Liburan yang terlalu padat kadang punya jebakan sendiri. Hari pertama masih semangat bangun pagi, mengejar sunrise, lanjut ke beberapa tempat, kulineran, lalu mencari spot foto sampai malam. Hari berikutnya, alarm berbunyi, tapi rasanya ingin pura-pura tidak mendengarnya.
Padahal, tujuan traveling bukan mengubah liburan menjadi lomba untuk mengunjungi sebanyak mungkin tempat. Di sinilah konsep no plan day bisa dicoba, di mana ada satu hari dalam perjalanan yang sengaja dibuat tanpa itinerary padat. Kamu bisa bangun lebih siang, nongkrong santai di sekitar penginapan, jalan-jalan ringan tanpa tujuan, atau bahkan gak pergi ke mana-mana.
Lantas, bagaimana menentukan waktu yang tepat untuk melakukannya? Ini dia lima tips untuk menentukan no plan day saat traveling!
