Besarnya gaji sering menjadi pertimbangan ketika seseorang mulai ingin membeli sebuah mobil. Ada yang merasa sudah waktunya punya kendaraan sendiri setelah penghasilan bertambah, ada pula yang memilih menunggu sampai merasa lebih siap secara finansial. Masalahnya, harga mobil bukan satu-satunya pengeluaran yang perlu dipikirkan, lho.
Berapa Gaji Ideal untuk Beli Mobil? Begini Cara Mengetahuinya!

- Cicilan mobil idealnya sekitar 15% dari penghasilan bulanan, sementara total biaya kendaraan—termasuk bensin, servis, pajak, asuransi, tol, dan parkir—disarankan maksimal 25%.
- Kemampuan membeli mobil dinilai dari dana yang bisa disisihkan setelah kebutuhan utama terpenuhi, dengan patokan tabungan sekitar 10–30% penghasilan sesuai kondisi finansial.
- Gaji Rp5 juta memungkinkan cicilan rendah, sedangkan cicilan Rp2–3 juta lebih sesuai untuk penghasilan Rp15–20 juta; perhitungkan juga DP, tenor, harga mobil, dan pengeluaran lain.
Mobil membutuhkan banyak sekali biaya tambahan selama digunakan. Nilainya pun menyusut setelah dibeli, sehingga aset satu ini jelas berbeda dengan rumah atau emas. Kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil, coba lihat dulu gambaran mengenai berapa gaji yang ideal sebelum membelinya.
1. Cicilan mobil sekitar 15 persen dari gaji

ilustrasi menghitung cicilan (pexels.com/Defrino Maasy) Cicilan mobil idealnya berada di sekitar 15 persen dari penghasilan bulanan. Jadi, kalau gaji kamu Rp10 juta, cicilan yang bisa dipertimbangkan sekitar Rp1,5 juta per bulan. Sementara kalau gaji kamu menyentuh Rp15 juta, angka cicilan kurang lebih sekitar Rp2,25 juta, sedangkan gaji Rp20 juta sekitar Rp3 juta, begitu seterusnya.
Angka 15 persen ini bisa menjadi patokan awal agar cicilan tidak merenggut terlalu banyak tabungan atau penghasilanmu setiap bulan. Namun, biaya maintenance mobil tidak berhenti pada cicilan saja, lho. Sebab masih ada bensin, servis, pajak, asuransi, tol, dan parkir juga perlu dihitung karena total pengeluaran kendaraan idealnya tidak lebih dari sekitar 25 persen penghasilan. Misalnya, gaji Rp20 juta dengan cicilan Rp3 juta dan biaya operasional Rp2 juta berarti sekitar Rp5 juta atau 25 persen penghasilan akan kamu habiskan hanya untuk kebutuhan mobil.
2. Lihat bagaimana kemampuanmu menabung sebelum menentukan harga mobil

ilustrasi menabung (pexels.com/www.kaboompics.com) Gaji besar belum tentu membuat seseorang bisa cepat mengumpulkan uang untuk membeli mobil. Sebab yang perlu kamu lihat adalah berapa banyak uang yang bisa disisihkan setiap bulan setelah kebutuhan utama terpenuhi. Sebagai patokan, kamu bisa menyisihkan sekitar 10–30 persen dari penghasilan, selama jumlah tersebut masih sesuai dengan kondisi keuanganmu.
Misalnya, harga mobil Rp200 juta dan kamu belum punya tabungan untuk membelinya. Jika ingin mengumpulkan uang dalam satu tahun, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp16,6 juta setiap bulan. Kalau sudah punya tabungan Rp50 juta, kebutuhan menabung turun menjadi sekitar Rp12,5 juta per bulan untuk mencapai target yang sama. Dari hitungan ini, kamu bisa menentukan apakah target membeli mobil dalam waktu tertentu memang masuk akal atau perlu diperpanjang.
3. Jadi, berapa gaji yang ideal untuk beli mobil?

ilustrasi gaji (pexels.com/Defrino Maasy) Patokan 15 persen tadi bisa dipakai untuk menghitung batas cicilan dari beberapa tingkat penghasilan. Dengan gaji Rp5 juta, misalnya, cicilan sekitar Rp750 ribu per bulan masih berada di batas aman. Kalau penghasilan mencapai Rp10 juta, cicilan sekitar Rp1,5 juta per bulan menjadi acuannya, sedangkan gaji Rp15 juta berarti cicilan sekitar Rp2,25 juta per bulan.
Artinya, gaji sekitar Rp5 juta masih memungkinkan untuk mengambil mobil dengan cicilan rendah, terutama jika memilih mobil bekas dan menyiapkan uang muka lebih besar. Untuk mobil dengan cicilan sekitar Rp2–3 juta, penghasilan Rp15–20 juta per bulan lebih sesuai dengan patokan 15 persen tadi. Namun, perhitungan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan harga mobil, besarnya DP, tenor kredit, dan pengeluaran bulanan lainnya.
Sudah punya mobil incaran? Coba pastikan harganya memang sesuai dengan kemampuan finansialmu atau belum, jangan memaksakan diri hanya karena cicilannya terlihat enteng dan masuk akal. Yuk, mulai bijak dengan menentukan pilihan mobil yang paling pas dengan kondisi keuanganmu!
Perkiraan Gaji Ideal untuk Membeli Mobil
*Kisaran harga mobil hanya gambaran kasar, bukan harga pasti Gaji per Bulan
Cicilan Maksimal 15%
Perkiraan Harga Mobil*
Catatan
Rp3 juta
Rp450 ribu
Rp25–35 juta
Lebih realistis untuk mobil bekas dengan DP besar
Rp4 juta
Rp600 ribu
Rp35–45 juta
Sebaiknya pilih mobil bekas dan tekan jumlah cicilan
Rp5 juta
Rp750 ribu
Rp45–55 juta
Mobil bekas lebih masuk akal daripada mobil baru
Rp6 juta
Rp900 ribu
Rp50–65 juta
Bisa mempertimbangkan mobil bekas dengan kondisi baik
Rp7 juta
Rp1,05 juta
Rp60–75 juta
Pilihan mobil bekas mulai lebih beragam
Rp8 juta
Rp1,2 juta
Rp65–80 juta
Bisa mencari mobil bekas dengan usia relatif muda
Rp9 juta
Rp1,35 juta
Rp70–90 juta
Mobil bekas masih menjadi pilihan yang lebih realistis
Rp10 juta
Rp1,5 juta
Rp80–100 juta
Mulai memungkinkan mempertimbangkan mobil baru dengan DP besar
Rp12 juta
Rp1,8 juta
Rp100–120 juta
Pilihan mobil baru dan bekas semakin beragam
Rp15 juta
Rp2,25 juta
Rp120–150 juta
Bisa mempertimbangkan mobil baru harga terjangkau
Rp20 juta
Rp3 juta
Rp160–200 juta
Pilihan mobil baru lebih banyak
Rp25 juta
Rp3,75 juta
Rp200–250 juta
Bisa mempertimbangkan mobil baru di kisaran harga tersebut
>Rp25 juta
>Rp3,75 juta
>Rp250 juta
Harga mobil tetap perlu disesuaikan dengan pengeluaran lain
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















