Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

As Roda Belakang Omoda 5 Lepas di Malaysia, Chery Buka Suara

3 min read
As Roda Belakang Omoda 5 Lepas di Malaysia, Chery Buka Suara
Insiden Chery Omoda di Malaysia (Dok. X/@kamaghul)
  • Sebuah Chery Omoda 5 di Johor Bahru, Malaysia, viral setelah rangkaian as roda belakang dan kedua rodanya terlepas, membuat bagian belakang kendaraan nyaris menyentuh jalan.

  • Penyebab insiden di Jalan Pandan belum dipastikan. Chery Malaysia sedang menyelidiki kronologi, sementara Chery Indonesia memantau dan berkoordinasi untuk menyiapkan langkah antisipasi.

  • Omoda 5 pernah ditarik sekitar 600 unit di Malaysia pada 2024 akibat masalah pengelasan as roda pemasok, tetapi belum ada bukti insiden terbaru terkait kasus tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Chery Omoda 5 kembali menjadi sorotan setelah sebuah unit mengalami kerusakan pada bagian roda belakang di Johor Bahru, Malaysia. Insiden tersebut viral di media sosial setelah foto kendaraan dalam kondisi bagian belakang bertumpu pada bodi beredar luas.

Dalam foto yang dibagikan melalui akun X @kamaghul pada Selasa (6/10/2026), terlihat rangkaian as roda belakang bersama kedua roda terlepas dari kendaraan. Bagian belakang Omoda 5 tampak turun hingga bodinya hampir menyentuh permukaan jalan.

  1. 1. As roda belakang Omoda 5 terlihat terlepas

    Ilustrasi Chery Omoda (chery.co.id)
    Ilustrasi Chery Omoda (chery.co.id)

    Foto yang beredar memperlihatkan sebuah SUV Chery berwarna gelap berhenti di sisi jalan dengan kedua roda belakang tidak lagi berada pada posisinya. Rangkaian komponen yang menghubungkan kedua roda tampak berada di belakang kendaraan.

    Terlihat pula kerusakan pada bagian pintu belakang sisi kanan. Insiden tersebut disebut terjadi di Jalan Pandan, kawasan dekat AEON Mall Tebrau City, Johor Bahru, Malaysia.

    Namun, penyebab kejadian belum dapat dipastikan. Belum ada informasi yang memastikan apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan kecelakaan, kondisi komponen, atau faktor lainnya.

  2. 2. Chery Indonesia masih menunggu hasil investigasi

    Ilustrasi Chery Omoda 5
    Ilustrasi Chery Omoda 5

    Menanggapi insiden tersebut, Chery Indonesia menyatakan terus memantau perkembangan kasus yang terjadi di Malaysia. Investigasi menyeluruh tengah dilakukan Chery Malaysia untuk mengetahui kronologi sekaligus penyebab kejadian.

    “Menanggapi perhatian publik terkait insiden pada Omoda 5 di Malaysia, Chery Indonesia terus memantau perkembangan situasi. Saat ini, Chery Malaysia tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian, sementara Chery Indonesia terus berkoordinasi untuk memastikan langkah antisipasi yang diperlukan di Indonesia,” tulis pernyataan PT Chery Sales Indonesia, Rabu (7/10/2026).

    Chery Indonesia juga mengimbau konsumen memeriksa kendaraan secara rutin di bengkel resmi. Langkah tersebut disebut penting untuk memastikan kondisi kendaraan tetap optimal.

    “Kami mengimbau konsumen untuk tetap melakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin di bengkel resmi Chery guna memastikan kendaraan selalu berada dalam kondisi optimal,” tulis pernyataan tersebut.

    Dengan investigasi yang masih berlangsung, belum ada kesimpulan bahwa insiden di Johor Bahru berkaitan dengan persoalan komponen yang pernah terjadi pada Omoda 5 di Malaysia sebelumnya.

  3. 3. Omoda 5 pernah menghadapi persoalan as roda pada 2024

    Chery Omoda 5 (chery.co.id)
    Chery Omoda 5 (chery.co.id)

    Kasus terbaru ini turut menjadi perhatian karena Omoda 5 pernah menghadapi persoalan pada komponen as roda belakang di Malaysia pada 2024.

    Saat itu, Chery Malaysia melakukan penarikan terhadap sekitar 600 unit kendaraan sebagai langkah pencegahan setelah salah satu unit mengalami pelepasan as roda. Investigasi perusahaan kemudian menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan proses pengelasan komponen pada pemasok.

    Chery Malaysia juga melakukan langkah penanganan terhadap kasus tersebut dan menyatakan komponen yang terdampak telah diganti. Meski memiliki kemiripan pada bagian komponen yang mengalami masalah, belum ada informasi resmi yang menyatakan insiden terbaru ini disebabkan oleh persoalan yang sama dengan kasus 2024.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More