Tips Menjaga Performa Mobil Berusia di Atas 10 Tahun

- Rutin melakukan servis berkala untuk mendeteksi kerusakan kecil sejak awal
- Menggunakan oli dan cairan sesuai spesifikasi pabrikan untuk mengurangi risiko gesekan
- Memperhatikan kondisi kaki-kaki dan suspensi agar kendaraan tetap stabil dan nyaman
Mobil yang telah berusia di atas 10 tahun masih bisa digunakan secara optimal apabila dirawat dengan tepat dan konsisten. Usia kendaraan memang sangat memengaruhi kondisi komponen, namun perawatan yang benar bisa memperpanjang masa pakai dan juga memastikan kenyamanan dalam berkendara.
Banyak pemilik mobil lama mungkin beranggapan bahwa penurunan performa merupakan hal yang tidak Bisa dihindarkan. Oleh sebab itu, simaklah beberapa tips berikut ini dalam menjaga performa mobil berusia di atas 10 tahun agar kondisinya tetap ideal.
1. Rutin melakukan servis berkala

Servis berkala sebetulnya merupakan kunci penting untuk memastikan performa mobil yang sudah cukup berumur. Pemeriksaan menyeluruh dapat membantu untuk mendeteksi adanya kerusakan kecil sejak awal sebelum nantinya berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Pada mobil berusia di atas 10 tahun, maka interval servis sebaiknya harus diperhatikan dengan seksama. Komponen seperti busi, filter udara dan sistem pendingin harus secara rutin dicek agar memastikan bahwa kinerja mesin tetap terjaga dengan stabil.
2. Menggunakan oli dan cairan sesuai spesifikasi

Pemilihan oli mesin yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan ternyata bisa membawa pengaruh yang cukup signifikan terhadap kondisi mesin tua. Oli yang tepat dapat membantu untuk mengurangi risiko gesekan dan juga memproteksi komponen dari risiko kehausan secara berlebih.
Bukan hanya oli mesin, cairan seperti minyak rem dan cairan radiator juga harus diperhatikan dengan seksama. Penggantian secara berkala dapat memastikan sistem bekerja secara optimal dan juga mencegah risiko kerusakan yang tidak diinginkan.
3. Memperhatikan kondisi kaki-kaki dan suspensi

Kaki-kaki dan suspensi pada mobil lama pada umumnya rentan Mengalami penurunan elastisitas. Kondisi ini bisa memengaruhi kenyamanan dan juga kestabilan kendaraan ketika melaju di kondisi jalan yang beragam.
Pemeriksaan rutin dapat membantu memastikan bahwa memang tidak ada komponen yang aus atau sudah longgar. Dengan suspensi yang terawat dengan baik, maka kontrol kendaraan pun akan tetap optimal dan risiko kerusakan lanjutan bisa dikurangi.
4. Menjaga gaya berkendara tetap halus

Gaya berkendara ternyata sangat memengaruhi usia pakai dari mobil milikmu, terutama yang usianya sudah lebih dari 10 tahun. Akselerasi dan pengereman yang terlalu agresif bisa mempercepat risiko keausan pada berbagai komponen penting lainnya.
Berkendara secara halus setidaknya dapat membantu mesin dan transmisi untuk bekerja dengan lebih ringan tanpa hambatan. Pola ini juga membantu untuk memastikan pengonsumsian bahan bakar tetap efisien dan performa mobil pun lebih stabil dalam jangka panjang.
Mobil berusia di atas 10 tahun memang masih layak digunakan selama dirawat dengan baik. Justru dengan memperhatikan perawatan rutin dan mengadopsi gaya berkendara yang tepat, maka performa mobil bisa terjaga lebih lama. Jangan sepelekan servis rutin untuk mobil yang usianya sudah di atas 10 tahun.


















