Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Hal Unik tentang Transportasi di Sri Lanka, Wisatawan Perlu Tahu!

6 Hal Unik tentang Transportasi di Sri Lanka, Wisatawan Perlu Tahu!
ilustrasi Kandy, Sri Lanka (pexels.com/Gihan Bandara)
  • Kereta Kandy-Ella menawarkan panorama perkebunan teh dan pegunungan, tetapi perjalanan cenderung lama serta dapat terlambat.
  • Tuk-tuk praktis untuk jarak pendek hingga kawasan wisata, sementara bus murah menjangkau banyak wilayah namun sering ramai dan waktu tempuhnya tidak pasti.
  • Sri Lanka menerapkan lalu lintas kiri; kondisi jalan, kemacetan, dan medan membuat perjalanan antarkota lebih lama, sehingga moda perlu dipilih sesuai waktu, anggaran, dan kebutuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Transportasi di Sri Lanka bukan sekadar sarana untuk berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain. Negara kepulauan di Asia Selatan ini memiliki sistem transportasi yang cukup beragam, mulai dari kereta api yang melewati perkebunan teh, bus antarkota, hingga tuk-tuk yang menjadi kendaraan sehari-hari masyarakat. Beberapa di antaranya bahkan menawarkan pengalaman perjalanan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Namun, karakter transportasi di Sri Lanka mungkin cukup berbeda bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung. Mulai dari sistem berkendara di sisi kiri hingga perjalanan kereta yang terkenal dengan pemandangannya, berikut beberapa hal unik yang perlu diketahui sebelum menjelajahi Sri Lanka.

  1. 1. Kereta Kandy-Ella terkenal karena melewati perkebunan teh dan pegunungan

    ilustrasi kereta Kandy-Ella di Sri Lanka
    ilustrasi kereta Kandy-Ella di Sri Lanka (pexels.com/Atlantic Ambience)

    Perjalanan kereta api dari Kandy menuju Ella merupakan salah satu pengalaman transportasi yang paling populer di Sri Lanka. Jalurnya melewati kawasan pegunungan tengah dengan pemandangan perkebunan teh, hutan, lembah, dan desa-desa yang dapat dilihat dari jendela kereta. Tidak mengherankan jika perjalanan ini sering dianggap sebagai salah satu perjalanan kereta paling indah di negara tersebut.

    Meski demikian, perjalanan dengan kereta bukan pilihan tercepat untuk semua rute. Kereta dapat mengalami keterlambatan dan perjalanan menuju kawasan pegunungan membutuhkan waktu cukup panjang. Bagi wisatawan, daya tarik utamanya justru terletak pada pengalaman menikmati perjalanan secara perlahan sambil melihat lanskap Sri Lanka, bukan sekadar mencapai tujuan secepat mungkin.

  2. 2. Tuk-tuk bisa digunakan untuk berkeliling kota hingga menjelajahi daerah sekitar

    ilustrasi tuk-tuk di Sri Lanka
    ilustrasi tuk-tuk di Sri Lanka (pexels.com/Maciej Cisowski)

    Tuk-tuk atau kendaraan roda tiga merupakan salah satu moda transportasi yang paling mudah ditemukan di Sri Lanka. Ukurannya yang kecil membuat kendaraan ini praktis digunakan untuk perjalanan singkat di kota, menuju stasiun kereta, atau mencapai tempat-tempat yang tidak dilalui kendaraan umum berukuran besar.

    Menariknya, tuk-tuk juga dapat digunakan untuk perjalanan yang lebih jauh, terutama di kawasan wisata. Wisatawan sebaiknya menyepakati tarif sebelum perjalanan jika menggunakan tuk-tuk yang ditemukan langsung di jalan. Alternatif lainnya adalah menggunakan layanan pemesanan kendaraan berbasis aplikasi yang tersedia di sejumlah wilayah, sehingga tarif dapat diketahui sebelum perjalanan dimulai.

  3. 3. Bus lokal menjadi moda transportasi murah yang menghubungkan banyak wilayah

    ilustrasi bus di Sri Lanka
    ilustrasi bus di Sri Lanka (pexels.com/Atlantic Ambience)

    Bus merupakan salah satu moda transportasi utama bagi masyarakat Sri Lanka dan menjangkau banyak rute antarkota maupun dalam kota. Bagi wisatawan dengan anggaran terbatas, bus dapat menjadi pilihan yang jauh lebih ekonomis dibandingkan kendaraan pribadi atau taksi.

