Kartu Nusuk menjadi salah satu dokumen paling penting bagi jemaah haji selama berada di Tanah Suci. Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi sekaligus akses untuk menjalankan rangkaian ibadah haji. Di dalamnya terdapat foto jemaah, kode QR, hingga nomor visa yang digunakan untuk proses verifikasi.
Jemaah haji wajib membawa Kartu Nusuk selama berada di Madinah maupun Mekkah. Dokumen ini digunakan untuk mengakses berbagai area penting, seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Pemerintah Arab Saudi juga menerapkan aturan ketat terkait penggunaan kartu ini. Jemaah yang tidak membawa atau mengenakan Kartu Nusuk bisa ditolak masuk ke area tertentu.
Lantas, bagaimana jika Kartu Nusuk hilang? Tak perlu panik, ada beberapa langkah yang bisa segera kamu lakukan agar proses ibadah tetap berjalan lancar. Simak informasinya di bawah ini, ya!
