Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara ke Islamic Arts Museum Malaysia dari KL Sentral, Begini Rutenya
potret Islamic Art Museum Malaysia (vecteezy.com/Richie Chan)
  • Islamic Arts Museum Malaysia di Jalan Lembah Perdana dapat dijangkau dari KL Sentral dengan KTM ke Kuala Lumpur Railway Station, lalu berjalan sekitar lima menit melewati Masjid Negara.
  • Alternatif transportasi umum adalah LRT atau MRT ke Pasar Seni, kemudian berjalan sekitar 10 menit menuju museum; rute ini dapat sekaligus melewati kawasan pusat kota.
  • Taksi atau e-hailing dari KL Sentral memerlukan sekitar lima menit, sedangkan berjalan kaki berjarak 1,8 kilometer; museum buka setiap hari pukul 09.30–18.00.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sedang berada di KL Sentral dan ingin mengunjungi Islamic Arts Museum Malaysia? Kamu tidak perlu bingung mencari rute karena museum ini cukup mudah dijangkau dari pusat transportasi Kuala Lumpur. Ada beberapa pilihan perjalanan yang bisa disesuaikan dengan waktu, tenaga, dan kenyamananmu.

Islamic Arts Museum Malaysia atau IAMM berada di Jalan Lembah Perdana, tidak jauh dari Masjid Negara dan kawasan Perdana Botanical Garden. Kalau ini merupakan kunjungan pertamamu, mengetahui titik transit dan akses jalan akan membuat perjalanan terasa jauh lebih praktis. Yuk, simak rute dari KL Sentral ke Islamic Arts Museum Malaysia berikut ini supaya tidak salah arah.

1. Naik KTM dari KL Sentral ke Kuala Lumpur Railway Station

potret KTM Komuter di KL Sentral (commons.wikimedia.org/Brownc)

Salah satu pilihan paling sederhana adalah menggunakan KTM Komuter dari KL Sentral menuju Kuala Lumpur Railway Station. Setelah turun di Kuala Lumpur Railway Station, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Islamic Arts Museum Malaysia. Pihak museum menyebut stasiun Kuala Lumpur sebagai salah satu stasiun terdekat dengan jarak sekitar lima menit berjalan kaki melewati area Masjid Negara.

Rute ini cocok untuk kamu yang ingin menggunakan transportasi umum tanpa harus berganti terlalu banyak moda. Setelah keluar dari stasiun, ikuti arah menuju Masjid Negara sebelum melanjutkan ke Jalan Lembah Perdana. Pastikan tujuan di peta diarahkan ke pintu masuk utama museum agar kamu tidak berjalan ke area kompleks yang berbeda.

2. Pilih Pasar Seni LRT atau MRT sebagai alternatif

potret Stasiun Pasar Seni (commons.wikimedia.org/*angys*)

Pilihan lainnya adalah menuju Stasiun Pasar Seni yang dilayani LRT dan MRT. Dari KL Sentral, kamu dapat memilih transportasi yang sesuai dengan jalur yang sedang digunakan, kemudian lanjutkan perjalanan dari Pasar Seni menuju museum. Menurut informasi resmi IAMM, Pasar Seni merupakan salah satu stasiun terdekat dengan waktu berjalan kaki sekitar 10 menit melewati Masjid Negara.

Rute Pasar Seni bisa menjadi pilihan menarik jika kamu memang ingin sekaligus mampir ke kawasan Pasar Seni atau pusat Kota Kuala Lumpur. Setelah tiba di stasiun, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju area Masjid Negara dan Jalan Lembah Perdana. Perhatikan papan petunjuk dan gunakan aplikasi peta untuk memastikan arah perjalanan tetap sesuai tujuan.

3. Gunakan taksi atau e-hailing agar lebih praktis

potret taksi di Kuala Lumpur (commons.wikimedia.org/Ilya Plekhanov)

Kalau membawa banyak barang atau ingin perjalanan yang lebih simpel, taksi dan layanan e-hailing bisa menjadi pilihan dari KL Sentral. Pihak Islamic Arts Museum Malaysia menyebut perjalanan dari KL Sentral menuju museum dapat ditempuh dengan taksi atau e-hailing sekitar lima menit. Waktu perjalanan tetap dapat berubah tergantung kondisi lalu lintas Kuala Lumpur.

Saat memesan kendaraan, masukkan tujuan Islamic Arts Museum Malaysia (Front Entrance) agar pengemudi mengantarkanmu ke pintu masuk utama. Alamat museum berada di Jalan Lembah Perdana, 50480 Kuala Lumpur. Dengan begitu, kamu tidak perlu turun terlalu jauh dari gedung museum dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

4. Berjalan kaki dari KL Sentral untuk yang suka jalan-jalan

potret Stasiun KL Sentral (commons.wikimedia.org/PulauKakatua19)

Kalau ingin sekaligus menikmati suasana Kuala Lumpur, perjalanan dengan berjalan kaki juga bisa dipertimbangkan. Jarak dari KL Sentral ke Islamic Arts Museum Malaysia sekitar 1,8 kilometer menurut perencana perjalanan, sehingga perjalanan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan menggunakan kendaraan.

Rute berjalan kaki sebaiknya dilakukan saat cuaca tidak terlalu panas dan kamu membawa barang seperlunya. Kamu bisa mengarahkan perjalanan menuju kawasan Masjid Negara sebelum melanjutkan ke Jalan Lembah Perdana. Sesampainya di sekitar museum, kamu juga berada dekat dengan sejumlah tempat wisata lain seperti Kuala Lumpur Railway Station, Perdana Botanical Garden, dan Masjid Negara.

5. Pilih rute sesuai tujuan dan waktu kunjungan

potret Islamic Art Museum Malaysia (commons.wikimedia.org/Chainwit.)

Kalau ingin cepat dan tidak banyak berjalan, taksi atau e-hailing dari KL Sentral merupakan pilihan yang praktis. Untuk pengalaman menggunakan transportasi umum, kamu bisa memilih KTM menuju Kuala Lumpur Railway Station atau menuju Pasar Seni kemudian berjalan kaki. Sementara itu, berjalan langsung dari KL Sentral cocok untuk kamu yang memang ingin menjelajahi kawasan sekitar dengan berjalan kaki.

Sebelum berangkat, pastikan kamu juga mengecek jam operasional museum agar waktu perjalanan bisa disesuaikan. Saat ini Islamic Arts Museum Malaysia buka setiap hari pukul 09.30–18.00 dengan last entry pukul 17.30, sedangkan tiket umum untuk dewasa tercantum RM20 dan tiket pelajar RM10.

Begitu sampai di kawasan museum, jangan buru-buru masuk karena area sekitarnya juga menarik untuk dijelajahi. Kamu bisa sekalian menyempatkan diri melihat Masjid Negara atau menikmati suasana hijau Perdana Botanical Garden sebelum mulai berburu koleksi seni di dalam museum.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article