Berjalan di tanjakan atau turunan curam sering kali menjadi tantangan terbesar saat mendaki atau sekadar berjalan-jalan di perbukitan. Menanjak bisa membuat napas terengah-engah, sementara turunan yang tampak mudah justru bisa membuat lutut gemetar dan risiko tergelincir meningkat. Menguasai medan miring memang membutuhkan teknik yang berbeda dari berjalan di permukaan datar.
Banyak orang mengira bagian tersulit adalah saat menanjak, padahal turunan bisa sama berbahayanya jika tidak dilakukan dengan teknik yang benar. Dilansir Walking Academy, berjalan di medan miring membutuhkan postur dan penempatan kaki yang tepat untuk menghindari cedera atau ketegangan pada tubuh. Nah, daripada pendakianmu jadi ajang siksa diri, yuk, kuasai empat teknik jitu ini biar kamu bisa melibas tanjakan dan turunan dengan lebih efisien!