Cat Spider turut membawa sejumlah proyek lain hasil kolaborasi dengan kreator dan modifikator (IDN Times/Fadhliansyah)
Cat Spider turut membawa sejumlah proyek lain hasil kolaborasi dengan kreator dan modifikator.
Di antaranya Starlet Kapsul milik Rico Lubis, Ayla Turbo karya Om Mobi, Civic Super Nouva milik Roy Ricardo, Suzuki Katana Long “Kicau Mania” milik Dito Banditoz, BMW F10 520D milik Ustad Jojo, Honda CR-V milik Danilla Riyadi, hingga Mercedes-Benz dari Autobahn Legacy.
Salah satu yang memiliki pendekatan berbeda adalah Suzuki Katana Long “Kicau Mania”. Dito Banditoz berkolaborasi dengan Yoesbrush Head Tattoo untuk mengusung konsep “From Kicau Mania to Chicano Cultura”, dengan seni pinstripe yang mengacu pada kultur Chicano dan estetika lowrider.
“Khusus karya seni grafisnya, Mas Yoes memakai Spider Pinstrip and Lettering, cat pinstripe berbasis Polyurethane (PU) satu-satunya di Indonesia yang diakui ketajaman warna dan kecepatan pengeringan alaminya, bahkan oleh artisan dunia seperti Mr. Pinman dari Thailand,” ungkap Dito.
Selain para kreator, Cat Spider menggandeng sejumlah workshop seperti WetGloss, Platinum, Tommy Airbrush, Rainwork, Sevenstar, Rmoda, Yus Airbrush, dan ProRock Engineering.
Menurut Sugiarto, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Cat Spider mengikuti perkembangan gaya modifikasi yang semakin beragam.
Ia melihat tren modifikasi saat ini semakin berani mengeksplorasi warna dan konsep yang sebelumnya dianggap ekstrem.
“Sejalan dengan tema IMX 2026 yakni ‘NEXT GEN Culture’, kita menyaksikan pergeseran lanskap kreativitas yang kini didominasi oleh generasi Gen Z. Selera warna berubah secara drastis,” ujar Sugiarto.
Di booth Cat Spider, pengunjung juga dapat melihat ekosistem produk refinish, berkonsultasi dengan tim teknis, mengikuti sesi meet and greet bersama kreator, hingga mendapatkan penawaran khusus untuk kebutuhan restorasi dan modifikasi selama IMX 2026.