Dulu, mengurus visa sering dianggap sekadar formalitas sebelum liburan ke luar negeri. Selama dokumen lengkap dan dana mencukupi, banyak traveler merasa prosesnya akan berjalan lancar. Namun, belakangan pengalaman itu mulai berubah. Banyak orang mengeluhkan waktu tunggu visa yang makin panjang, biaya yang melonjak, hingga persyaratan yang semakin detail dan ketat.
Perubahan ini bukan sekadar perasaan semata. Dalam beberapa tahun terakhir, sistem perjalanan global memang mengalami banyak penyesuaian. Mulai dari kebijakan keamanan, arus migrasi, hingga tekanan ekonomi global, semuanya ikut memengaruhi cara negara-negara mengatur pintu masuknya. Alhasil, traveler, termasuk dari Indonesia, perlu bersiap menghadapi realitas baru saat mengajukan visa.
Lantas, apa sebenarnya yang membuat pengajuan visa kini terasa lebih lama dan lebih mahal dibanding sebelumnya? Berikut beberapa faktor utama yang sering luput dari perhatian.
