Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Belajar dari Balap, Master Kembangkan Coolant untuk Iklim Tropis

Belajar dari Balap, Master Kembangkan Coolant untuk Iklim Tropis
Radiator coolant Master untuk iklim tropis (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • PT Autochem Industry memanfaatkan pengalaman di ajang balap touring nasional untuk mengembangkan Master Radiator Coolant yang tahan terhadap kondisi ekstrem iklim tropis Indonesia.
  • Produk coolant ini dirancang agar mampu menjaga suhu mesin tetap stabil di kondisi lalu lintas padat, dengan formulasi glycol dan aditif antikarat untuk mencegah korosi serta kebocoran radiator.
  • Autochem menyiapkan varian Master Radiator Coolant Gold berbasis teknologi OAT yang ramah lingkungan, cocok untuk kendaraan listrik, hybrid, serta mesin bensin dan diesel modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Autochem Industry memanfaatkan pengalaman di ajang balap touring nasional sebagai salah satu sarana pengembangan produk Master Radiator Coolant.

Pengujian di lintasan balap dinilai menjadi bekal untuk merancang cairan radiator yang mampu bekerja optimal menghadapi karakter iklim tropis Indonesia, baik untuk penggunaan di sirkuit maupun kendaraan harian.

Perusahaan menyebut pengalaman tersebut turut melahirkan berbagai penyempurnaan formula, mulai dari kemampuan pelepasan panas mesin, perlindungan terhadap korosi, hingga pengembangan radiator coolant untuk kendaraan elektrifikasi.

1. Pengalaman balap jadi bahan pengembangan produk

Seorang mekanik menuangkan cairan radiator ke mobil balap Honda berwarna merah, biru, dan abu-abu di area bengkel.
Dikembangkan dari lintasan balap (Dok. Istimewa)

PT Autochem Industry menjelaskan keterlibatannya di dunia balap telah berlangsung sejak 2015 dengan mendukung pembalap Fitra Eri bersama Honda Bandung Center.

Sejak 2025, perusahaan turun langsung melalui tim Master Racing Crew (MRC) yang berhasil mengantarkan Fitra Eri menjadi juara nasional ITCR 1500 musim 2025. Pada 2026, dukungan tersebut berlanjut di Kejurnas ITCR 1500 dan BRZ Super Series.

Menurut perusahaan, kondisi balap yang ekstrem menjadi tempat ideal untuk menguji kemampuan radiator coolant dalam menjaga suhu mesin tetap stabil ketika bekerja pada putaran tinggi dalam waktu lama.

Hasil evaluasi tersebut kemudian diterapkan untuk pengembangan produk yang dipasarkan kepada konsumen umum.

“Kami juga membawa nama Master ke ajang balap touring nasional untuk memperlihatkan keandalannya di sirkuit balap yang dinamis, serta tentunya menjadi masukan bagi pengembangan produk yang sesuai kebutuhan pelanggan di wilayah dengan iklim tropis yang ekstrem,” ujar President Director PT Autochem Industry, Henry Sada, Kamis (16/7/2026).

2. Diklaim mampu menjaga suhu mesin di kondisi macet

Deretan produk cairan radiator Master berbagai varian dan ukuran ditempatkan di depan mobil berwarna perak di area luar ruangan.
Produk coolant dari Master (Dok. Istimewa)

Selain digunakan pada mobil balap, Master Radiator Coolant juga dikembangkan untuk menghadapi kondisi lalu lintas perkotaan yang identik dengan kemacetan dan pola berkendara stop and go.

Pada situasi tersebut, sistem pendingin mesin bekerja lebih berat karena minim aliran udara yang masuk ke radiator.

Autochem menyebut formulasi glycol yang digunakan membantu meningkatkan titik didih coolant sehingga tidak mudah menguap, sekaligus menjaga suhu kerja mesin tetap stabil.

Produk ini juga dibekali aditif antikarat untuk mencegah korosi pada saluran pendingin yang berpotensi menyebabkan kebocoran maupun penyumbatan radiator.

3. Siapkan varian untuk mobil listrik dan hybrid

Seorang peneliti perempuan berhijab mengenakan jas laboratorium dan masker sedang menguji cairan berwarna merah muda di laboratorium kimia.
Diklaim mumpuni untuk penggunaan harian (Dok. Istimewa)

Autochem juga mengembangkan Master Radiator Coolant Gold yang menggunakan teknologi Organic Acid Technology (OAT).

Formula berbahan organik tersebut diklaim lebih ramah lingkungan, memiliki usia pakai lebih panjang, minim penguapan, serta tidak meninggalkan endapan yang dapat mengganggu sistem pendingin.

Cairan tersebut disebut mampu membantu menjaga suhu komponen penting seperti baterai, motor listrik, dan inverter pada kendaraan elektrifikasi agar tetap berada pada temperatur kerja ideal.

Selain itu, radiator coolant ini juga dapat digunakan pada mesin bensin maupun diesel modern yang telah menggunakan turbo intercooler dan teknologi katup variabel.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More