layanan kereta JR Special Rapid Service dari Stasiun Osaka atau Kyoto. Meskipun durasi perjalanannya sedikit lebih lama daripada kereta cepat, harga tiketnya jauh lebih terjangkau tanpa perlu melakukan reservasi kursi terlebih dahulu. Pastikan kamu naik kereta ke arah barat (Himeji atau Aboshi) agar tidak tersasar ke jalur yang berbeda.

3. Pilih tempat penginapan yang strategis agar hemat waktu

potret hotel di Himeji (commons.wikimedia.org/Corpse Reviver)

Memilih hotel di sekitar Stasiun Himeji merupakan langkah tepat untuk meminimalkan tenaga dan waktu tempuh menuju objek wisata. Area ini dipenuhi berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel bisnis yang modern hingga penginapan bergaya asrama yang ramah di kantong. Keuntungan utama menginap di dekat stasiun adalah kemudahan dalam menitipkan bagasi sebelum kamu mulai mengeksplorasi kota.

Fokuskan pencarian akomodasi pada sisi utara stasiun agar kamu bisa langsung berjalan kaki menuju area kastil dan pusat perbelanjaan. Selain menghemat biaya transportasi lokal, menginap di lokasi ini memudahkan kamu untuk menemukan beragam pilihan kuliner malam di sekitar distrik Miyuki-dori. Akses menuju transportasi umum untuk keberangkatan pagi hari berikutnya pun menjadi jauh lebih praktis.

4. Destinasi yang wajib dikunjungi selama di Himeji

potret Himeji Castle (commons.wikimedia.org/Jakub Hałun)

Kastil Himeji atau yang sering dijuluki "Si Bangau Putih" menduduki posisi pertama dalam daftar prioritas karena nilai sejarah dan arsitekturnya yang masih asli. Jangan lewatkan kesempatan mampir ke Taman Koko-en yang berada tepat di sebelah barat gerbang kastil. Taman ini menyuguhkan harmoni dari sembilan gaya kebun Jepang yang berbeda dan memiliki kolam koi yang memberikan suasana relaksasi maksimal.

Luangkan waktu sekitar setengah hari untuk naik bus menuju Gunung Shosha dan mengunjungi Kuil Engyo-ji yang legendaris. Kompleks kuil kuno di puncak gunung ini menawarkan kedamaian di tengah hutan lebat dan pernah menjadi lokasi syuting film internasional ternama. Kombinasi antara kemegahan kastil di pusat kota dan ketenangan kuil di pegunungan akan memberikan pengalaman liburan yang lengkap.

5. Tips menggunakan transportasi umum agar tidak bingung

potret transportasi di Himeji (commons.wikimedia.org/663highland)

Himeji memiliki sistem transportasi yang sangat ramah bagi pendatang, terutama dengan adanya Himeji Castle Loop Bus. Bus dengan desain retro ini memiliki tarif flat yang murah dan rutenya mencakup semua titik wisata populer di sekitar area kastil. Kamu hanya perlu menunggu di halte yang sudah ditentukan tanpa harus pusing memikirkan rute jalan yang rumit atau berpindah-pindah moda transportasi.

Bagi yang lebih suka fleksibilitas, berjalan kaki menyusuri jalan utama Otemae-dori adalah pilihan yang tepat. Jalur pedestriannya sangat lebar, bersih, dan langsung mengarah lurus menuju gerbang kastil dengan pemandangan yang jelas di depan mata. Jangan lupa untuk selalu menyiapkan kartu transportasi digital seperti Suica atau Pasmo agar proses pembayaran bus atau kereta lokal menjadi lebih praktis tanpa perlu mengantre di mesin tiket.

Himeji punya pesona yang sayang banget buat dilewatkan saat liburan ke Jepang. Dengan persiapan yang matang dan mengikuti kelima tips di atas, perjalananmu bakal lebih lancar dan menyenangkan. Jangan lupa cek cuaca sebelum berangkat dan siapkan budget lebih untuk oleh-oleh khas kota ini. Selamat jalan-jalan di Himeji!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team