Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Plus Minus Direct Flight yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Traveling

Ilustrasi awak pesawat (pexels.com/Vinh Lâm)
Ilustrasi awak pesawat (pexels.com/Vinh Lâm)

Saat merencanakan perjalanan, direct flight atau penerbangan langsung sering menjadi pilihan utama bagi para traveler yang ingin perjalanan lebih cepat dan praktis. Dengan tidak adanya transit, waktu tempuh jadi lebih singkat dan praktis, sehingga ktia bisa tiba di tujuan tanpa ribet berpindah pesawat. 

Namun, di balik kemudahannya, direct flight juga memiliki kekurangan yang perlu jadi pertimbangkan. Berikut kelebihan dan kekurangan direct flight yang bisa jadi bahan pertimbangan sebelum kamu memesan tiket pesawat. Simak, ya!

1. Kelebihan direct flight

Ilustrasi suasana di dalam pesawat (pexels.com/Domenico Bandiera)
Ilustrasi suasana di dalam pesawat (pexels.com/Domenico Bandiera)

1. Hemat waktu perjalanan.

Keunggulan utama dari direct flight adalah menghemat waktu perjalanan. Tanpa perlu transit, kamu bisa langsung mencapai tujuan tanpa harus menunggu di bandara lain. Hal tersebut tentu sangat ideal untuk perjalanan bisnis atau jika kamu memiliki jadwal yang padat.

2. Mengurangi risiko ketinggalan pesawat.

Dengan direct flight, kamu tidak perlu khawatir tentang risiko ketinggalan pesawat saat transit. Semua waktu perjalanan sudah terjadwal dalam satu penerbangan tanpa jeda, membuat perjalanan lebih tenang.

3. Lebih nyaman dan praktis.

Penerbangan langsung memungkinkan kamu untuk tetap berada di pesawat hingga tiba di destinasi tujuan. Tidak ada proses tambahan seperti turun dari pesawat, melewati pemeriksaan keamanan lagi, atau mencari gate keberangkatan berikutnya.

2. Kekurangan direct flight

Ilustrasi situasi di dalam pesawat (pexels.com/Pew Nguyen)
Ilustrasi situasi di dalam pesawat (pexels.com/Pew Nguyen)

1. Harga tiket cenderung lebih mahal.

Salah satu kekurangan direct flight adalah harganya yang cenderung lebih mahal dibandingkan penerbangan dengan transit. Maskapai biasanya mematok tarif lebih tinggi untuk kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan.

2. Pilihan destinasi yang terbatas.

Tidak semua rute memiliki opsi penerbangan langsung. Jika tujuan kamu adalah kota kecil atau destinasi yang tidak populer, kemungkinan besar kamu harus memilih penerbangan dengan transit.

3. Durasi penerbangan yang panjang.

Untuk rute jarak jauh, direct flight bisa menjadi kurang nyaman. Sebab, durasi penerbangan yang panjang tanpa jeda. Hal ini bisa menyebabkan kelelahan, terutama jika kamu tidak terbiasa duduk lama di pesawat.

3. Tips memilih direct flight

Ilustrasi situasi di dalam pesawat (pexels.com/Dylan Bueltel)
Ilustrasi situasi di dalam pesawat (pexels.com/Dylan Bueltel)

Ada beberapat tips yang bisa kamu perhatikan jika mau memilih penerbangan langsung atau direct flight. Berikut di antaranya.

  • Pertimbangkan waktu perjalanan. Jika kamu memiliki jadwal ketat, direct flight bisa menjadi pilihan terbaik. Bila perlu, pilih waktu penerbangan yang sesuai dengan waktu istirahatmu. 
  • Perhatikan bujetmu. Bandingkan harga direct flight dengan penerbangan transit untuk menentukan mana yang lebih sesuai dengan anggaran.
  • Cek ketersediaan rute penerbangan. Pastikan rute yang kamu butuhkan tersedia sebagai direct flight.

Infografis plus minus direct flight (IDN Times/Sukma Mardya Shakti)
Infografis plus minus direct flight (IDN Times/Sukma Mardya Shakti)

Itu dia beberapa plus minus direct flight yang bisa jadi bahan pertimbanganmu. Sebelum memutuskan, pertimbangkan kebutuhan, tujuan perjalanan, dan bujetmu, ya! Dengan begitu, kamu bisa menikmati perjalanan yang lebih lancar dan sesuai harapan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
Fina Wahibatun Nisa
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us