Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Saja yang Ditanggung oleh Asuransi Perjalanan?

Ilustrasi asuransi perjalanan
Ilustrasi asuransi perjalanan (pexels.com/Vlad Deep)
Intinya sih...
  • Asuransi perjalanan menanggung biaya pengobatan dan medis, termasuk rawat inap, obat-obatan, dan tindakan medis darurat.
  • Perlindungan asuransi juga mencakup evaluasi medis, repatriasi, keterlambatan dan pembatalan perjalanan, serta kehilangan dan kerusakan bagasi.
  • Asuransi perjalanan juga bisa menanggung tanggung jawab hukum pihak ketiga serta memberikan perlindungan tambahan sesuai kebutuhan seperti COVID-19.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Liburan atau perjalanan bisnis memang menyenangkan, tapi risiko di perjalanan juga gak bisa diabaikan. Mulai dari bagasi hilang, penerbangan delay, sampai kondisi darurat medis yang gak terduga. Di sinilah asuransi perjalanan punya peran penting.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum benar-benar paham apa saja yang ditanggung oleh asuransi perjalanan. Biar gak salah paham dan bisa memilih perlindungan yang tepat, yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Biaya pengobatan dan medis

Ilustrasi obat
Ilustrasi obat (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Salah satu manfaat utama asuransi perjalanan adalah menanggung biaya medis selama kamu bepergian. Perlindungan ini biasanya mencakup biaya rawat inap, rawat jalan, obat-obatan, hingga tindakan medis darurat akibat kecelakaan atau sakit mendadak.

Buat kamu yang traveling ke luar negeri, manfaat ini sangat penting. Biaya rumah sakit di beberapa negara bisa sangat mahal, dan tanpa asuransi, kamu harus menanggung semuanya sendiri. Asuransi perjalanan membantu memastikan kamu tetap aman tanpa khawatir soal biaya.

2. Evaluasi medis dan repatriasi

Ilustrasi asuransi
Ilustrasi asuransi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Dalam kondisi darurat tertentu, asuransi perjalanan juga menanggung biaya evakuasi medis. Misalnya, saat kamu harus dipindahkan ke rumah sakit lain yang fasilitasnya lebih memadai atau bahkan dipulangkan ke negara asal. Repatriasi ini termasuk pemulangan jenazah jika terjadi risiko terburuk. Meski jarang terjadi, perlindungan ini menunjukkan bahwa asuransi perjalanan gak cuma soal liburan, tapi juga soal perlindungan maksimal di situasi genting.

3. Keterlambatan dan pembatalan perjalanan

ilustrasi traveler di Bandara
ilustrasi traveler di Bandara (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Pernah mengalami penerbangan delay berjam-jam atau bahkan dibatalkan? Asuransi perjalanan biasanya menanggung kerugian akibat keterlambatan atau pembatalan perjalanan, tergantung polis yang kamu pilih. Manfaat ini bisa berupa penggantian biaya hotel tambahan, konsumsi, hingga tiket pengganti. Jadi, waktu dan uang kamu gak terbuang percuma hanya karena masalah transportasi yang di luar kendali.

4. Kehilangan dan kerusakan bagasi

ilustrasi koper dengan label tiket pesawat
ilustrasi koper dengan label tiket pesawat (pexels.com/Sergei Bezborodov)

Bagasi hilang atau rusak adalah mimpi buruk bagi banyak traveler. Untungnya, asuransi perjalanan memberikan perlindungan terhadap kehilangan, kerusakan, atau keterlambatan bagasi. Jika koper kamu gak sampai di tujuan tepat waktu atau isinya rusak, kamu bisa mengajukan klaim sesuai ketentuan polis. Biasanya, asuransi akan memberikan kompensasi berupa uang tunai atau penggantian barang.

5. Kehilangan dokumen perjalanan

Ilustrasi visa
Ilustrasi visa (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Paspor atau visa yang hilang saat traveling tentu bikin panik. Asuransi perjalanan umumnya menanggung biaya pengurusan dokumen perjalanan yang hilang, seperti paspor atau tiket. Meskipun gak mengganti sepenuhnya nilai dokumen, perlindungan ini sangat membantu untuk menutupi biaya administrasi dan kebutuhan darurat selama proses pengurusan ulang.

6. Tanggung jawab hukum pihak ketiga

Ilustrasi lawyer
Ilustrasi lawyer (unsplash.com/Melinda Gimpel)

Dalam beberapa kasus, asuransi perjalanan juga mencakup tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga. Misalnya, jika kamu secara gak sengaja menyebabkan cedera atau kerusakan properti orang lain selama perjalanan. Manfaat ini penting, terutama saat traveling ke luar negeri dengan sistem hukum yang berbeda. Asuransi membantu menanggung biaya kompensasi atau hukum sesuai ketentuan polis.

7. Perlindungan tambahan sesuai kebutuhan

Traveler perempuan
Traveler perempuan (unsplash.com/iam_os)

Selain perlindungan utama, beberapa asuransi perjalanan menawarkan manfaat tambahan. Contohnya perlindungan untuk aktivitas olahraga ekstrem, perjalanan ibadah, hingga perlindungan COVID-19. Namun, manfaat tambahan ini biasanya bersifat opsional. Jadi, kamu perlu membaca polis dengan teliti agar tahu apa saja yang ditanggung dan apa yang tidak.

Dengan berbagai risiko yang bisa terjadi kapan saja, asuransi perjalanan bukan lagi sekadar pelengkap. Ada banyak perlindungan yang ditanggung oleh asuransi perjalanan. Perlindungan ini membantu kamu bepergian dengan lebih tenang, aman, dan nyaman. Sebelum membeli, pastikan kamu memahami apa saja yang ditanggung asuransi perjalanan agar perlindungan yang kamu dapat benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai sudah bayar, tapi manfaatnya gak bisa kamu klaim karena salah pilih polis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Travel

See More

7 Tempat Wisata Imlek di Indonesia, Kental dengan Budaya

08 Feb 2026, 21:01 WIBTravel