Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Memperbaiki Rantai Motor yang Kendur, Jangan Ditunda!

ilustrasi rantai motor (pexels.com/Anastasia Shuraeva)
ilustrasi rantai motor (pexels.com/Anastasia Shuraeva)
Intinya sih...
  • Menyetel kekencangan rantai agar sesuai standar pabrikan
  • Memeriksa kondisi gir dan rantai untuk menghindari kerusakan serius
  • Membersihkan dan melumasi rantai secara rutin untuk mencegah risiko keausan atau kendur
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rantai motor yang kendur bisa mengganggu kenyamanan dan juga keselamatan dalam berkendara di jalan. Kondisi ini sangat rentan mempercepat risiko keausan pada komponen lain yang terdapat di sistem penggerak.

Perbaikan rantai motor yang kendur harus dilakukan dengan cara-cara yang tepat agar performa motor tetap optimal. Simaklah beberapa tips berikut ini untuk memperbaiki rantai motor yang kendur agar bisa segera diperbaiki.

1. Menyetel kekencangan rantai

ilustrasi rantai motor (pexels.com/Kevin Bidwell)
ilustrasi rantai motor (pexels.com/Kevin Bidwell)

Penyetelan kekencangan rantai bisa dilakukan dengan cara memutar baut penyetel pada lengan ayun agar berfungsi dengan baik. Penyetelan harus dilakukan secara seimbang, yaitu pada sisi bagian kanan dan kiri.

Kekencangan rantai sebaiknya bisa disesuaikan dengan standar pabrikan yang sudah diatur. Rantai yang terlalu kencang atau kendur sama-sama berisiko menimbulkan kerusakan serius, sehingga jangan sampai disepelekan.

2. Memeriksa kondisi gir dan rantai

ilustrasi rantai motor (pexels.com/Nishant Aneja)
ilustrasi rantai motor (pexels.com/Nishant Aneja)

Pemeriksaan gir dan rantai bisa dilakukan untuk memastikan bahwa memang tidak ada gigi yang aus atau rantai yang mulai memanjang. Potensi keausan secara berlebih ini bisa menyebabkan rantai tersebut sulit disetel dengan baik.

Jika kondisi rantai memang sudah tidak layak pakai, maka penggantian komponen bisa menjadi solusi terbaik untuk dicoba. Mengavaikan kerusakan justru bisa berpotensi menurunkan efisiensi tenaga motor secara signifikan.

3. Membersihkan rantai secara rutin

ilustrasi rantai motor (pexels.com/HAROLD PRODUCTIONS)
ilustrasi rantai motor (pexels.com/HAROLD PRODUCTIONS)

Rantai motor yang kotor bisa lebih cepat mengalami risiko keausan atau kendur. Kotoran dan debu yang menempel bisa berpotensi menghambat pergerakan rantai pada saat digunakan, sehingga inilah yang bisa memicu masalah.

Pembersihan bisa dilakukan menggunakan sikat atau cairan khusus rantai agar lebih aman. Setelah proses pembersihan selesai, maka rantai bisa bisa dikeringkan sebelum digunakan kembali agar lebih aman tanpa hambatan.

4. Melumasi rantai dengan pelumas khusus

ilustrasi rantai motor (pexels.com/Harvey Tan Villarino)
ilustrasi rantai motor (pexels.com/Harvey Tan Villarino)

Proses pelumasan rantai bisa membantu untuk mengurangi risiko gesekan dan juga mencegah potensi karat yang mungkin terjadi. Rantai yang terlumasi dengan baik biasanya akan lebih awet dan mampu bekerja secara lebih halus.

Gunakan pelumas khusus rantai agar bisa memeroleh hasil yang lebih maksimal tanpa masalah. Proses pelumasan sebaiknya bisa dilakukan secara berkala sesuai intensitas pemakaian yang ada agar nantinya tetap aman.

Memperbaiki rantai motor yang kendur bukan hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, namun juga keselamatan. Melalui perawatan rutin, maka bisa memperpanjang usia pakai gir dan rantai. Proses berkendara pun akan lebih nyaman dan percaya diri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Kolaborasi IMX Hub, Jetour T2 Tampil Total Lewat Live Modifikasi

05 Feb 2026, 01:13 WIBAutomotive