Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Menghilangkan Jamur Putih di Kutub Aki, Biar Arus Listrik Lancar

Cara Menghilangkan Jamur Putih di Kutub Aki, Biar Arus Listrik Lancar
ilustrasi aki mobil (suzuki.co.id)

Munculnya serbuk atau jamur putih pada terminal baterai kendaraan merupakan masalah klasik yang sering kali dianggap sepele namun berdampak besar pada kesehatan sistem kelistrikan. Jamur ini sebenarnya adalah hasil dari proses oksidasi dan penguapan cairan asam sulfat yang bereaksi dengan terminal tembaga atau timah, menciptakan lapisan isolator yang menghalangi aliran arus listrik dari baterai ke seluruh komponen kendaraan.

Jika dibiarkan menumpuk, kerak putih tersebut akan meningkatkan hambatan listrik yang mengakibatkan mesin sulit dinyalakan hingga kegagalan pengisian daya oleh alternator. Melakukan pembersihan secara rutin dan tepat tidak hanya menjaga kestabilan arus, tetapi juga mencegah kerusakan permanen pada terminal aki yang bisa memicu biaya perbaikan yang jauh lebih besar di kemudian hari.

1. Persiapan keamanan dan pembersihan menggunakan air panas

ilustrasi air panas (pexels.com/Anna Shvets)
ilustrasi air panas (pexels.com/Anna Shvets)

Langkah paling awal dan sederhana untuk meluruhkan jamur putih yang mengeras adalah dengan menggunakan air panas. Sebelum memulai, pastikan mesin kendaraan dalam kondisi mati total dan cabut kunci kontak untuk menghindari risiko hubungan arus pendek. Gunakan sarung tangan karet dan pelindung mata karena serbuk putih tersebut bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata secara langsung.

Siramkan air panas secara perlahan tepat di atas tumpukan jamur pada kutub positif dan negatif. Air panas akan bereaksi cepat dengan melarutkan kerak asam yang membeku tanpa merusak komponen plastik di sekitarnya. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan larutan campuran air dan soda kue guna menetralkan sisa-sisa asam yang masih menempel di permukaan logam. Sikat sisa kotoran yang masih membandel menggunakan sikat gigi bekas hingga permukaan terminal terlihat bersih dan logamnya kembali mengkilap.

2. Pelepasan terminal dan pembersihan mekanis secara mendalam

ilustrasi aki motor (pexels.com/lucas)
ilustrasi aki motor (pexels.com/lucas)

Terkadang jamur tidak hanya tumbuh di permukaan atas, tetapi juga menyusup ke sela-sela antara klem kabel dan kutub aki. Oleh karena itu, pelepasan terminal sangat disarankan untuk pembersihan yang lebih menyeluruh. Selalu mulai dengan melepaskan kabel negatif (hitam/-) terlebih dahulu, baru kemudian kabel positif (merah/+). Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya percikan api atau korsleting jika kunci pas secara tidak sengaja menyentuh bodi kendaraan saat melepas kabel positif.

Gunakan sikat kawat kecil atau ampelas halus untuk menggosok bagian dalam klem kabel dan permukaan kutub aki. Pastikan seluruh lapisan oksidasi yang berwarna kusam menghilang hingga terlihat warna asli logamnya. Kontak logam-ke-logam yang bersih merupakan syarat mutlak agar arus listrik dapat mengalir secara instan tanpa hambatan. Pastikan pula baut dan mur pengikat klem dalam kondisi bersih dan tidak berkarat agar saat dipasang kembali, cengkeraman klem pada kutub aki benar-benar kuat dan tidak goyang.

3. Pemberian pelindung oksidasi dan pemasangan kembali

ilustrasi aki motor (freepik.com/senivpetro)
ilustrasi aki motor (freepik.com/senivpetro)

Setelah semua bagian kering dan bersih, langkah terakhir yang sering diabaikan adalah memberikan lapisan pelindung untuk mencegah jamur tumbuh kembali. Oleskan lapisan tipis grease (gemuk) atau petroleum jelly pada kutub aki dan terminal klem. Lapisan lemak ini berfungsi sebagai penghalang udara dan uap asam agar tidak bersentuhan langsung dengan logam terminal, sehingga proses oksidasi dapat dihambat dalam jangka waktu yang lebih lama.

Pasang kembali klem kabel dengan urutan terbalik dari saat pelepasan: mulailah dengan memasang kabel positif terlebih dahulu, kemudian diakhiri dengan kabel negatif. Pastikan klem terpasang kencang dan tidak bisa diputar dengan tangan untuk menjamin koneksi yang stabil saat kendaraan melewati jalan bergelombang. Dengan melakukan perawatan sederhana ini secara berkala, performa sistem starter akan tetap responsif dan usia pakai aki dapat bertahan lebih lama sesuai dengan spesifikasi pabrikannya.


Apakah perlu panduan mengenai cara mendeteksi apakah munculnya jamur putih tersebut merupakan tanda adanya kebocoran pada bodi aki yang mengharuskan penggantian unit baru?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Penyebab Munculnya Jamur Putih di Kepala Aki, Ini Efeknya ke Kendaraan

13 Mar 2026, 18:05 WIBAutomotive