Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Ampuh Mencegah Mobil Kusam setelah Diguyur Hujan
ilustrasi mobil hujan (pexels.com/Nicat Teymurov)
  • Air hujan membawa debu, polusi, dan zat asam yang dapat memicu noda, jamur, serta kusam pada cat mobil bila dibiarkan menempel.
  • Setelah kehujanan, mobil perlu dicuci atau minimal dibilas, lalu segera dikeringkan dengan kain microfiber agar bercak air tidak mengeras.
  • Pastikan mobil kering sebelum memakai cover, bersihkan kaca demi visibilitas, dan gunakan wax untuk perlindungan tambahan terhadap air, debu, serta zat asam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hujan bisa membuat mobil kotor, kusam, dan ada bercak. Pemilik mobil perlu mencuci atau membilas mobil lalu mengelapnya sampai kering. Kaca juga harus dibersihkan supaya jalan terlihat jelas. Cover mobil jangan dipakai saat mobil masih basah. Wax bisa membantu cat mobil tetap mengkilap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat musim hujan tiba, banyak pengemudi merasa khawatir kondisi mobilnya menjadi kusam akibat air hujan. Air hujan yang menempel terlalu lama pada bodi dapat menimbulkan noda dan mengurangi kilau cat kendaraan. Oleh karena itu, kamu perlu lebih berhati-hati dalam merawat mobil ketika cuaca sedang tidak menentu.

Jika tidak segera dibersihkan, sisa air hujan dapat menyebabkan jamur dan bercak pada permukaan mobil. Hal ini membuat tampilan kendaraan menjadi kurang menarik dan terlihat kusam. Berikut ini terdapat tips mencegah mobil kusam karena terkena hujan yang perlu kamu simak.

1. Cuci mobil berkala

ilustrasi mencuci mobil (unsplash.com/Brad Starkey)

Jangan menganggap air hujan sebagai pengganti layanan cuci mobil yang gratis. Sebagian orang memilih untuk tidak mencuci kendaraan setelah kehujanan dengan alasan bodi sudah terkena air secara alami. Padahal anggapan tersebut tidak tepat karena air hujan tidak dapat mengangkat kotoran dengan sempurna.

Air hujan justru dapat membawa debu, polusi, dan zat asam yang menempel pada permukaan cat. Jika dibiarkan, kandungan tersebut akan membuat bodi mobil menjadi kusam dan memicu timbulnya jamur. Oleh karena itu, kamu tetap perlu mencuci mobil secara menyeluruh setelah hujan agar cat tetap bersih dan terlindungi.

2. Lakukan pembilasan

ilustrasi cuci mobil (pexels.com/www.kaboompics.com)

Apabila kamu tidak memiliki cukup waktu untuk mencuci mobil secara menyeluruh, setidaknya lakukan pembilasan pada bodi kendaraan. Langkah ini cukup membantu mengangkat sisa kotoran dan zat yang terbawa air hujan. Dengan begitu, permukaan cat tidak langsung terpapar kotoran dalam waktu lama.

Hal penting yang perlu kamu perhatikan setelah hujan adalah jangan membiarkan air di atas bodi mengering dengan sendirinya. Tetesan air yang kering dapat meninggalkan bercak dan noda yang sulit dihilangkan. Sebaiknya segera lap permukaan mobil dengan kain microfiber agar cat tetap bersih dan tidak kusam.

3. Jangan tutup mobil saat masih basah

ilustrasi pintu mobil (unsplash.com/Erik Mclean)

Jika kamu berencana menggunakan cover mobil, pastikan tidak menggunakannya secara sembarangan. Menutup bodi kendaraan dengan cover ketika masih basah justru dapat menimbulkan masalah baru. Kelembapan yang terperangkap di dalam akan membuat kondisi cat menjadi semakin kusam.

Udara lembab yang tertutup rapat pada permukaan mobil dapat memicu pertumbuhan jamur. Akibatnya, bodi kendaraan tidak hanya kusam tetapi juga berisiko mengalami kerusakan pada lapisan cat. Oleh karena itu, kamu sebaiknya memastikan mobil dalam keadaan kering terlebih dahulu sebelum menutupnya dengan cover.

4. Bersihkan area kaca

ilustrasi kaca mobil (pexels.com/Rumeysa Sürücüoğlu)

Area yang perlu kamu perhatikan lebih saat membersihkan mobil setelah hujan adalah bagian kaca. Kaca memiliki peran penting baik untuk menjaga tampilan kendaraan maupun untuk mendukung visibilitas saat berkendara. Jika bagian ini terabaikan, kotoran dan bercak air dapat mengganggu pandangan.

Kondisi kaca yang bersih akan membantu kamu melihat jalan dengan lebih jelas dan aman. Visibilitas yang baik juga membuat perjalanan menjadi lebih nyaman, terutama saat hujan atau malam hari. Dengan begitu, kamu sebaiknya memastikan seluruh permukaan kaca mobil selalu terawat dan bebas noda.

5. Lapisi wax

ilustrasi mobil (pexels.com/Stephan Louis)

Apabila memungkinkan, kamu dapat melapisi bodi mobil dengan wax setelah terkena hujan. Proses waxing berfungsi mengangkat kontaminan dan sisa kotoran yang menempel pada permukaan cat. Dengan demikian, lapisan pelindung pada bodi dapat terjaga dengan lebih baik.

Selain membersihkan, wax juga memberikan perlindungan tambahan bagi kendaraan kamu. Lapisan tersebut membantu mencegah air hujan, debu, dan zat asam langsung bersentuhan dengan cat. Hasilnya, tampilan mobil akan tetap mengkilap dan lebih tahan terhadap risiko kusam.

Air hujan yang dibiarkan menempel dapat membuat cat mobil menjadi kusam, berjamur, dan mengurangi visibilitas. Oleh karena itu, kamu perlu segera membilas, mengeringkan, dan merawat bodi mobil setelah hujan. Dengan perawatan yang tepat seperti waxing dan penggunaan cover saat mobil sudah kering, cat kendaraan kamu akan tetap mengkilap dan terlindungi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article