Apakah Mengisi Digital Arrival Card Gratis?

- Digital arrival card resmi dari pemerintah atau otoritas imigrasi umumnya gratis dan menggantikan formulir kertas untuk data identitas, paspor, perjalanan, serta akomodasi.
- Setiap negara menerapkan aturan berbeda mengenai kewajiban, waktu pengisian, dan data yang diminta; wisatawan perlu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi negara tujuan.
- Siapkan paspor, detail penerbangan, tanggal kedatangan, dan alamat akomodasi; isi data sesuai dokumen, periksa situsnya, serta simpan bukti konfirmasi setelah pengiriman.
Rencana liburan biasanya dimulai jauh sebelum koper dibuka. Tiket sudah di tangan, hotel sudah dipesan, serta itinerary mulai tersusun. Namun, masih ada satu hal yang kerap muncul menjelang keberangkatan, yaitu mengisi formulir kedatangan atau digital arrival card.
Di tengah perjalanan yang makin serba digital, sejumlah negara kini menggunakan digital arrival card untuk menggantikan formulir kedatangan dalam bentuk kertas. Formulir ini wajib diisi oleh pelancong asing secara online sebelum tiba di suatu negara sesuai dengan isi dokumen yang mencakup data diri, nomor paspor, rencana perjalanan, hingga alamat akomodasi untuk mempermudah pemeriksaan imigrasi dan bea cukai.
Bagi wisatawan, muncul pertanyaan yang cukup sederhana: apakah mengisi digital arrival card gratis? Ini dia informasi lengkapnya.
1. Digital Arrival Card apakah gratis?

ilustrasi menggunakan handphone (unsplash.com/bruce mars) Secara umum, digital arrival card resmi yang disediakan oleh pemerintah atau otoritas imigrasi suatu negara tidak dikenakan biaya atau gratis. Kamu hanya perlu mengisi data yang diminta melalui situs atau platform resmi sebelum tiba di negara tujuan. Namun, kamu perlu memperhatikan formulir kedatangan ini benar-benar berasal dari sumber resmi, ya!
Digital arrival card berfungsi untuk mencatat data diri, nomor paspor, rencana perjalanan, dan alamat tempat tinggal sementara secara elektronik sebelum memasuki suatu negara. Formulir ini memudahkan pemeriksaan imigrasi serta mempercepat proses kedatangan tanpa menggunakan kertas.
2. Digital arrival card di berbagai negara

ilustrasi mengisi formulir dengan handphone (unsplash/Clay Banks) Penggunaan digital arrival card tidak hanya berlaku di satu negara saja. Sejumlah destinasi wisata di dunia telah menerapkan sistem kedatangan digital, tetapi aturan dan mekanismenya dapat berbeda.
Ada negara yang mewajibkan wisatawan mengisi formulir mendekati tanggal keberangkatan. Ada pula yang sudah menyediakan formulir dalam jangka waktu tertentu sebelum kedatangan. Informasi yang diminta pun tidak selalu persis sama, meskipun umumnya berkaitan dengan identitas wisatawan, paspor, penerbangan, serta tempat tinggal selama berada di negara tujuan.
Karena aturan imigrasi dapat diperbarui, informasi mengenai digital arrival card sebaiknya selalu dicek kembali sebelum berangkat. Situs resmi pemerintah dan otoritas imigrasi negara tujuan merupakan tempat yang paling aman untuk mengetahui apakah formulir tersebut diwajibkan, kapan harus diisi, dan informasi apa saja yang perlu disiapkan.
3. Hal yang perlu diperhatikan saat mengisi digital arrival card

ilustrasi paspor untuk bepergian luar negeri (unsplash.com/Oxana Melis) Sebelum membuka formulir digital arrival card, ada baiknya menyiapkan beberapa informasi perjalanan. Paspor, detail penerbangan, tanggal kedatangan, serta alamat akomodasi biasanya menjadi data yang perlu dimasukkan. Pastikan setiap informasi ditulis sesuai dokumen perjalanan. Kesalahan kecil pada nomor paspor atau data penerbangan bisa membuat proses administrasi menjadi lebih merepotkan ketika tiba di bandara. Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan alamat situs sebelum mengisi formulir.
Jika digital arrival card sudah berhasil dikirim, simpan bukti pengisian atau konfirmasi sesuai petunjuk dari negara tujuan. Bukti tersebut dapat berupa email, nomor referensi, QR code, atau dokumen digital lainnya.
Yang gak kalah penting, jangan mengisi digital arrival card terlalu santai menjelang keberangkatan. Luangkan waktu untuk memeriksa persyaratannya beberapa hari sebelum terbang, agar masih ada kesempatan memperbaiki informasi jika terjadi kesalahan.
Digital arrival card resmi dari pemerintah tidak dipungut biaya, tetapi kamu tetap perlu memastikan informasi dan situs yang digunakan sebelum mengisi data. Setiap negara bisa memiliki aturan berbeda, termasuk soal waktu pengisian serta dokumen perjalanan lainnya. Karena itu, sebelum koper ditutup dan perjalanan dimulai, luangkan waktu untuk mengecek digital arrival card melalui kanal resmi negara tujuan.










![[QUIZ] Member ATEEZ yang Menemanimu Nonton Event Dieng Culture](https://image.idntimes.com/post/20240622/img-20240622-104621-fb3eae35599fb8471cb9a2073c1b2b0f.jpg)
![[QUIZ] Taman Hiburan di Jepang yang Sesuai dengan Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260320/f36d770a-450f-4aee-8c95-2f20175cdc60_5d6f2aa3-84c9-4006-bb08-984f29cf9f4c.jpeg)






