Aion UT Pimpin Penjualan EV Hatchback, Ini Faktor Pendongkraknya

- Aion UT memimpin penjualan mobil listrik segmen medium hatchback selama Mei dan Juni 2026 dengan total 121 unit pada Juni, menandakan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap GAC Indonesia.
- Mobil ini hadir dalam dua varian baterai, Standard 44,12 kWh dengan jarak tempuh 400 km dan Premium 60 kWh hingga 500 km, keduanya dibekali motor listrik 150 kW.
- Aion UT dilengkapi fitur keselamatan lengkap seperti enam airbag dan struktur bodi high-strength steel, serta mendukung DC Fast Charging 87 kW dan teknologi semi-otonom untuk kenyamanan berkendara.
Jakarta, IDN Times - Aion UT kembali mencatatkan hasil positif di pasar kendaraan listrik Indonesia. Berdasarkan data GAIKINDO periode Juni 2026, model ini menjadi mobil listrik dengan penjualan wholesales tertinggi di segmen medium hatchback EV selama dua bulan berturut-turut setelah sebelumnya juga memimpin pada Mei 2026.
Pada Juni, Aion UT membukukan penjualan sebanyak 121 unit. Pencapaian tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan yang ditawarkan GAC Indonesia.
Di tengah persaingan pasar EV yang semakin ketat, Aion UT mampu mempertahankan daya tariknya berkat kombinasi desain, teknologi, serta fitur yang ditawarkan.
1. Memimpin penjualan dua bulan berturut-turut

Aion UT sukses mempertahankan posisi sebagai pemimpin di segmen medium hatchback EV selama Mei dan Juni 2026. Konsistensi tersebut memperlihatkan bahwa model ini masih menjadi pilihan utama konsumen yang menginginkan mobil listrik kompak dengan teknologi modern.
“Bagi kami, pencapaian ini bukan sekadar angka penjualan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk, teknologi, serta layanan yang dihadirkan GAC Indonesia,” ujar CEO GAC Indonesia Andry Ciu, beberapa waktu lalu.
2. Tawarkan dua pilihan baterai dengan jarak tempuh hingga 500 km

Aion UT dipasarkan dalam dua varian. Varian Standard menggunakan baterai berkapasitas 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km berdasarkan pengujian NEDC. Sementara varian Premium mengusung baterai 60 kWh yang diklaim mampu menempuh hingga 500 km.
Kedua varian sama-sama dibekali motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 210 Nm. Kombinasi tersebut dirancang untuk menghadirkan akselerasi yang responsif sekaligus tetap nyaman digunakan sebagai kendaraan harian di perkotaan.
3. Dibekali fitur keselamatan dan pengisian cepat

Selain performa, GAC Indonesia juga menonjolkan aspek keselamatan dan kenyamanan. Aion UT menggunakan struktur bodi dengan hingga 71 persen high-strength steel, enam airbag, serta beragam fitur keselamatan aktif untuk meningkatkan perlindungan pengemudi dan penumpang.
Pada varian Premium, mobil ini sudah mendukung teknologi DC Fast Charging hingga 87 kW. Sistem pengisian dayanya juga telah memperoleh sertifikasi kompatibilitas pengisian global, sehingga diklaim aman digunakan di berbagai infrastruktur pengisian daya.
Fitur lain seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Wireless Charging, Panoramic Roof, Ventilated Front Seats, hingga Semi-Autonomous Driving turut melengkapi paket teknologi yang ditawarkan. Saat ini Aion UT dipasarkan dengan harga Rp325 juta untuk varian Standard dan Rp375 juta untuk varian Premium (OTR Jakarta).

















