5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mendahului Kendaraan Lain

Menyalip atau mendahului kendaraan lain sering dilakukan saat berkendara. Ada beberapa alasan mengapa pengemudi menyalip pengendara lain. Sebagian beralasan karena mengejar waktu sehingga diharuskan cepat sampai di tujuan.
Menyalip kendaraan lain mempunyai risiko yang berbahaya bagi pengendara itu sendiri maupun pengendara lain yang berada disekitarnya. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan ketika berniat untuk menyalip kendaraan lain.
1. Pantau kondisi di belakang kendaraan kita melalui kaca spion

Salah satu fungsi kaca spion adalah untuk mengetahui kondisi di belakang kendaraan kita. Sebelum menyalip jangan lupa untuk check kaca spion. Lihatlah bagian kanan, kiri dan belakang melalui kaca spion. Pastikan area jalanan aman untuk menyalip dan tidak ada kendaraan di area blind spot.
Jika dilihat terlalu banyak kendaraan dan tidak memungkinkan untuk menyalip, maka tunda hingga kondisi aman. Selama berkendara sebaiknya utamakan keamanan dan keselamatan dari pada menuruti ego untuk menyalip kendaraan lain.
2. Nyalakan lampu sein sebagai tanda

Lampu sein memiliki fungsi sebagai kode bagi pengendara lain bahwa kita akan berbelok arah, baik arah kanan atau kiri. Lampu sein juga bisa digunakan sebagai kode sebelum mendahului kendaraan lain. Sebaiknya kita nyalakan lampu sein kanan untuk memberi tanda bahwa kita akan mendahului melalui sisi kanan kendaraan.
Nyalakan lampu sein setidaknya 3 detik sebelum mendahului. Dengan dinyalakanya lampu sein sebelum mendahului diharapkan kendaraan di belakang kita dapat menghindari jalur yang akan kita lalui dan tidak menyerobot yang dapat menyebabkan kecelakaan.
3. Pastikan kondisi jalan dan lawan arah aman

Sebelum mendahului kendaraan lain, kita juga harus memastikan bahwa kondisi jalanan aman untuk dilalui. Perhatikan bagaimana tekstur jalanan misalnya apakah banyak kubangan atau tidak. Selain itu perhatikan juga kondisi cuaca. Jalanan akan menjadi licin karena hujan dan jarak pandang terbatas cenderung tidak aman untuk menyalip.
Selain kondisi jalanan, perhatikan juga bagaimana kondisi lawan arah. Menyalip lebih aman dilakukan jika kondisi lawan arah kosong. Jika terpaksa kondisi lawan arah tidak kosong, pastikan tidak ada kendaraan besar melaju yang memungkinkan terjadi tabrakan saat menyalip.
4. Ada ruang yang cukup untuk mendahului

Menyalip sebaiknya dilakukan melalui sisi kanan kendaraan yang akan disalip. Nah sebelum menyalip kendaraan, pastikan juga ada ruang cukup yang dapat dilalui kendaraan kita.
Ruang yang cukup sangat penting diperhatikan untuk menghindari kecelakaan pada saat mendahului kendaraan. Kecelakaan yang dapat terjadi akibat ruang yang tidak cukup adalah tabrakan dengan kendaraan lain atau bahkan masuk jurang karena jalanan tidak menampung body kendaraan kita.
5. Bunyikan klakson untuk memberi kode

Klakson pada kendaraan berfungsi sebagai alat komunikasi antar pengendara. Sebelum mendahului kendaraan lain sebaiknya kita bunyikan klakson untuk memberi kode. Cukup bunyikan klakson dengan nada pendek satu atau dua kali sebelum mendahului.
Tujuan membunyikan klakson adalah agar kendaraan yang akan kita dahului mengerti dan memberi kita jalan. Selain itu juga bisa diartikan sebagai bentuk terimakasih karena telah diberikan kesempatan untuk mendahului.
Dalam berkendara, pastikan keselamatan adalah yang utama. Sebelum memutuskan untuk mendahului kendaraan lain, sebaiknya pastikan dulu apakah memang penting untuk mendahului. Jika memang tidak ada kepentingan yang mendesak, lebih baik lakukan perjalanan dengan sabar tanpa harus menyalip.

















