BYD Racco Tembus Pasar Sri Lanka, Harga Rp550 Jutaan

- BYD Racco mulai dipasarkan di Sri Lanka sebagai pasar luar Jepang pertama, dengan harga perkenalan 11.450.000 rupee Sri Lanka atau sekitar Rp618 juta hingga 9 November 2026.
- Harga Racco di Sri Lanka sekitar 2,5 kali lebih tinggi daripada Jepang akibat bea masuk dan pajak lokal, namun dinilai kompetitif dibanding harga kendaraan lain di pasar setempat.
- Mobil listrik bergaya kei ini memiliki empat kursi, bagasi 280 liter, motor 47 kW, serta pilihan jarak tempuh 210-320 km berdasarkan standar WLTC.
BYD Racco mulai memperluas pasar ke luar Jepang dengan menjadikan Sri Lanka sebagai negara pertama yang memasarkan mobil listrik mungil tersebut. Mobil berdesain kotak ini ditawarkan dengan harga perkenalan 11.450.000 rupee Sri Lanka atau sekitar US$34.615, setara Rp550 jutaan.
Kehadiran Racco menjadi langkah penting bagi BYD untuk menjangkau pasar kendaraan listrik di luar Jepang, terutama negara yang menggunakan setir kanan. Selain Sri Lanka, mobil listrik mungil ini juga direncanakan masuk ke Makau. Meski dimensinya ringkas, Racco menawarkan empat tempat duduk, bagasi cukup lega, dan jarak tempuh hingga 320 km berdasarkan pengujian WLTC.
1. Harga BYD Racco di Sri Lanka lebih mahal

BYD Rocco hadir di Jepang (byd.com) Mengutip laporan CarNewsChina.com pada 16 Oktober 2026, BYD Racco dijual di Sri Lanka dengan harga perkenalan 11.450.000 rupee Sri Lanka atau sekitar Rp618 jutaan dengan kurs saat ini. Harga tersebut berlaku hingga 9 November 2026. Setelah periode promosi berakhir, banderolnya berpotensi meningkat.
Jika dibandingkan dengan harga di Jepang, perbedaan tersebut cukup mencolok. BYD Racco pertama kali diperkenalkan di Negeri Sakura pada akhir Juli 2026 dengan harga mulai 2.140.000 yen atau sekitar Rp243 jutaan. Artinya, harga perkenalan di Sri Lanka mencapai sekitar 2,5 kali lipat harga awal di Jepang.
Meski begitu, perbedaan harga tersebut tidak bisa dilepaskan dari kondisi pasar setempat. Sri Lanka menerapkan bea masuk dan pajak yang membuat harga mobil relatif tinggi. Sebagai gambaran, Toyota Yaris Cross bermesin bensin dibanderol 19.950.000 rupee Sri Lanka atau sekitar US$60.315. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, harga Racco masih tergolong kompetitif di pasar lokal.
2. Desain mungil dengan empat tempat duduk

BYD Rocco hadir di Jepang (byd.com) BYD Racco mengusung desain khas mobil kei Jepang dengan bodi mengotak dan dimensi kompak. Panjangnya 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm. Sementara itu, jarak sumbu rodanya mencapai 2.520 mm, dengan radius putar minimum hanya 4,8 meter.
Dimensi tersebut membuat Racco berpotensi praktis untuk digunakan di kawasan perkotaan yang memiliki jalan relatif sempit dan ruang parkir terbatas. Mobil ini menyediakan empat tempat duduk serta bagasi berkapasitas 280 liter. Kombinasi tersebut memberikan fleksibilitas untuk kebutuhan mobilitas harian tanpa membutuhkan kendaraan berukuran besar.
3. Jarak tempuh mencapai 320 km

BYD Rocco hadir di Jepang (byd.com) Untuk urusan performa, BYD Racco menggunakan sistem penggerak roda depan dengan motor listrik berdaya maksimum 47 kW atau sekitar 63 hp. Torsi puncaknya mencapai 160 Nm, angka yang cukup relevan untuk kendaraan ringan yang difokuskan pada penggunaan perkotaan.
BYD menyediakan dua pilihan baterai berjenis lithium iron phosphate (LFP), yakni berkapasitas 22,4 kWh dan 35,84 kWh. Berdasarkan konfigurasi baterainya, jarak tempuh Racco berkisar antara 210 km hingga 320 km berdasarkan standar WLTC.
Saat pertama diluncurkan di Jepang, Racco juga mencatat respons awal yang positif. Model ini memperoleh 1.000 pesanan hanya dalam dua minggu setelah peluncuran. Ekspansi ke Sri Lanka dan rencana pemasaran di Makau menjadi langkah lanjutan BYD untuk memperluas jangkauan mobil listrik mungilnya di pasar setir kanan.

















![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Kamu Jago Baca Maps atau Tidak](https://image.idntimes.com/post/20260823/images-13_b42b328f-243b-4d52-971e-314f8571b432.jpeg)