    Namun, pengalaman menggunakan bus lokal bisa sangat berbeda dari perjalanan menggunakan kendaraan wisata. Bus dapat cukup ramai, berhenti berkali-kali, dan waktu tempuhnya dipengaruhi kondisi lalu lintas. Karena itu, bus lebih cocok bagi wisatawan yang memiliki jadwal fleksibel dan ingin merasakan suasana perjalanan seperti masyarakat lokal. Untuk perjalanan yang membutuhkan ketepatan waktu, sebaiknya sediakan waktu cadangan.

  4. 4. Berkendara di Sri Lanka mengharuskan wisatawan berada di sisi kiri jalan

    Berkendara di Sri Lanka.
    ilustrasi berkendara di Sri Lanka (pexels.com/Maxim Nevedimov)

    Berbeda dengan negara-negara yang menerapkan lalu lintas sebelah kanan, Sri Lanka menggunakan sistem berkendara di sisi kiri jalan seperti di Indonesia. Pengemudi duduk di sebelah kanan kendaraan dan kendaraan berjalan di jalur sebelah kiri, sehingga wisatawan dari negara dengan sistem berbeda perlu beradaptasi.

    Hal ini menjadi pertimbangan penting jika ingin menyewa mobil atau kendaraan sendiri. Selain memahami aturan lalu lintas, wisatawan perlu memastikan dokumen dan izin mengemudi yang diperlukan sudah terpenuhi. Bagi yang belum terbiasa dengan sistem lalu lintas sebelah kiri, menyewa mobil bersama pengemudi dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman karena wisatawan tidak perlu beradaptasi sambil mengemudi di jalan yang asing.

  5. 5. Perjalanan antarkota bisa memakan waktu lebih lama karena kondisi jalan dan medan

    Naik bus di Sri Lanka.
    ilustrasi naik bus di Sri Lanka (pexels.com/Orkhan Sweden)

    Jarak antardestinasi di Sri Lanka mungkin terlihat tidak terlalu jauh di peta, tetapi waktu tempuhnya bisa cukup panjang. Kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, banyaknya pemberhentian bus, serta medan pegunungan dapat membuat perjalanan berlangsung lebih lama daripada perkiraan wisatawan.

    Hal ini terutama perlu diperhatikan ketika menyusun itinerary. Sebaiknya jangan memasukkan terlalu banyak destinasi dalam satu hari hanya karena jaraknya terlihat berdekatan. Jika harus mengejar penerbangan, kereta lanjutan, atau reservasi tertentu, berikan waktu cadangan. Untuk perjalanan dengan beberapa destinasi sekaligus, kendaraan pribadi dengan pengemudi juga dapat memberikan fleksibilitas lebih besar.

  6. 6. Kereta, bus, tuk-tuk, dan mobil cocok untuk kebutuhan perjalanan yang berbeda

    ilustrasi transportasi tuk-tuk di Sri Lanka
    ilustrasi transportasi tuk-tuk di Sri Lanka (pexels.com/Atlantic Ambience)

    Tidak ada satu moda transportasi yang paling ideal untuk seluruh perjalanan di Sri Lanka. Kereta api cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan dan pengalaman perjalanan yang khas, terutama di kawasan pegunungan. Bus dapat menjadi pilihan ekonomis untuk perjalanan antarkota, sedangkan tuk-tuk lebih praktis untuk perjalanan jarak pendek dan menjelajahi area sekitar.

    Sementara itu, mobil dengan pengemudi dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi beberapa tempat dalam waktu terbatas tanpa harus bergantung pada jadwal transportasi umum. Dengan mengombinasikan beberapa moda transportasi, wisatawan dapat menyesuaikan perjalanan berdasarkan anggaran, waktu, kenyamanan, sekaligus pengalaman yang ingin didapatkan.

    Transportasi di Sri Lanka pada akhirnya menjadi bagian dari pengalaman menjelajahi negara ini. Dari perjalanan kereta melewati perkebunan teh hingga naik tuk-tuk di jalanan kota, setiap moda menawarkan cara berbeda untuk melihat kehidupan sehari-hari dan lanskap Sri Lanka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More