Aion UT Kantongi Dua Sertifikasi Global, Perkuat Charging EV

- Aion UT dari GAC meraih dua sertifikasi global, CCTA dan TÜV SÜD, yang menegaskan kompatibilitas serta keamanan sistem pengisian daya di berbagai infrastruktur internasional.
- Dibekali motor listrik 201 hp dan baterai 60 kWh berjarak tempuh hingga 500 km, Aion UT menawarkan efisiensi tinggi dengan sistem BMS untuk menjaga performa dan keamanan baterai.
- Teknologi Magazine Battery dan fast charging 87 kW membuat pengisian lebih cepat dan fleksibel, memperkuat posisi Aion UT sebagai kendaraan listrik siap ekspansi global.
Jakarta, IDN Times - GAC melalui lini kendaraan listrik Aion UT resmi mengantongi dua sertifikasi internasional yang berfokus pada kompatibilitas sistem pengisian daya.
Pencapaian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat standar global sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan penggunaan kendaraan listrik di berbagai kondisi.
Dua sertifikasi yang diraih meliputi CCTA Global Charging Compatibility Proficiency Test (European Standard) serta TÜV SÜD New Energy Vehicle Charging Compatibility Function Certification.
Hasil ini menegaskan bahwa sistem pengisian Aion UT telah teruji secara global dan mampu beroperasi optimal di berbagai infrastruktur charging internasional.
1. Standar global perkuat kompatibilitas pengisian

Keberhasilan meraih sertifikasi internasional ini menunjukkan bahwa sistem pengisian Aion UT telah melewati pengujian interoperabilitas secara menyeluruh.
Dengan demikian, kendaraan ini mampu beradaptasi dengan berbagai tipe charging pile berskala global, baik untuk penggunaan rumah maupun stasiun pengisian umum internasional.
Validasi tersebut juga memperkuat posisi GAC sebagai produsen kendaraan listrik yang mengedepankan standar internasional. Sistem yang dikembangkan tidak hanya fokus pada kompatibilitas, tetapi juga memastikan keamanan serta stabilitas selama proses pengisian daya berlangsung di berbagai skenario penggunaan.
2. Performa dan efisiensi jadi nilai jual utama

Dari sisi spesifikasi, Aion UT dibekali motor listrik berpenggerak roda depan dengan tenaga 201 hp dan torsi maksimum 210 Nm. Kombinasi ini menghasilkan karakter akselerasi yang halus namun tetap responsif untuk kebutuhan harian.
Hatchback listrik ini juga mengusung baterai berkapasitas 60 kWh dengan jarak tempuh hingga 500 km berdasarkan standar NEDC. Efisiensi energinya tercatat mencapai 11 kWh per 100 km, menjadikannya salah satu opsi yang kompetitif di segmennya.
Selain itu, sistem Battery Management System (BMS) berfungsi mengatur suhu, arus, dan tegangan secara presisi untuk menjaga performa serta keamanan baterai secara real-time.
3. Fast charging dan teknologi baterai jadi keunggulan

Aion UT turut dibekali teknologi Magazine Battery serta kemampuan fast charging hingga 87 kW. Fitur ini memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat, fleksibel, dan efisien, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap daya tahan kendaraan.
“Keberhasilan Aion UT meraih sertifikasi internasional ini tidak hanya menunjukkan kualitas teknologi kami secara global, tetapi juga memperkuat komitmen GAC dalam menghadirkan solusi EV terdepan di pasar lokal,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, Rabu (8/4/2026).
Ia menambahkan bahwa kendaraan listrik GAC dirancang untuk memberikan pengalaman pengisian yang andal dan aman, sekaligus siap mendukung mobilitas masa depan, termasuk di Indonesia.
Dengan sertifikasi global dan dukungan teknologi pengisian canggih, Aion UT diposisikan sebagai salah satu model yang siap mendukung ekspansi kendaraan listrik ke level internasional.

















