4 Penyebab Korosi pada Body Mobil, Harus Bisa Dicegah!

- Paparan air hujan terus-menerus dapat memicu korosi pada body mobil karena kandungan asamnya, terutama di kawasan perkotaan dengan polusi tinggi.
- Mobil yang tidak dikeringkan setelah dicuci berisiko berkarat akibat sisa air; pengeringan penting dilakukan untuk mencegah korosi pada bagian logam.
- Merendam atau membawa mobil melewati banjir serta membiarkannya terkena air laut dapat mempercepat korosi karena air mengenai komponen logam.
Memiliki mobil ternyata memang membutuhkan usaha ekstra untuk memastikan bahwa kondisinya tetap aman dan terawat dengan baik. Hal ini karena mobil memiliki risiko tersendiri yang bisa terjadi pada bagian mesin atau pun body mobilnya, sehingga harus dirawat secara berkala.
Salah satu risiko yang bisa saja terjadi adalah korosi yang kerap terdapat pada beberapa area mobil, khususnya bagian-bagian yang terbuat dari logam. Sebetulnya korosi atau pun karatan pada mobil bisa diakibatkan karena beberapa penyebab berikut ini, sehingga kamu perlu mengantisipasinya dengan cermat.
1. Terkena paparan air hujan terus menerus

ilustrasi mobil saat hujan (pexels.com/Erik Mclean) Penyebab pertama mengapa mobil bisa mengalami karatan atau pun korosi ternyata bisa diakibatkan karena terkena air hujan berlebih. Sebetulnya ini menjadi masalah serius karena berpotensi menyebabkan korosi pada berbagai bagian mobil yang sudah tentu akan sulit untuk dihilangkan.
Air hujan mengandung zat asam yang jauh lebih tinggi, apalagi di kawasan perkotaan yang dikenal tinggi polusi. Inilah yang menjadi alasan mengapa risiko korosi yang diakibatkan karena air hujan semakin tinggi apabila sampai mengenai body mobil.
2. Tidak dikeringkan setelah dicuci

ilustrasi mencuci mobil (unsplash.com/Erik Mclean) Kamu yang rajin mencuci mobil setiap hari ternyata tidak boleh mengabaikan aktivitas mengeringkan mobil setelahnya. Hal ini karena memang mengeringkan mobil setelah mencuci menjadi satu hal penting untuk mencegah risiko korosi atau pun karatan yang mungkin terjadi.
Ada banyak orang yang setelah mencuci mobil justru tidak mengeringkannya kembali, sehingga membuat sisa-sisa dari air tersebut kemudian mengakibatkan korosi. Jika kamu tidak ingin repot mengeringkan mobil, maka kamu bisa mencucinya di bawah sinar Matahari pagi atau sore agar mobil bisa cepat kering.
3. Terendam banjir

ilustrasi hujan di jalanan (pexels.com/Genaro Servín) Jika kamu melihat ada genangan air yang cukup tinggi atau pun banjir, maka sebaiknya jangan memaksakan diri untuk melajukan kendaraan. Alasannya karena memang banjir yang terlampau tinggi bisa menjadi risiko tersendiri apabila memaksakan untuk menerobosnya.
Bukan tidak mungkin jika mobil akan terendam banjir yang mengakibatkan area-area logamnya jadi ikut terendam. Risikonya bisa membuat mobil mengalami korosi atau karatan pada beberapa bagiannya, sehingga berpotensi menyebabkan keropos dan merusaknya.
4. Terkena air laut

ilustrasi mobil SUV (unsplash.com/tabeaschimpf) Ada orang-orang yang memang senang untuk membawa mobilnya ke tepi pantai, sebab dianggap sangat menyenangkan untuk melihat pemandangan sekitar. Padahal kamu tentu perlu memahami bahwa air laut bisa menyebabkan risiko tersendiri terhadap mobil, khususnya pada bagian yang terbuat dari logam.
Jika kamu terus-terusan membiarkan mobil terkena air laut maka hal ini akan menyebabkan korosi tersendiri pada beberapa bagiannya. Hal tersebut diakibatkan karena air laut mengandung kadar mineral dan garam yang sangat tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan korosi.
Ternyata memang kamu harus lebih berhati-hati lagi pada saat merawat mobil. Jangan sampai mobilmu mengalami korosi yang mengakibatkan bagian-bagian logamnya menjadi mudah karatan. Rawatlah mobil dengan baik agar terbebas dari risiko korosi yang mengganggu.



















