Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tempat Melihat Sakura saat Musim Dingin di Tokyo dan Sekitarnya

Sungai Kawazu, Shizuoka
Sungai Kawazu, Shizuoka (commons.wikimedia.org/9689tatsuya)

Siapa nih yang ingin melihat bunga sakura di Jepang? Kamu gak perlu menunggu sampai musim semi tiba. Beberapa jenis sakura mekar lebih awal, biasanya menjelang akhir musim dingin. 

Bagi yang ingin menghindari ramainya musim semi, gak ada salahnya ke Jepang lebih awal. Kalau beruntung, masih dapat menikmati musim dingin bersalju dan bunga sakura dalam waktu berdekatan. Lantas, di mana tempat melihat sakura saat musim dingin di Tokyo dan sekitarnya? Berikut ini daftarnya.

1. Taman Mitsuike, Kanagawa

Taman Mitsuike, Kanagawa
Taman Mitsuike, Kanagawa (commons.wikimedia.org/塚田淳)

Mitsuike merupakan taman yang tenang di Yokohama, Kanagawa. Taman ini ditumbuhi sekitar 1.600 pohon sakura dengan 78 varietas berbeda. Beberapa jenis sakura yang mekar paling awal di sini salah satunya kanhi-zakura, biasanya mulai pertengahan Februari.

Banyaknya jenis sakura menjadi keuntungan buat kamu yang berkunjung antara pertengahan Februari hingga musim semi tiba. Taman Mitsuike cukup dekat dengan Tokyo, sekitar 50–60 menit dari pusat kota. Pengunjung bisa datang kapan saja karena buka 24 jam dan sepenuhnya gratis.

2. Sungai Kawazu, Shizuoka

Sungai Kawazu, Shizuoka
Sungai Kawazu, Shizuoka (commons.wikimedia.org/9689tatsuya)

Lebih ke selatan lagi, tepi Sungai Kawazu menjadi salah satu tempat terbaik di Shizuoka untuk menyaksikan sakura yang mekar lebih awal. Kawazu-zakura, termasuk jenis bunga sakura yang mekar mulai awal Februari. Bunganya berwarna merah muda tua yang cerah dan akan mekar sepenuhnya secara bertahap sekitar satu bulan.

Sekitar 850 pohon sakura tumbuh di tepi sungai, menjadi suasana ideal untuk jalan santai sambil menikmati keindahannya. Gak kalah dari musim semi, Festival Bunga Sakura Kawazu juga digelar setiap tahunnya, kerap kali selama bulan Februari. Saat festival berlangsung, bunga sakura akan diterangi lampu yang memberikan nuansa berbeda dari pukul 18.00–21.00.

3. Taman Inokashira, Tokyo

Taman Inokashira, Tokyo
Taman Inokashira, Tokyo (commons.wikimedia.org/江戸村のとくぞう)

Bagi kamu yang gak mau jauh-jauh dari pusat kota Tokyo, dapat mengunjungi Taman Inokashira. Taman ini ditumbuhi dua jenis bunga sakura yang mekar lebih awal, yaitu kanhi-zakura dan kawazu-zakura. Kamu dapat lihat perpaduan warnanya di sisi barat daya, tepat di belakang Museum Ghibli.

Taman Inokashira dibuka untuk umum sejak tahun 1918, luasnya lebih dari 38 hektare. Selain ribuan pohon yang membuat taman ini teduh, terdapat sebuah kolam luas yang menjadi sumber air bagi Sungai Kanda dan tempat hidup bebek, ikan mas, hingga kura-kura. Kolam itu awalnya merupakan sumber air utama Edo, kini menjadi bagian taman yang menyediakan wahana perahu dayung dan perahu kayuh berbentuk angsa.

Di sisi lain taman, terdapat kuil kecil yang didedikasikan untuk Benzaiten, Dewi Cinta. Ada pula taman botani, taman bermain anak-anak, dan museum yang didedikasikan untuk pematung Jepang, Seibo Kitamura. Untuk sampai di taman ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari pusat kota Tokyo, dapat berhenti di Stasiun Kichijoji.

4. Shinjuku Gyoen National Garden, Tokyo

Shinjuku Gyoen National Garden, Tokyo
Shinjuku Gyoen National Garden, Tokyo (commons.wikimedia.org/Kakidai)

Tempat lain yang dapat dikunjungi adalah Shinjuku Gyoen, salah satu taman terindah di Tokyo. Taman ini menawarkan pengalaman yang berbeda seiring berubahnya musim, tetapi sangat populer untuk hanami selama musim semi dan musim dingin. Di antara puluhan jenis bunga sakura, temukan kanzakura yang mulai mekar pada pertengahan Februari.

Taman seluas 58,3 hektare ini dibagi menjadi tiga tema lanskap berbeda. Taman bergaya tradisional Jepang punya ciri khas kolam-kolam yang dihiasi deretan pulau kecil dan jembatan. Taman Prancis bergaya formal yang tertata simetris. Sedangkan Taman lanskap Inggris punya hamparan rumput yang luas dikelilingi pohon ceri.

Shinjuku Gyoen mudah dijangkau dari Stasiun JR Shinjuku, Stasiun Shinjuku Gyoenmae, dan Stasiun JR Sendagaya. Berbeda dari ketiga tempat sebelumnya, jam operasional taman ini terbatas, yakni pukul 09.00–19.00, pada musim tertentu akan tutup lebih awal. Pengunjung perlu membayar tiket masuk seharga 500 yen (Rp53.400).

5. Taman Saigoyama, Tokyo

Taman Saigoyama, Tokyo
Taman Saigoyama, Tokyo (commons.wikimedia.org/Ippukucho)

Taman Saigoyama menawarkan nuansa yang berbeda, tidak sepopuler kedua taman di Tokyo sebelumnya. Taman ini tampak terpencil di luar jalan utama. Berdiri di balik Kawasan Daikanyama, terkenal dengan arsitekturnya yang bergaya dan butik kelas atas.

Namun, di balik itu terdapat pohon kawazu-zakura raksasa di puncak lereng taman. Bunga tersebut tampak menonjol di antara pepohonan evergreen saat musim dingin. Tempat yang kontras, karena menawarkan suasana santai, terutama saat matahari terbenam, dilengkapi area untuk anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jadikan salah satu tempat di atas sebagai itinerary, jika ingin melihat sakura saat musim dingin di Tokyo dan sekitarnya. Mayoritas dapat dijangkau dengan mudah menggunakan transportasi umum dan gratis. Mau ke mana dulu, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

5 Persiapan Penting sebelum Berlibur ke Greenland, Jangan Sampai Terlewat!

20 Jan 2026, 17:45 WIBTravel