Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bolehkah Membawa Makanan ke Pesawat? Ini Aturan Resminya

Bolehkah Membawa Makanan ke Pesawat? Ini Aturan Resminya
ilustrasi makanan (pixabay.com/nickhvk)

Pernahkah kamu ragu saat mau membawa makanan ke pesawat karena takut ditahan petugas bandara? Di satu sisi, membawa bekal sendiri itu praktis dan hemat, apalagi untuk penerbangan panjang. Tapi di sisi lain, aturan penerbangan memang punya batasan yang sering bikin bingung.

Supaya perjalananmu tetap nyaman tanpa drama di pemeriksaan keamanan, sangat penting untuk mengetahui aturan resminya. Tenang saja, kamu tetap bisa membawa makanan ke pesawat asal mengikuti ketentuan yang berlaku. Yuk, simak penjelasan lengkapnya agar kamu tak salah langkah saat packing.

1. Makanan padat umumnya boleh dibawa ke pesawat

ilustrasi roti
ilustrasi roti (pixabay.com/congerdesign)

Makanan padat seperti roti, biskuit, nasi, atau lauk kering pada dasarnya boleh dibawa ke pesawat. Jenis makanan ini aman dimasukkan ke bagasi kabin maupun bagasi tercatat. Selama tidak berbau menyengat dan tidak mudah tumpah, biasanya tidak jadi masalah.

Namun, setiap maskapai bisa punya kebijakan tambahan terkait makanan tertentu. Oleh karena itu, sebaiknya makanan dibungkus rapi dan higienis. Dengan begitu, proses pemeriksaan keamanan akan berjalan lebih lancar.

2. Makanan cair terikat aturan cairan kabin

ilustrasi sambal yang disimpan dalam wadah
ilustrasi sambal yang disimpan dalam wadah (pixabay.com/phuonghoangthuy)

Makanan cair seperti sup, sambal, saus, atau yogurt termasuk dalam kategori cairan. Untuk dibawa ke kabin, volumenya tidak boleh lebih dari 100 ml per wadah. Semua wadah cairan juga harus dimasukkan ke kantong plastik transparan.

Jika ingin membawa makanan cair dalam jumlah lebih besar, kamu bisa menyimpannya di bagasi tercatat. Pastikan wadah tertutup rapat agar tidak bocor selama penerbangan. Aturan ini berlaku demi keamanan seluruh penumpang.

3. Makanan dari rumah tetap boleh, asal aman

ilustrasi nasi putih
ilustrasi nasi putih (pixabay.com/juemi)

Membawa bekal makanan dari rumah ke pesawat diperbolehkan selama tidak melanggar aturan keamanan. Pilih makanan yang tidak cepat basi dan tidak beraroma tajam. Makanan seperti nasi, lauk goreng, atau kue kering biasanya aman dibawa.

Hindari membawa makanan yang mudah rusak tanpa pendingin. Selain berisiko basi, makanan tersebut bisa menimbulkan bau yang mengganggu penumpang lain. Dengan pilihan yang tepat, bekal dari rumah tetap jadi solusi praktis saat terbang.

4. Aturan berbeda untuk penerbangan internasional

ilustrasi pesawat
ilustrasi pesawat (pexels.com/Quynh Tran)

Jika kamu terbang ke luar negeri, aturan membawa makanan bisa lebih ketat. Banyak negara melarang masuknya produk hewani, buah segar, dan makanan tertentu. Tujuannya untuk mencegah penyebaran penyakit dan hama.

Sebelum berangkat, sebaiknya cek aturan bea cukai negara tujuan. Makanan yang aman di penerbangan domestik belum tentu boleh dibawa saat penerbangan internasional. Kesalahan kecil bisa berujung makanan disita atau bahkan denda.

5. Makanan khusus bayi dan medis dapat pengecualian

ilustrasi botol susu bayi
ilustrasi botol susu bayi (vecteezy.com/Irfani Kurniawati)

Makanan bayi seperti susu formula, ASI, dan MPASI mendapatkan pengecualian khusus. Kamu boleh membawa makanan ini dalam jumlah yang dibutuhkan selama penerbangan. Biasanya petugas keamanan akan melakukan pemeriksaan tambahan.

Begitu juga dengan makanan untuk kebutuhan medis tertentu. Pastikan kamu membawa bukti pendukung jika diperlukan. Dengan begitu, perjalanan tetap nyaman tanpa mengorbankan kebutuhan penting.

Jadi, membawa makanan ke pesawat sebenarnya tidak seseram yang dibayangkan, asal tahu aturannya. Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa tetap menikmati makanan favorit selama perjalanan. Siap terbang tanpa rasa lapar dan tanpa drama di bandara?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Kenapa Kini Anak Muda Suka Solo Traveling? Ini Alasannya!

22 Feb 2026, 14:20 WIBTravel