- Saat dipacu pada kecepatan tertentu setir mobil terasa bergoyang cukup kencang. Hal tersebut terjadi karena setir terhubung langsung dengan ban depan
- Saat sedang berjalan lurus mobil terasa berbelok atau berganti arah dengan sendirinya
- Setelah berbelok, mobil tidak mau kembali ke posisi semula
- Keseimbangan mobil mulai rusak. Gejala tersebut ditandai dengan mobil yang terasa miring saat berjalan
- Ban terasa flat, aus, dan mobil sedikit miring saat berhenti di tempat yang rata
- Ban belakang tidak sejajar dengan bodi mobil. Hal tersebut dapat dicek dengan cara memperhatikan bagian belakang mobil dari jarak beberapa meter.
Kapan Mobil Butuh Spooring Balancing? Begini Penjelasannya

- Spooring balancing dilakukan setiap 6 bulan atau saat mobil mencapai 10.000 km.
- Tanda-tanda mobil butuh spooring balancing yakni bergoyang saat dipacu, berbelok sendiri, tidak kembali ke posisi semula, hingga ban tidak sejajar dengan bodi.
- Manfaat spooring balancing membuat berkendara aman, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan membuat mobil lebih awet.
Seperti kendaraan lain, mobil juga harus dirawat dan dijaga. Salah satu cara merawat mobil adalah melakukan servis secara rutin. Di luar itu, dibutuhkan juga servis spooring balancing guna merawat kaki-kaki kendaraan.
Namun, sebenarnya kapan mobil butuh spooring balancing? Umumnya, servis spooring balancing dilakukan sekitar 6 bulan sekali atau saat mobil mencapai titik kilometer tertentu. Jika mobil mulai bergetar saat berjalan, tandanya spooring balancing juga mesti segera dilakukan. Di bawah ini penjelasan selengkapnya.
Table of Content
1. Kapan mobil butuh spooring balancing?
Secara umum, spooring balancing bisa dilakukan dalam jangka 6 bulan sekali atau setiap mobil menyentuh jarak 10.000 kilometer. Spooring balancing sendiri terdiri atas dua perawatan.
Pertama, spooring dilakukan dengan cara mengatur sudut kemiringan roda agar roda tetap lurus dan tidak bergeser dari tempatnya. Setelah itu, dilakukan balancing dengan menyeimbangkan distribusi berat pada ban dan roda. Sama pentingnya dengan spooring, balancing menjamin roda berputar lancar tanpa menimbulkan getaran kuat.
2. Tanda mobil butuh spooring balancing

Spooring dan balancing juga bisa dilakukan jika mobil sudah terasa tak nyaman. Jadi, kamu tak harus menunggu 6 bulan atau 10.000 kilometer. Di bawah ini adalah tanda-tanda mobil butuh spooring dan balancing sesegara mungkin:
3. Manfaat spooring balancing
Spooring maupun balancing bukan perawatan yang sepele. Sebaliknya, tindakan ini justru memberikan banyak manfaat bagi mobil dan pengendara itu sendiri. Di bawah ini beberapa manfaat spooring balancing:
- Membuat berkendara makin aman
Spooring balancing membuat roda dan ban mobil selalu lurus dan sejajar. Akibatnya, mobil bisa berjalan dengan lebih lancar, aman, dan ban jadi lebih responsif. Kecelakaan juga bisa dihindari.
- Bikin berkendara semakin nyaman
Roda yang sejajar setelah spooring balancing bikin gerakan mobil makin halus dan tak ada getaran atau suara berisik. Akhirnya, kenyamanan berkendara makin optimal.
- Meningkatkan efisiensi bahan bakar
Spooring balancing membuat gerakan roda semakin optimal dan halus. Gesekan antara ban dan jalan juga semakin berkurang.
- Bikin mobil makin awet
Spooring balancing menjamin roda, kaki-kaki, dan mobil terus terawat. Alhasil, kerusakan komponen lain juga bisa dicegah dan mobil jadi makin awet.
4. Biaya spooring balancing
Biaya spooring balancing dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis mobil, tempat servis, dan beberapa hal lain. Jadi, akan bijak jika kamu bertanya terlebih dahulu ke pihak bengkel terkait biaya tersebut. Namun, jika dibuat rata-rata umumnya biaya spooring sekitar Rp100 ribu hingga Rp300 ribuan. Di sisi lain, biaya balancing berkisar Rp50 ribu per roda.
Jika ditanya kapan mobil butuh spooring balancing, jawabannya bergantung dari kondisi kendaraan itu sendiri. Oleh karenanya, kepekaan terhadap kondisi mobil harus ditanamkan pada dirimu. Kalau mulai menunjukkan tanda-tanda di atas, pastikan segera membawa mobilmu ke bengkel, ya.
FAQ seputar kapan mobil butuh spooring balancing
| Kapan mobil butuh spooring balancing? | Spooring balancing bisa dilakukan saat mencapai jarak 10.000 kilometer atau 6 bulan sekali. Jika ada tanda-tanda kerusakan, spooring balancing juga harus segera dilakukan. |
| Apa yang terjadi jika tidak melakukan spooring balancing? | Jika tidak melakukan spooring balancing mobil bisa oleng, ban cepat aus, berkendara jadi kurang nyaman, bahkan mampu memicu kecelakaan. |
| Apakah semua mobil harus melakukan spooring balancing secara rutin? | Iya, semua mobil harus melalukan spooring balancing secara rutin, khususnya jika sering dibawa ke jalan rusak, bergelombang, atau tanjakan. |


















