Mobil listrik sering memberi pengalaman berkendara yang terasa jauh lebih tenang dibanding mobil dengan mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE). Saat pedal akselerator ditekan, gak terdengar suara raungan mesin yang biasanya menjadi ciri khas mobil berbahan bakar bensin atau diesel. Perbedaan tersebut membuat kabin terasa lebih rileks, terutama saat mobil melaju pada kecepatan rendah di tengah lalu lintas kota.
Kesan senyap tersebut bukan sekadar karena mobil listrik gak memiliki mesin pembakaran seperti mobil konvensional. Ada beberapa komponen dan karakteristik sistem penggerak yang membuat sumber suara pada mobil listrik jauh lebih sedikit, meski suara ban dan angin tetap dapat terdengar. Karena itu, menarik untuk memahami faktor yang membuat mobil listrik terasa begitu senyap saat dikendarai, yuk simak penjelasannya.
