Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Anti Bau, Ini Cara Bikin Kabin Mobil Selalu Segar

Anti Bau, Ini Cara Bikin Kabin Mobil Selalu Segar
Kabin Wuling Darion (IDN Times/Fadhliansyah)

  • Cari sumber bau di karpet, jok, atau bagasi mobil. Bersihkan dan keringkan dengan penyedot debu mini untuk mengatasi bau dari sisa makanan atau cairan.

  • Gunakan arang bambu, bubuk kopi, atau baking soda sebagai pengharum alami yang ramah lingkungan dan tahan lama.

  • Rawat filter AC secara berkala dengan mengganti filter kabin dan melakukan pembersihan saluran udara di bengkel sesuai rekomendasi pabrikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Bau tidak sedap di dalam mobil bisa jadi hal kecil yang bikin perjalanan terasa tidak nyaman. Apalagi kalau mobil sering dipakai harian, makan di dalam kabin, sisa minuman tumpah, atau karpet basah setelah hujan bisa memunculkan aroma yang susah hilang.

Padahal, kabin mobil yang bersih dan segar bisa bikin mood berkendara lebih tenang dan fokus.

Kabar baiknya, menjaga interior mobil tetap harum tidak harus selalu pakai pengharum mahal. Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan agar udara di dalam mobil tetap segar seperti baru keluar dari salon.

  1. 1. Cari dulu sumber baunya

    IMG_8895.jpeg
    Jok baris ketiga Wuling Darion (IDN Times/Fadhliansyah)

    Banyak orang hanya mengandalkan pengharum mobil untuk mengatasi bau, padahal solusi terbaik adalah mencari sumbernya. Periksa bagian karpet, jok kain, atau bagasi, area ini sering kali jadi penyebab utama aroma tak sedap.

    Jika ada noda atau kelembapan, segera bersihkan dan keringkan. Gunakan penyedot debu mini untuk menjangkau celah di bawah jok yang sering terlupakan. Ingat, bau dari sisa makanan atau cairan bisa menetap lama kalau tidak ditangani dengan benar.

  2. 2. Gunakan bahan yang alami

    FullSizeRender.jpeg
    Kabin Xpeng G6 Pro (IDN Times/Fadhliansyah)

    Selain pewangi, bahan-bahan alami bisa jadi penyelamat. Dikutip dari beberapa sumber, arang bambu, bubuk kopi, atau baking soda dikenal efektif menyerap bau tanpa meninggalkan aroma berlebihan.

    Letakkan dalam wadah kecil di bawah kursi atau di laci dashboard. Cara ini lebih ramah lingkungan dan tahan lama dibandingkan pengharum sintetis.

  3. 3. Rawat filter AC secara berkala

    IMG_7591.jpeg
    Impresi menyetir Jaecoo J8 SHS ARDIS (IDN Times/Fadhliansyah)

    Salah satu sumber bau yang sering diabaikan ada pada sistem pendingin udara. Filter AC yang kotor bisa menyebarkan debu dan bau lembap setiap kali mesin dinyalakan. Rajinlah mengganti filter kabin sesuai rekomendasi pabrikan, biasanya setiap 10.000 km atau enam bulan sekali.

    Sekali waktu, semprotkan cairan pembersih AC atau lakukan pembersihan saluran udara di bengkel. Kombinasikan dengan sirkulasi udara terbuka sesekali agar udara dalam kabin tidak terjebak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More