ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/Jakob Owens)
Setelah menentukan usia pribadi, waktunya menganalisis umur mobil bekas yang layak dibeli. Mengapa mobil bekas? Pasalnya, unit bekas biasaya menjadi pilihan banyak orang ketika membeli mobil pertama. Umur mobil bekas juga penting karena menjadi faktor penentu performa, fitur, teknologi, kenyamanan, hingga harganya.
Jika mencari mobil bekas dengan performa terbaik, fitur paling canggih, dan desain, umur 1—2 tahun bisa jadi pilihan. Namun, mobil dengan umur semuda itu memiliki beberapa kekurangan, seperti harga tinggi dan pajak mahal. Alhasil, value dan price to performance-nya kurang tinggi.
Jika berpatokan pada value, mobil berusia 3—5 tahun bisa menjadi pilihan menarik. Umurnya masih terbilang muda, fiturnya canggih, dan desainnya modern. Mesin mobil berumur 3—5 tahun umumnya juga masih sehat dan kondisi fisiknya cenderung mulus. Selain itu, depresiasi harganya cukup besar, mencapai 30 persen, bahkan lebih.
Ada juga mobil berumur 5 tahun ke atas yang cocok buat orang dengan bujet tipis. Harganya jadi yang paling murah, bahkan depresiasinya bisa lebih dari 40 persen tergantung umurnya.
Meski begitu, membeli mobil berumur 5 tahun ke atas cukup berisiko. Mesinnya sudah tak berada di kondisi prima, bodinya rawan lecet, bahkan banyak komponen yang rusak. Jika memutuskan untuk membelinya, kamu harus menyiapkan uang lebih untuk melakukan perbaikan dan restorasi.