Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Solusi Menghilangkan Bunyi Berdecit Pintu Mobil

4 Solusi Menghilangkan Bunyi Berdecit Pintu Mobil
ilustrasi pintu mobil (pexels.com/Ayyeee Ayyeee)
  • Bunyi berdecit pada pintu mobil dapat mengganggu konsentrasi dan menandakan masalah engsel atau mekanisme pintu yang berpotensi memengaruhi keamanan.
  • Engsel perlu rutin dibersihkan dengan cairan pembersih serta antikarat, sementara karet pintu aus sebaiknya diganti agar pintu kembali rapat dan kedap suara.
  • Lakukan pelumasan engsel dan pengait secara berkala serta bersihkan celah pintu; jika bunyi berlanjut, periksakan kendaraan ke mekanik profesional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bunyi berisik yang berasal dari komponen pintu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman selama berkendara. Selain mengganggu konsentrasi, suara tersebut juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada engsel atau mekanisme pintu. Kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan begitu saja.

Jika dibiarkan, komponen pintu yang bermasalah berpotensi membahayakan keselamatan kamu saat di jalan. Pintu yang tidak berfungsi dengan baik bisa terbuka tiba-tiba atau sulit ditutup dengan rapat. Jangan khawatir, jika kamu mengalami masalah ini, kamu bisa mengatasinya dengan cara berikut.

  1. 1. Rutin membersihkan engsel pintu

    ilustrasi buka pintu mobil
    ilustrasi buka pintu mobil (unsplash.com/Streetwindy)

    Bunyi berdecit pada pintu kendaraan umumnya muncul karena engselnya kotor atau kering. Engsel pintu terbuat dari besi sehingga rawan berkarat apabila jarang dirawat dan terkena debu. Oleh karena itu, membersihkan bagian engsel secara rutin menjadi langkah penting untuk mengurangi suara tersebut.

    Untuk perawatan yang lebih optimal, kamu bisa memakai cairan khusus pembersih dan anti karat. Semprotkan cairan tersebut pada engsel pintu minimal satu kali dalam seminggu. Dengan cara ini, engsel akan tetap terlumasi dan pintu kendaraan kamu bisa bekerja dengan halus tanpa menimbulkan bunyi.

  2. 2. Rutin mengganti karet pintu

    ilustrasi pintu mobil
    ilustrasi pintu mobil (unsplash.com/Liubomyr Vovchak)

    Kerusakan pada karet pintu sering kali menjadi penyebab munculnya bunyi atau celah saat pintu ditutup. Karet yang sudah aus tidak lagi mampu meredam getaran dan menjaga kerapatan pintu dengan baik. Kondisi ini tentu membuat kenyamanan berkendara menjadi berkurang.

    Solusi yang paling tepat untuk masalah tersebut adalah mengganti karet pintu dengan yang baru. Pastikan kamu membeli karet pengganti di toko suku cadang resmi agar mendapatkan produk yang asli. Dengan begitu, pintu kendaraan kamu akan kembali rapat, kedap suara, dan berfungsi seperti semula.

  3. 3. Rutin melakukan pelumasan

    ilustrasi pintu mobil
    ilustrasi pintu mobil (unsplash.com/Erik Mclean)

    Pelumasan pada bagian pintu mobil perlu dilakukan secara berkala agar tidak menimbulkan bunyi. Komponen seperti engsel dan pengait memerlukan pelumas agar gerakannya tetap halus dan tidak cepat aus. Sebaiknya kamu melakukan pelumasan minimal dua minggu sekali untuk menjaga performa pintu tetap optimal.

    Selain melumasi, kamu juga disarankan membersihkan sela-sela dan celah pada pintu saat melakukan perawatan. Kotoran yang menumpuk di area tersebut dapat menghambat kerja komponen dan mempercepat kerusakan. Rutin melakukan cara ini hasilnya seluruh bagian pintu mobil kamu akan tetap berfungsi dengan baik.

  4. 4. Konsultasi dengan mekanik andal

    ilustrasi pintu mobil
    ilustrasi pintu mobil (unsplash.com/Markus Spiske)

    Apabila masalah pada pintu mobil belum dapat ditangani sendiri, sebaiknya kamu meminta bantuan mekanik profesional. Penanganan oleh tenaga ahli akan membantu menemukan sumber masalah secara lebih tepat. Dengan begitu, perbaikan yang dilakukan pun menjadi lebih efektif dan aman.

    Jika kamu masih merasa ragu, tidak ada salahnya membawa kendaraan ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Di bengkel, setiap komponen pintu akan dicek secara detail untuk memastikan tidak ada kerusakan lain. Langkah ini penting agar kamu dapat berkendara dengan nyaman tanpa khawatir munculnya masalah serupa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More