Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Mudah Mengingat Lokasi Parkir, Cocok buat Si Pelupa
Jangan Tinggal Orang di Mobil Parkir, Pokoknya!
  • Pengemudi disarankan memotret mobil beserta penanda sekitar, seperti nomor tiang, zona, lantai, atau arah menuju lift dan pintu keluar.
  • Nomor lantai serta blok parkir perlu segera dicatat di ponsel, lalu gunakan satu patokan mudah dikenali seperti toko, tangga, lift, atau papan iklan.
  • Lokasi kendaraan dapat disimpan melalui aplikasi peta, sambil tetap memperhatikan blok dan lantai; rutinitas mencatat, mencari patokan, dan memotret membantu mencegah lupa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau kita parkir mobil, kita bisa lupa mobilnya di mana. Supaya tidak bingung, kita bisa foto nomor lantai dan tempat parkir. Kita juga bisa catat di ponsel, seperti dekat lift atau toko. Cari benda yang mudah dilihat. Ponsel bisa menyimpan lokasi mobil juga. Sekarang, kita bisa punya kebiasaan ingat tempat sebelum pergi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lupa tempat memarkir mobil bisa menjadi masalah kecil yang cukup menyebalkan. Apalagi jika kendaraan ditinggalkan di gedung parkir bertingkat dengan ratusan mobil yang terlihat hampir sama.

Kabar baiknya, kebiasaan ini bisa diatasi dengan cara sederhana. Tidak perlu mengandalkan ingatan sepenuhnya, cukup manfaatkan penanda di sekitar dan bantuan ponsel agar mobil lebih mudah ditemukan.

1. Foto lokasi mobil setelah parkir

ilustrasi mobil parkir (pexels.com/Erik Mclean)

Cara paling sederhana adalah mengambil foto sesaat setelah turun dari mobil. Jangan hanya memotret kendaraan, tetapi arahkan kamera ke area sekitar yang memiliki penanda unik, seperti nomor tiang, nama zona, nomor lantai, atau papan petunjuk.

Foto tersebut bisa menjadi “catatan visual” ketika hendak kembali. Jika parkiran sangat luas, satu foto dari posisi mobil dan satu foto yang menunjukkan arah menuju pintu keluar atau lift dapat membuat pencarian jauh lebih mudah.

2. Catat nomor lantai dan blok parkir

ilustrasi mobil parkir di basement (pexels.com/Tibor Szabo)

Parkiran gedung biasanya menggunakan kombinasi angka atau huruf untuk membedakan setiap area. Sayangnya, informasi tersebut sering dilupakan karena pengemudi merasa akan mengingatnya tanpa perlu mencatat.

Begitu keluar dari mobil, biasakan menyebut atau mencatat nomor lantai dan blok parkir di ponsel. Misalnya, “P3, zona B, dekat lift 2”. Catatan sederhana seperti ini jauh lebih mudah digunakan daripada mencoba mengingat seluruh tampilan parkiran.

3. Cari satu benda sebagai patokan

Ilustrasi mobil parkir di samping trotoar (pexels.com/Mario Amé)

Tidak perlu menghafalkan seluruh lingkungan parkir. Cukup cari satu benda yang paling mudah dikenali dari posisi mobil. Bisa berupa toko, pintu masuk, lift, tangga, papan iklan, tiang dengan warna berbeda, atau nomor blok tertentu.

Patokan tersebut berfungsi sebagai jangkar bagi ingatan. Saat kembali, cari benda yang sama terlebih dahulu, kemudian telusuri area di sekitarnya. Cara ini biasanya lebih mudah dibandingkan berjalan tanpa arah sambil berharap tiba-tiba melihat mobil.

4. Simpan lokasi mobil di ponsel

ilustrasi mobil parkir di basement (pexels.com/Erik Mclean)

Ponsel juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengingat lokasi kendaraan. Setelah parkir, lokasi kendaraan bisa disimpan melalui aplikasi peta yang mendukung fitur penyimpanan posisi parkir.

Cara ini sangat berguna ketika mobil ditinggalkan di area terbuka atau tempat yang luas. Ketika waktunya pulang, buka kembali lokasi yang tersimpan untuk membantu menemukan area kendaraan. Namun, tetap perhatikan nomor lantai atau blok karena posisi GPS di gedung bertingkat tidak selalu akurat.

5. Buat kebiasaan sebelum meninggalkan mobil

ilustrasi mobil parkir (pexels.com/Erik Mclean)

Kunci utama agar tidak sering lupa sebenarnya adalah membuat rutinitas kecil. Setiap kali memarkir mobil, lakukan urutan yang sama: lihat nomor lantai, perhatikan blok, cari patokan, lalu foto lokasi jika diperlukan.

Kebiasaan tersebut membuat otak mendapatkan informasi yang lebih jelas tentang posisi kendaraan. Jadi, tidak perlu memaksa menghafalkan detail parkiran yang sangat luas. Untuk si pelupa, mengandalkan kombinasi ingatan, catatan visual, dan teknologi justru bisa menjadi cara paling praktis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article