Apakah Harga Tiket Pesawat Sudah Termasuk Asuransi?

- Harga tiket pesawat sudah termasuk asuransi wajib Jasa Raharja
- Asuransi perjalanan tidak termasuk dalam harga tiket pesawat
- Maskapai penerbangan tidak menanggung semua risiko, asuransi tambahan disarankan untuk perjalanan tertentu
Buat kamu yang sering naik pesawat, pernah gak kepikiran satu hal ini, apakah harga tiket pesawat sudah termasuk asuransi? Pertanyaan ini sering muncul, apalagi saat booking tiket secara online dan tiba-tiba muncul opsi tambahan bernama travel insurance.
Sebagian orang mengira asuransi sudah otomatis termasuk dalam harga tiket. Namun faktanya, jawabannya tidak sesederhana itu. Supaya kamu gak salah paham, kita bahas secara lengkap di bawah ini, yuk!
1. Asuransi wajib sudah termasuk dalam harga tiket

Jawaban singkatnya adalah iya, harga tiket pesawat sudah termasuk asuransi, tapi hanya asuransi wajib, bukan asuransi perjalanan tambahan. Di Indonesia, setiap penumpang pesawat otomatis dilindungi oleh asuransi Jasa Raharja. Asuransi ini diatur oleh pemerintah dan dananya sudah termasuk dalam komponen harga tiket pesawat.
Asuransi wajib ini memberikan perlindungan jika terjadi kecelakaan selama penerbangan, seperti santunan meninggal dunia, santunan cacat tetap, dan biaya perawatan akibat kecelakaan. Jadi, tanpa beli asuransi tambahan pun, kamu tetap punya perlindungan dasar saat terbang. Perlu dicatat, perlindungan ini sangat terbatas dan hanya berlaku untuk kejadian kecelakaan pesawat, ya!
2. Asuransi perjalanan tidak termasuk tiket pesawat

Nah, di sinilah banyak orang salah paham. Asuransi perjalanan (travel insurance) tidak termasuk dalam harga tiket pesawat. Asuransi ini biasanya muncul sebagai opsi tambahan saat kamu booking tiket di aplikasi travel online, website maskapai, atau sgen perjalanan.
Asuransi perjalanan mencakup hal-hal yang tidak dilindungi oleh asuransi wajib, seperti keterlambatan penerbangan, kehilangan atau kerusakan bagasi, pembatalan perjalanan, hingga biaya medis di luar kecelakaan pesawat. Kalau kamu gak mencentang atau membeli opsi ini, maka otomatis tidak mendapatkan perlindungan tambahan tersebut.
3. Maskapai penerbangan tidak menanggung semua resiko

Banyak yang berpikir kalau beli tiket, berarti semua risiko sudah ditanggung maskapai. Faktanya, tidak begitu. Maskapai memang bertanggung jawab atas keselamatan penerbangan, tapi untuk kerugian lain seperti ketinggalan penerbangan karena alasan pribadi, barang hilang di luar pengawasan maskapai, atau Sakit sebelum atau sesudah terbang, itu semua bukan tanggung jawab maskapai.
Di sinilah peran asuransi perjalanan jadi penting, terutama kalau kamu bepergian jauh, membawa barang berharga, atau punya jadwal yang padat. Tanpa asuransi tambahan, risiko-risiko ini harus kamu tanggung sendiri.
4. Kapan sebaiknya membeli asuransi tambahan

Walaupun sifatnya opsional, asuransi perjalanan cukup disarankan dalam kondisi tertentu. Kamu sebaiknya mempertimbangkan beli asuransi tambahan kalau terbang ke luar negeri, transit di beberapa bandara, membawa barang mahal, perjalanan penting yang tidak bisa dibatalkan, dan musim cuaca buruk atau peak season.
Harga asuransi perjalanan biasanya relatif murah dibandingkan potensi kerugian yang bisa terjadi. Jadi, ini lebih ke soal perlindungan dan ketenangan selama perjalanan.
Sebagai penutup, satu hal yang perlu kamu ingat adalah tiket pesawat memang sudah punya perlindungan, tapi bukan berarti semua risiko ikut ditanggung. Asuransi wajib hanya melindungi hal-hal dasar, sementara kejadian kecil yang sering bikin ribet justru ada di luar cakupannya.
Jadi, sebelum klik tombol bayar, luangkan sedikit waktu buat cek opsi asuransi tambahan. Bukan soal wajib atau tidak, tapi soal kenyamanan dan rasa aman selama perjalanan. Dengan begitu, kamu bisa terbang lebih tenang tanpa khawatir hal-hal tak terduga yang bisa saja terjadi.


















