Rencana liburan ke luar negeri biasanya sudah dimulai sejak koper dibuka di rumah. Ada pakaian yang harus dilipat, paspor yang harus dipastikan masa berlakunya, hingga itinerary yang disusun agar gak ada destinasi menarik yang terlewat. Di antara banyak persiapan tersebut, ada satu hal administratif yang perlu diperhatikan yaitu mengisi digital arrival card.
Dokumen kedatangan digital kini digunakan oleh sejumlah negara untuk mengumpulkan informasi penumpang sebelum memasuki wilayah mereka. Bentuk dan namanya pun berbeda-beda, seperti Singapura memiliki SG Arrival Card dan Malaysia menggunakan Malaysia Digital Arrival Card (MDAC). Informasi yang diminta juga dapat mencakup data perjalanan, paspor, tempat tinggal di negara tujuan, hingga deklarasi bea cukai atau kesehatan.
Formulir ini tidak selalu bisa diisi kapan saja. Ada negara yang menentukan jangka waktu tertentu sebelum kedatangan. Akibatnya, wisatawan yang baru teringat ketika sudah tiba di bandara atau setelah mendarat bisa bertanya; bagaimana jika lupa mengisi digital arrival card? Yuk, simak informasinya berikut ini!
