Liburan tidak selalu harus diisi dengan mengejar banyak tempat dalam waktu singkat. Ada kalanya perjalanan justru terasa lebih menyenangkan ketika dilakukan dengan santai, tanpa terlalu sibuk memikirkan berapa banyak destinasi yang harus dikunjungi dalam satu hari.
Konsep ini dikenal sebagai slow travel. Bukan sekadar bepergian dengan tempo lebih lambat, slow travel mengajak wisatawan menikmati perjalanan sebagai bagian dari pengalaman, bukan hanya menjadikan perjalanan sebagai cara untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Salah satu cara sederhana untuk merasakan pengalaman tersebut adalah menggunakan transportasi umum lokal. Bus kota, angkot, kereta lokal, hingga kendaraan umum yang biasa digunakan masyarakat setempat bisa memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi khusus wisatawan. Lantas, kenapa transportasi umum lokal cocok untuk wisata slow travel?
