Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Aplikasi Navigasi Mobil Paling Akurat di Daerah Terpencil

5 Aplikasi Navigasi Mobil Paling Akurat di Daerah Terpencil
mengemudi dengan aplikasi navigasi (freepik.com/pvproductions)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Artikel membahas lima aplikasi navigasi mobil yang tetap akurat di daerah terpencil berkat fitur peta offline dan kompas internal, membantu pengguna tanpa perlu koneksi internet.
  • Maps.me, OsmAnd, Here WeGo, Locus Map, dan Google Maps menawarkan keunggulan berbeda seperti perekaman jalur GPS, peta topografi 3D, hingga mode hemat daya untuk perjalanan jauh.
  • Aplikasi-aplikasi ini dirancang agar pengemudi tetap bisa menemukan rute terbaik di wilayah minim sinyal sambil menghemat baterai dan kuota data selama petualangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Berkendara di daerah terpencil sering kali membuat GPS di ponsel kita kehilangan sinyal. Jangan khawatir, karena beberapa aplikasi navigasi memiliki solusi pintar untuk masalah ini. Mereka mengandalkan peta offline dan kompas internal perangkat.

Kamu tetap bisa menemukan jalan meskipun tanpa jaringan internet sama sekali. Aplikasi-aplikasi ini dirancang khusus untuk medan yang minim infrastruktur telekomunikasi. Berikut adalah 5 aplikasi navigasi mobil paling akurat di daerah terpencil.

1. Manfaatkan Maps.me untuk unduhan peta dunia gratis

ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/lookstudio)
ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/lookstudio)

Maps.me menyediakan fitur peta offline yang sangat detail untuk semua negara. Pengguna hanya perlu mengunduh wilayah yang dituju saat masih ada sinyal WiFi. Aplikasi ini bahkan menampilkan jalan setapak dan jalur peternakan yang tidak terlihat di Google Maps.

Keakuratan Maps.me di daerah terpencil sering kali mengejutkan para pelancong. Aplikasi ini menggunakan data OpenStreetMap yang dikontribusikan oleh penduduk lokal. Dengan demikian, rute yang diberikan sangat relevan dengan kondisi tanah sebenarnya.

2. OsmAnd menawarkan perekaman jalur GPS tanpa koneksi data

ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/freepik)
ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/freepik)

OsmAnd adalah singkatan dari OpenStreetMap Automated Navigation Directions. Aplikasi ini memiliki fitur "Track Recording" yang merekam jejak perjalanan kamu. Fitur ini sangat vital ketika kamu tersesat di hutan atau pegunungan.

Selain navigasi, OsmAnd juga berfungsi sebagai kompas digital yang handal. Aplikasi ini bisa menampilkan kontur ketinggian dan medan berbukit. Para pengguna off-road sangat merekomendasikan OsmAnd sebagai andalan utama mereka.

3. Here WeGo menyimpan seluruh peta pulau di memori internal

ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/freepik)
ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/freepik)

Here WeGo memungkinkan pengunduhan peta dalam skala regional yang sangat besar. Kamu bisa mengunduh seluruh pulau Kalimantan atau Papua hanya dalam sekali tekan. Aplikasi ini milik konsorsium produsen mobil Eropa sehingga akurasinya terjamin.

Keunggulan Here WeGo adalah fitur pencarian alamat offline yang cepat. Pengguna tidak perlu menuliskan nama jalan yang rumit. Cukup ketik nama desa atau titik landmark, maka aplikasi langsung menghitung rute terbaik.

4. Locus Map memvisualisasikan medan dengan peta topografi militer

ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/freepik)
ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/freepik)

Locus Map dirancang khusus untuk para petualang dan penjelajah gua. Aplikasi ini mampu menampilkan garis kontur dan bayangan bukit secara 3D. Pengemudi bisa memperkirakan tanjakan ekstrem sebelum benar-benar mendekatinya.

Aplikasi ini juga memiliki peringatan dini untuk area rawan longsor. Locus Map mengambil data dari badan geologi internasional secara real-time. Meski offline, data tentang struktur tanah tetap tersimpan rapi di ponsel.

5. Google Maps memanfaatkan mode "Lite" untuk mengurangi konsumsi baterai

ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/gpointstudio)
ilustrasi aplikasi navigasi (freepik.com/gpointstudio)

Banyak yang tidak tahu bahwa Google Maps memiliki mode Lite yang hemat daya. Mode ini menonaktifkan animasi dan beban grafis berat saat di zona terpencil. Dengan begitu, baterai ponsel bisa bertahan lebih lama untuk navigasi.

Google Maps juga menyimpan riwayat lokasi meski dalam keadaan offline. Aplikasi ini akan menyinkronkan ulang rute begitu sinyal kembali muncul. Fitur "Wi-Fi only" pada Google Maps mencegah pemborosan kuota data di tengah perjalanan.

Yuk, cobain salah satu aplikasi di atas sebelum kamu berpetualang ke pelosok! Jangan sampai kamu cuma mengandalkan sinyal yang belum tentu ada di gunung atau hutan. Siapkan power bank juga ya, biar GPS-nya tetap on menemani perjalananmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More